<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>UT - Management</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/98" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/98</id>
<updated>2026-06-17T08:39:29Z</updated>
<dc:date>2026-06-17T08:39:29Z</dc:date>
<entry>
<title>EFEKTIVITAS PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN PT RACHMAT PERDANA ADHIMETAL BEKASI</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173451" rel="alternate"/>
<author>
<name>Adriansyah, Dhafa</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173451</id>
<updated>2026-06-17T06:07:37Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">EFEKTIVITAS PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN PT RACHMAT PERDANA ADHIMETAL BEKASI
Adriansyah, Dhafa
DHAFA ADRINSYAH. Efektivitas pendidikan dalam meningkatkan kinerja karyawan PT Rachmat Perdana Adhimetal Bekasi.     Dibimbing oleh EKA DASRA VIANA.&#13;
&#13;
	Aspek sumber daya manusia adalah hal aspek fundamental bagi suatu industri manufaktur. Pengelolaan kualitas sumber daya manusia di suatu institusi dan  perusahaan adalah dengan cara dengan penyelenggaraan pelatihan kerja. Hal serupa dilakukan oleh PT. RPA di Bekasi dalam peningkatan kompetensi (knowledge, attitude,skill )   terutama pada sumber daya bagian produksi melalui pelatihan dalaman (in-house training). Penelitian ini bertujuan salah satunya untuk menjelaskan implementasi pelatihan berbasis model Kirk Patrick yang dilaksanakan di PT. RPA. Wawancara secara mendalam (in-depth interview) dilaksanakan pada bulan Mei dan Juni 2025. Sumber data dan informasi dikumpulkan dari 8 (delapan) informan dari pihak internal Perusahaan. Dalam penelitian ini jenis sumber data primer adalah sumber data utama yang dibantu oleh sumber data sekunder dengan metode pengumpulan data melalui observasi, review dan wawancara.  Peneliti membandingkan  pengakuan peserta sebelum dan sesudah melaksanakan pelatihan. Perbedaan peningkatan baik dari segi disiplin, motivasi dan peningkatan skill setelah pelatihan secara signifikan dicatat dan disimpulkan sebagai parameter perubahan. Teknik analisis data dilakukan melalui mereduksi data, mendisplay data, dan penetapan kesimpulan. Sementara tahap evaluasi model evaluasi 4 (empat) level yaitu pembelajaran, reaksi, perilaku, serta hasil yang dikembangkan Kirkpatrick pada tahun 1998 menyimpulkan beberapa hasil  bahwa pelatihan yang telah dilaksanakan di PT. RPA selama ini sudah cukup efektif dalam meningkatkan kompetensi karyawan produksi dan setelah mengimplementasikan model pelatihan, terjadi peningkatan kompetensi  karyawan ditunjukkan dengan meningkatnya produksi, penjualan perusahaan dan pengurangan defect product.; DHAFA ADRIANSYAH. The Efectiveness of education and training in enhancing employee performance at PT Rachmad Perdana Adhimetal Bekasi.  Dibimbing oleh EKA DASRA VIANA&#13;
&#13;
	Human resources constitute one of the most fundamental aspects of the manufacturing industry. One approach to managing and improving the quality of human resources within a company is through the implementation of job training programs. This strategy has been adopted by PT. RPA in Bekasi to enhance employee competencies - particularly skills, knowledge, and attitudes - among production personnel through in-house training programs. This study aims to describe the implementation of training based on the Kirkpatrick evaluation model as conducted by PT. RPA. In-depth interviews were carried out during May and June 2025. Data were obtained from eight internal company informants. This study employed both primary and secondary data sources, collected through observation, document review, and interviews. The researcher compared participants’ self-reported conditions before and after the training program. Significant improvements in discipline, motivation, and skills after the training were recorded and used as indicators of change. Data analysis techniques consist of data reduction, display of data, and conclusion drawing. Furthermore, the four-level evaluation model developed by Kirkpatrick (reaction, behavior, learning, and results) was applied to assess the effectiveness of the training program. The findings indicate that the training programs implemented by PT. RPA have been effective in improving the competencies of production employees. After the application of the training model, employee competencies showed measurable improvement, as evidenced by increased production output, higher company sales, and a reduction in defective products.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Strategi Peningkatan Daya Tarik Profesi Dosen Bagi Mahasiswa Pascasarjana IPB University</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173389" rel="alternate"/>
<author>
<name>Virgiawan, Rayvin</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173389</id>
<updated>2026-06-12T06:36:25Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Strategi Peningkatan Daya Tarik Profesi Dosen Bagi Mahasiswa Pascasarjana IPB University
Virgiawan, Rayvin
Krisis regenerasi dosen di Indonesia semakin mendesak, ditandai oleh tren penurunan jumlah dosen yang mengindikasikan potensi krisis regenerasi tenaga akademik pada tahun 2024 di tengah rendahnya daya tarik profesi akibat gaji terendah di ASEAN, lambatnya jenjang karier, dan beban administratif yang tidak proporsional. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor penentu daya tarik profesi dosen bagi mahasiswa pascasarjana IPB University, merumuskan strategi peningkatannya, serta menetapkan prioritas strategis berbasis data. Penelitian menggunakan pendekatan mixed-method dengan purposive sampling, mengintegrasikan analisis SWOT melalui wawancara mendalam bersama 13 mahasiswa pascasarjana dan 9 pakar, serta pembobotan prioritas menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) bersama 5 pakar kunci. Hasil AHP menunjukkan bahwa Expert Career merupakan faktor paling krusial, institusi perguruan tinggi sebagai aktor paling strategis, dengan tujuan Mengembangkan Ekosistem Kepakaran dan Career Acceleration sebagai strategi prioritas utama. Temuan ini mengimplikasikan bahwa solusi krisis regenerasi membutuhkan rekayasa ulang sistem pengembangan karier akademik secara menyeluruh. Direkomendasikan program intervensi manajerial tiga tahap yang dimulai dari identifikasi dan inkubasi talenta sejak masa studi pascasarjana, dilanjutkan dengan akselerasi kepakaran melalui jalur percepatan studi dan pencapaian publikasi internasional, hingga memastikan transisi mulus menuju jabatan fungsional pertama melalui mekanisme administratif yang proaktif dan dukungan riset berkelanjutan.; The lecturer regeneration crisis in Indonesia is becoming increasingly urgent, marked by a declining trend in the number of lecturers that signals a potential academic workforce crisis in 2024, amid low professional attractiveness driven by the lowest salaries in ASEAN, slow career progression, and disproportionate administrative burdens. This study aims to identify the determinants of lecturer profession attractiveness among postgraduate students at IPB University, formulate enhancement strategies, and establish data-driven strategic priorities. A mixed-method approach with purposive sampling was employed, integrating qualitative SWOT analysis through in-depth interviews with 13 postgraduate students and 9 experts, alongside quantitative priority weighting using the Analytical Hierarchy&#13;
Process (AHP) with 5 key experts. AHP results indicate that Expert Career is the most critical factor, higher education institutions as the most strategic actor, with Developing an Expertise Ecosystem as the primary objective and Career Acceleration as the top-priority strategy. These findings imply that resolving the regeneration crisis requires a comprehensive overhaul of the academic career development system. A three-stage managerial intervention program is recommended, beginning with the identification and incubation of prospective talent during postgraduate study, followed by expertise acceleration through expedited doctoral pathways and international publication targets, and culminating in a seamless transition into the first functional academic rank through proactive administrative facilitation and sustained early-career research support.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Analisis Beban Kerja dan Kebutuhan Tenaga Kerja Pegawai Divisi Pengadaan Cadangan Pangan Pemerintah Perum BULOG</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173100" rel="alternate"/>
<author>
<name>Putri, Fitri Amalia</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173100</id>
<updated>2026-05-18T22:43:58Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Analisis Beban Kerja dan Kebutuhan Tenaga Kerja Pegawai Divisi Pengadaan Cadangan Pangan Pemerintah Perum BULOG
Putri, Fitri Amalia
Peningkatan target pengadaan cadangan beras pemerintah dalam negeri pasca terbitnya Inpres No. 6 Tahun 2025 meningkatkan volume pekerjaan pada Subdivisi Pengadaan Cadangan Beras Pemerintah Dalam Negeri (CBP DN) Perum BULOG, sementara jumlah pegawai terbatas sehingga berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan beban kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis deskripsi pekerjaan, beban kerja, dan kebutuhan tenaga kerja pada Subdivisi CBP DN. Metode yang digunakan adalah work sampling dan analisis beban kerja dengan pendekatan Full Time Equivalent (FTE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa deskripsi pekerjaan telah tersusun jelas, namun terdapat variasi kompleksitas dan tanggung jawab antar pegawai. Sebanyak 80% pegawai mengalami overload dan 20% underload, menunjukkan ketidakseimbangan distribusi pekerjaan. Kebutuhan tenaga kerja optimal berjumlah 9 orang dari kondisi eksisting 5 orang, sehingga terdapat kekurangan 4 orang. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar dalam penentuan kebutuhan tenaga kerja dan evaluasi distribusi pekerjaan.; The increase in domestic Government Rice Reserve procurement targets following Presidential Instruction No. 6 of 2025 has increased workload in the CBP DN Subdivision of Perum BULOG, while the number of employees remains limited, potentially causing imbalance. This study aims to analyze job descriptions, workload, and workforce requirements. The method used is work sampling and workload analysis using the Full Time Equivalent (FTE) approach. The results show that job descriptions are well-defined, yet there are variations in task complexity and responsibilities. A total of 80% of employees are categorized as overload and 20% as underload, indicating uneven work distribution. The optimal workforce requirement is 9 employees compared to the existing 5 employees, resulting in a shortage of 4 employees. The results of this study can be used as a basis for determining workforce needs and evaluating task distribution.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Analisis Dampak Perilaku Spekulatif Investor terhadap Risiko Market Crash melalui Bubble Harga (Studi Empiris pada IHSG Periode 2020-2025).</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173090" rel="alternate"/>
<author>
<name>Fadlurrahman, Bhawika Muhammad</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173090</id>
<updated>2026-05-18T06:07:17Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Analisis Dampak Perilaku Spekulatif Investor terhadap Risiko Market Crash melalui Bubble Harga (Studi Empiris pada IHSG Periode 2020-2025).
Fadlurrahman, Bhawika Muhammad
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kompleksitas dinamika pasar saham dalam mengidentifikasi pembentukan bubble dan potensi terjadinya market crash. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku eksplosif harga serta mengestimasi probabilitas crash pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) periode 2020–2025. Metode utama yang digunakan adalah Generalized Supremum Augmented Dickey-Fuller (GSADF) untuk mendeteksi bubble dan Extended Samuelson Model (ESM) untuk memprediksi risiko crash, dengan dukungan analisis Generalized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (GARCH) untuk mengkaji volatilitas. Selain itu, sebagai analisis tambahan untuk mengatasi potensi endogenitas antar variabel, digunakan uji kausalitas Granger berbasis Vector Autoregression (VAR). Hasil penelitian menunjukkan adanya beberapa periode bubble yang signifikan yang diikuti oleh peningkatan volatilitas dan probabilitas crash yang tinggi. Analisis tambahan menunjukkan bahwa pergerakan harga dan volatilitas secara statistik mendahului pembentukan bubble, yang memperkuat temuan utama penelitian. Temuan ini memberikan kontribusi empiris dalam memahami dinamika bubble harga di pasar berkembang serta implikasi kebijakan bagi regulator dan investor dalam memperkuat sistem peringatan dini dan mitigasi risiko pasar.; This study is motivated by the increasing complexity of stock market dynamics in identifying bubble formation and potential market crashes. The objective of this research is to analyze explosive price behavior and estimate crash probability in the Indonesia Composite Index (IHSG) during the 2020–2025 period. The primary methods are the Generalized Supremum Augmented Dickey-Fuller (GSADF) to detect bubbles and the Extended Samuelson Model (ESM) to predict crash risk, supported by the Generalized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (GARCH) model to examine volatility. In addition, as a supplementary analysis to address potential endogeneity among variables, a Granger causality test based on a Vector Autoregression (VAR) framework is conducted. The results indicate several significant bubble periods accompanied by heightened volatility and increased crash probability. The supplementary analysis shows that price movements and volatility statistically precede bubble formation, reinforcing the main findings. These findings provide empirical evidence on bubble dynamics in an emerging market context and offer policy implications for regulators and investors in strengthening early warning mechanisms and market risk mitigation strategies.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
