<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Final Assignments</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/9" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/9</id>
<updated>2026-07-15T17:04:36Z</updated>
<dc:date>2026-07-15T17:04:36Z</dc:date>
<entry>
<title>Efektivitas Instagram @kantahkabbogor1 sebagai Media Informasi Pertanahan</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174759" rel="alternate"/>
<author>
<name>Qothrunnada, Adinda</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174759</id>
<updated>2026-07-15T15:37:33Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Efektivitas Instagram @kantahkabbogor1 sebagai Media Informasi Pertanahan
Qothrunnada, Adinda
Penelitian ini membahas efektivitas Instagram @kantahkabbogor1 sebagai media informasi pertanahan serta menganalisis hubungan karakteristik individu dan terpaan media dengan efektivitas Instagram. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data penelitian dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada pengikut akun Instagram @kantahkabbogor1 dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Efektivitas Instagram pada penelitian ini diukur menggunakan EPIC Model. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Instagram @kantahkabbogor1 tergolong sangat efektif sebagai media informasi pertanahan. Analisis hubungan menunjukkan bahwa terpaan media memiliki hubungan positif dan signifikan dengan efektivitas Instagram. Sebaliknya, karakteristik individu tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan efektivitas Instagram. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas Instagram sebagai media informasi pertanahan lebih dipengaruhi oleh tingkat terpaan media dibandingkan karakteristik individu pengikut.; This study aimed to analyze the effectiveness of the Instagram account @kantahkabbogor1 as a land information medium and to examine the relationship between individual characteristics and media exposure and the effectiveness of Instagram. The study employed a quantitative approach using a survey method. Data were collected through the distribution of questionnaires to followers of the @kantahkabbogor1 Instagram account and analyzed using descriptive and inferential statistics. The effectiveness of Instagram in this study was measured using the EPIC Model. The results indicated that the @kantahkabbogor1 Instagram account was highly effective as a land information medium. The relationship analysis showed that media exposure had a positive and significant relationship with the effectiveness of Instagram. Conversely, individual characteristics did not show a significant relationship with Instagram effectiveness. These findings indicated that the effectiveness of Instagram as a land information medium was more influenced by the level of media exposure than by the individual characteristics of followers
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Implementasi Budaya Kerja 5S Pada Workshop Maintenance PT XYZ</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174755" rel="alternate"/>
<author>
<name>Wicaksono, Farhan Lintang</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174755</id>
<updated>2026-07-15T15:23:14Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Implementasi Budaya Kerja 5S Pada Workshop Maintenance PT XYZ
Wicaksono, Farhan Lintang
Workshop maintenance PT XYZ masih menghadapi permasalahan berupa penempatan tools dan material yang belum tertata, kebersihan area yang belum konsisten serta belum optimalnya standarisasi dan pengendalian area kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi aktual penerapan budaya kerja 5S, mengidentifikasi penyebab permasalahan dan menyusun perbaikan yang sesuai untuk workshop maintenance PT XYZ. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, kuesioner, dokumentasi dan analisis 5Why. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerapan budaya kerja 5S berada pada kategori cukup dengan nilai 55,02% sehingga penerapannya belum optimal. Akar masalah utama terletak pada belum adanya sistem pengelolaan 5S yang terstruktur, terdokumentasi dan diawasi secara berkala. Perbaikan yang disusun meliputi mapping area 5S, identifikasi dan penataan tools, rak penyimpanan, yellow tag  area, audit 5S berkala dan dokumentasi before-after. Sebagian besar perbaikan telah diimplementasikan dan menunjukkan arah perubahan area kerja yang lebih tertata dan terkontrol.; The maintenance workshop of PT XYZ still faced several problems, including unorganized placement of tools and materials, inconsistent workplace cleanliness, and suboptimal standardization and control of the work area. This study aimed to analyze the actual condition of 5S work culture implementation, identify the causes of the problems, and formulate suitable improvements for the maintenance workshop of PT XYZ. The research used a qualitative approach through observation, interviews, questionnaires, documentation, and 5 Why’s analysis. The results showed that the level of 5S implementation was categorized as moderate, with a score of 55.02%, indicating that the implementation had not yet been optimal. The main root cause was the absence of a structured, documented, and periodically supervised 5S management system. The proposed improvements included 5S area mapping, identification and arrangement of tools and materials, storage racks, a yellow tag  area, 5S audits, and before-after documentation. Most of the improvements have been implemented and indicate a more organized and controlled workplace condition.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Efektivitas Instagram @kantahkabbogor1 sebagai Media Informasi Pertanahan</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174758" rel="alternate"/>
<author>
<name>Qothrunnada, Adinda</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174758</id>
<updated>2026-07-15T15:33:15Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Efektivitas Instagram @kantahkabbogor1 sebagai Media Informasi Pertanahan
Qothrunnada, Adinda
Penelitian ini membahas efektivitas Instagram @kantahkabbogor1 sebagai media informasi pertanahan serta menganalisis hubungan karakteristik individu dan terpaan media dengan efektivitas Instagram. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data penelitian dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada pengikut akun Instagram @kantahkabbogor1 dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Efektivitas Instagram pada penelitian ini diukur menggunakan EPIC Model. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Instagram @kantahkabbogor1 tergolong sangat efektif sebagai media informasi pertanahan. Analisis hubungan menunjukkan bahwa terpaan media memiliki hubungan positif dan signifikan dengan efektivitas Instagram. Sebaliknya, karakteristik individu tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan efektivitas Instagram. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas Instagram sebagai media informasi pertanahan lebih dipengaruhi oleh tingkat terpaan media dibandingkan karakteristik individu pengikut.; This study aimed to analyze the effectiveness of the Instagram account @kantahkabbogor1 as a land information medium and to examine the relationship between individual characteristics and media exposure and the effectiveness of Instagram. The study employed a quantitative approach using a survey method. Data were collected through the distribution of questionnaires to followers of the @kantahkabbogor1 Instagram account and analyzed using descriptive and inferential statistics. The effectiveness of Instagram in this study was measured using the EPIC Model. The results indicated that the @kantahkabbogor1 Instagram account was highly effective as a land information medium. The relationship analysis showed that media exposure had a positive and significant relationship with the effectiveness of Instagram. Conversely, individual characteristics did not show a significant relationship with Instagram effectiveness. These findings indicated that the effectiveness of Instagram as a land information medium was more influenced by the level of media exposure than by the individual characteristics of followers
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Implementasi Budaya Kerja 5S Pada Workshop Maintenance PT XYZ</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174757" rel="alternate"/>
<author>
<name>Wicaksono, Farhan Lintang</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174757</id>
<updated>2026-07-15T15:26:54Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Implementasi Budaya Kerja 5S Pada Workshop Maintenance PT XYZ
Wicaksono, Farhan Lintang
Workshop maintenance PT XYZ masih menghadapi permasalahan berupa penempatan tools dan material yang belum tertata, kebersihan area yang belum konsisten serta belum optimalnya standarisasi dan pengendalian area kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi aktual penerapan budaya kerja 5S, mengidentifikasi penyebab permasalahan dan menyusun perbaikan yang sesuai untuk workshop maintenance PT XYZ. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, kuesioner, dokumentasi dan analisis 5Why. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerapan budaya kerja 5S berada pada kategori cukup dengan nilai 55,02% sehingga penerapannya belum optimal. Akar masalah utama terletak pada belum adanya sistem pengelolaan 5S yang terstruktur, terdokumentasi dan diawasi secara berkala. Perbaikan yang disusun meliputi mapping area 5S, identifikasi dan penataan tools, rak penyimpanan, yellow tag  area, audit 5S berkala dan dokumentasi before-after. Sebagian besar perbaikan telah diimplementasikan dan menunjukkan arah perubahan area kerja yang lebih tertata dan terkontrol.; The maintenance workshop of PT XYZ still faced several problems, including unorganized placement of tools and materials, inconsistent workplace cleanliness, and suboptimal standardization and control of the work area. This study aimed to analyze the actual condition of 5S work culture implementation, identify the causes of the problems, and formulate suitable improvements for the maintenance workshop of PT XYZ. The research used a qualitative approach through observation, interviews, questionnaires, documentation, and 5 Why’s analysis. The results showed that the level of 5S implementation was categorized as moderate, with a score of 55.02%, indicating that the implementation had not yet been optimal. The main root cause was the absence of a structured, documented, and periodically supervised 5S management system. The proposed improvements included 5S area mapping, identification and arrangement of tools and materials, storage racks, a yellow tag  area, 5S audits, and before-after documentation. Most of the improvements have been implemented and indicate a more organized and controlled workplace condition.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
