<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>UT - Business School</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/78159" rel="alternate"/>
<subtitle>Undergraduated Theses on Business</subtitle>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/78159</id>
<updated>2026-05-27T19:32:09Z</updated>
<dc:date>2026-05-27T19:32:09Z</dc:date>
<entry>
<title>Analisis Pengaruh Content Marketing dan Iklan Meta terhadap Minat Beli pada Kafe Alam Memanggil</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173161" rel="alternate"/>
<author>
<name>TRINOVALAILA, ASYFA</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173161</id>
<updated>2026-05-25T02:00:29Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Analisis Pengaruh Content Marketing dan Iklan Meta terhadap Minat Beli pada Kafe Alam Memanggil
TRINOVALAILA, ASYFA
Perkembangan coffee shop di wilayah Dramaga, Bogor berpengaruh pada fluktuasi omzet kafe Alam Memanggil yang hanya menggunakan strategi content marketing dan iklan Meta sebagai media pemasaran. Akan tetapi, hasil yang diperoleh masih belum optimal mendorong minat beli. Penelitian ini mengidentifikasi karakteristik konsumen, pengaruh content marketing dan iklan Meta terhadap minat beli, pengaruh content marketing terhadap efektivitas performa iklan Meta, serta merancang implikasi manajerial guna meningkatkan minat beli Kafe Alam Memanggil. Penelitian dilaksanakan dari Januari - Maret&#13;
2026 dengan data yang digunakan yaitu primer dari survei 204 responden, dan data sekunder dari dashboard iklan Meta serta studi literatur. Kemudian data dianalisis secara deskriptif, SEM-PLS dan metrik iklan. Hasil penelitian menunjukkan content marketing dan iklan terbukti berpengaruh signifikan terhadap minat beli serta secara langsung maupun melalui iklan Meta sebagai mediasi. Implikasi manajerial&#13;
difokuskan pada strategi STP yang lebih tepat sasaran, optimalisasi content marketing melalui visual video berisi suasana tempat dan informasi menu, didukung paket promo menu. Serta perluasan target audiens iklan Meta dengan materi iklan dari konten organik terbaik, A/B testing kampanye dan anggaran iklan.; The growth of coffee shops in Dramaga, Bogor, affecting the fluctuating&#13;
revenue of Alam Memanggil Cafe which relies on content marketing and Meta advertising that have not yet optimally driven purchase intention. This study aims to identify consumer characteristics, analyze the effects of content marketing and Meta ads on purchase intention, examine the influence of content marketing on the effectiveness of Meta ad performance, and develop managerial implications to&#13;
improve purchase intention. Conducted from January to March 2026, the study uses primary data from a survey of 204 respondents and secondary data from Meta Ads dashboards and literature. Data were analyzed using descriptive analysis, SEMPLS, and advertising metrics. The results show that content marketing and advertising significantly influence purchase intention, both directly and indirectly through Meta ads as a mediating variable. Managerial implications focus on more&#13;
precise STP strategies, optimizing video based content showcasing ambiance and menu information supported by promotional packages, expanding ad audiences using top performing organic content, implementing A/B testing for ad campaigns and budgets.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Analisis Strategi Bisnis UMKM Kuliner Angkringan Mas Bowo</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173158" rel="alternate"/>
<author>
<name>Milfyani, Tarisya</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173158</id>
<updated>2026-05-24T23:37:49Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Analisis Strategi Bisnis UMKM Kuliner Angkringan Mas Bowo
Milfyani, Tarisya
Tingginya tingkat persaingan usaha kuliner di Kota Bogor mengharuskan Angkringan Mas Bowo untuk melakukan pengembangan bisnis, terlebih setelah mengalami kegagalan dalam ekspansi pasar sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun formulasi strategi bisnis yang tepat agar usaha dapat bersaing dan menghindari kegagalan serupa saat melakukan ekspansi di masa depan. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan melibatkan pengumpulan data dari pihak internal dan eksternal. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan formulasi strategi, yakni tahap input menggunakan Matriks IFE dan EFE, tahap pencocokan menggunakan Matriks IE dan SWOT, serta tahap keputusan menggunakan Matriks QSP. Hasil analisis memetakan bahwa Angkringan Mas Bowo berada pada posisi hold and maintain. Berdasarkan posisi tersebut, dirumuskan tiga prioritas strategi utama, yaitu penerapan layanan pesan antar, pelaksanaan strategi bundling, serta kampanye pemasaran “Nongkrong Autentik &amp; Praktis”.; The intense competition in the culinary industry in Bogor City necessitates business development for Angkringan Mas Bowo, particularly following a previous setback in market expansion. This study aims to formulate an appropriate business strategy to enable the enterprise to compete effectively and avoid similar failures during future expansions. A qualitative approach was employed, involving data collection from both internal and external stakeholders. Data analysis was performed through three stages of strategy formulation: the input stage using IFE and EFE Matrix, the matching stage using IE and SWOT Matrix, and the decision stage utilizing the QSP Matrix. The analysis results indicate that Angkringan Mas Bowo is currently in a hold and maintain position. Consequently, three main priority strategies were formulated: the implementation of a food delivery service, the execution of product bundling strategies, and the launch of the "Authentic &amp; Practical Hangout" marketing campaign.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Pengaruh e-WOM terhadap Keputusan Menonton Film Jumbo melalui Mediasi Persepsi Konsumen pada Kampanye #BuzzerJUMBO di X</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173123" rel="alternate"/>
<author>
<name>SALSABILA, REVANA AULIA</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173123</id>
<updated>2026-05-20T07:40:35Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengaruh e-WOM terhadap Keputusan Menonton Film Jumbo melalui Mediasi Persepsi Konsumen pada Kampanye #BuzzerJUMBO di X
SALSABILA, REVANA AULIA
Film animasi Jumbo menjadi fenomena di media sosial X melalui kampanye #BuzzerJUMBO yang membentuk arus electronic word of mouth (e-WOM) organik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh e-WOM terhadap keputusan menonton film Jumbo serta peran mediasi persepsi konsumen. Survei dilakukan kepada 125 responden pengguna X yang terpapar kampanye #BuzzerJUMBO dan telah menonton film Jumbo, dianalisis menggunakan SEM-PLS. Hasil menunjukkan bahwa e-WOM berpengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi konsumen dengan dimensi word of mouth intensity sebagai indikator terkuat, serta berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap keputusan menonton. Persepsi konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan menonton dengan dimensi selective retention sebagai aspek dominan, sekaligus memediasi secara parsial pengaruh e-WOM terhadap keputusan menonton. Temuan penelitian menegaskan bahwa e-WOM organik berbasis komunitas merupakan aset pemasaran strategis dalam industri film animasi Indonesia.; The animated film Jumbo became a phenomenon on social media platform X through the #BuzzerJUMBO campaign, generating an organic electronic word of mouth (e-WOM) flow. This study aims to analyze the effect of e-WOM on the viewing decision of film Jumbo and the mediating role of consumer perception. A survey was conducted among 125 respondents who were exposed to the #BuzzerJUMBO campaign and had watched film Jumbo in cinemas, analyzed using SEM-PLS. The results indicate that e-WOM has a positive and significant effect on consumer perception, with word of mouth intensity as the strongest indicator, and a positive and significant direct effect on viewing decision. Consumer perception has a positive and significant effect on viewing decision, with selective retention as the dominant dimension, while also partially mediating the effect of e-WOM on viewing decision. These findings confirm that community-based organic e-WOM constitutes a strategic marketing asset in the Indonesian animated film industry.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Strategi Peningkatan Penjualan Mobil melalui Brand Image dan Personal Branding Salesperson: Studi Kasus Toyota Auto2000</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173027" rel="alternate"/>
<author>
<name>Pembayun, Andira Maharani</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173027</id>
<updated>2026-05-04T15:01:03Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Strategi Peningkatan Penjualan Mobil melalui Brand Image dan Personal Branding Salesperson: Studi Kasus Toyota Auto2000
Pembayun, Andira Maharani
Fenomena penurunan penjualan di sektor otomotif secara nasional diakibatkan oleh faktor-faktor seperti kebijakan politik, ketidakstabilan ekonomi, dan kehadiran kompetitor baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand image dan personal branding salesperson terhadap keputusan pembelian serta merumuskan rekomendasi strategi untuk meningkatkan penjualan mobil. Data dikumpulkan secara daring melalui Google Form kepada 120 responden yang ditentukan secara purposive sampling dan dianalisis dengan pengujian SEM-PLS. Tingkat persepsi pada brand image, personal branding salesperson, dan keputusan pembelian masing-masing berada dalam tingkat kategori yang sangat baik. Variabel brand image dan personal branding salesperson berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian dengan kontribusi sebesar 89,6%. Strategi peningkatan penjualan pada periode jangka pendek dapat dilakukan dengan cara mengkomunikasikan futuristic value secara masif, jangka menengah dengan cara demonstrasi teknologi interaktif dengan experiential marketing pada showroom, dan jangka panjang dengan cara&#13;
mengevaluasi manajemen etika secara sistematis serta mekanisme pelaporan dan perlindungan pelanggan secara integrasi.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
