<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>UT - Faculty of Human Ecology</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/7471" rel="alternate"/>
<subtitle>Undergraduate Theses on Faculty of Human Ecology</subtitle>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/7471</id>
<updated>2026-05-22T07:30:04Z</updated>
<dc:date>2026-05-22T07:30:04Z</dc:date>
<entry>
<title>Efektivitas Film Animasi Jumbo Sebagai Media Pembelajaran Dalam Meningkatkan Kesadaran Tentang Isu Perundungan</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173147" rel="alternate"/>
<author>
<name>Kusuma, Ahmad Syuhada Wira</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173147</id>
<updated>2026-05-22T03:42:04Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Efektivitas Film Animasi Jumbo Sebagai Media Pembelajaran Dalam Meningkatkan Kesadaran Tentang Isu Perundungan
Kusuma, Ahmad Syuhada Wira
Film sebagai media massa memiliki kemampuan dalam menyampaikan pesan yang lebih menarik, mudah dipahami, dan dapat memberikan pengalaman emosional kepada penonton nya. Penelitian ini berfokus pada analisis hubungan karakteristik individu dengan efektivitas pesan perundungan dalam film animasi Jumbo serta efektivitas pesan dengan efek media dalam meningkatkan kesadaran mengenai isu perundungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam. Jumlah responden sebanyak 37 siswa kelas 10 di SMA Negeri 5 Kota Bogor yang pernah menonton film animasi Jumbo. Dengan teknik purposive melalui prasurvei, data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Chi Square dan Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik individu tidak memiliki hubungan dengan efektivitas pesan. Sementara efektivitas pesan memiliki hubungan signifikan dengan efek media. Hasil Penelitian ini menegaskan bahwa film bisa menjadi media pembelajaran yang efektif dalam membentuk citra dan sikap terhadap isu sosial; As a mass medium, film has the ability to convey messages that are more engaging, easier to understand, and capable of delivering emotional experiences to its audience. This study focuses on analyzing the correlation between individual characteristics with the effectiveness of anti-bullying messages in Jumbo animated film and the effectiveness of these messages with media effects in raising awareness about bullying issues. This study employs a quantitative approach supported by qualitative data to gain a deeper understanding. The sample consisted of 37 tenth-grade students at State High School 5 in Bogor City who had watched Jumbo animated film. Using a purposive sampling technique through a pre-survey, data were collected via questionnaires and interviews and then analyzed using the Chi-Square correlation test and Spearman’s rank correlation. The results indicate that individual characteristics are not correlated with message effectiveness. Meanwhile, message effectiveness is significantly correlated with media effects. This research confirm that films can serve as an effective educational medium in shaping perceptions and attitudes toward social issues.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Efektivitas Media Sosial dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat tentang Pencegahan Stunting (Kasus: Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Kota Depok)</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173141" rel="alternate"/>
<author>
<name>Kusuma, Azzahra Ayutadira Putri</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173141</id>
<updated>2026-05-21T08:37:29Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Efektivitas Media Sosial dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat tentang Pencegahan Stunting (Kasus: Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Kota Depok)
Kusuma, Azzahra Ayutadira Putri
Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia yang dapat menghambat pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kualitas hidup anak di masa depan. Media sosial memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan stunting melalui penyebaran informasi kesehatan yang cepat dan mudah diakses. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media sosial dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pencegahan stunting berdasarkan tingkat kognitif, afektif, dan konatif, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif melalui wawancara mendalam. Responden penelitian dipilih menggunakan teknik accidental sampling terhadap ibu yang memeriksakan anaknya di dua posyandu di Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Kota Depok, dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang. Data kuantitatif dianalisis menggunakan uji korelasi Rank Spearman untuk melihat hubungan antara karakteristik pengguna media sosial dengan penggunaan media sosial dan uji regresi linier berganda untuk melihat pengaruh penggunaan media sosial dan karakteristik pesan terhadap kesadaran stunting.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Hubungan Tingkat Pelaksanaan Tata Kelola  Desa Wisata oleh BUMDes dengan Tingkat Pemberdayaan Masyarakat (Kasus:  Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor)</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173097" rel="alternate"/>
<author>
<name>Delviyanti, Nazari Fryda</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173097</id>
<updated>2026-05-18T08:40:18Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Hubungan Tingkat Pelaksanaan Tata Kelola  Desa Wisata oleh BUMDes dengan Tingkat Pemberdayaan Masyarakat (Kasus:  Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor)
Delviyanti, Nazari Fryda
Pengelolaan desa wisata memerlukan tata kelola yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat. BUMDes memiliki peran strategis dalam mengelola potensi desa wisata serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pelaksanaan tata kelola desa wisata oleh BUMDes dengan tingkat pemberdayaan masyarakat di Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung data kualitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara terhadap 61 responden yang dipilih menggunakan probability sampling dengan teknik simple random sampling. Analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman dengan bantuan IBM SPSS Statistics 27. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan &#13;
positif dan signifikan antara tata kelola desa wisata oleh BUMDes dengan tingkat pemberdayaan masyarakat.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Hubungan Tingkat Keberhasilan Program CSR PT. Bank Mandiri Tbk dengan Tingkat Pengembangan Ekonomi Lokal (Kasus: Rumah BUMN Bogor, Jawa Barat)</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173089" rel="alternate"/>
<author>
<name>Hadiyanah, Rahmah</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173089</id>
<updated>2026-05-18T07:50:10Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Hubungan Tingkat Keberhasilan Program CSR PT. Bank Mandiri Tbk dengan Tingkat Pengembangan Ekonomi Lokal (Kasus: Rumah BUMN Bogor, Jawa Barat)
Hadiyanah, Rahmah
Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan komitmen perusahaan untuk berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan melalui peningkatan pengembangan ekonomi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keberhasilan program CSR, tingkat pengembangan ekonomi lokal pada UMKM binaan Rumah BUMN Bogor, serta hubungan antara kedua variabel tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang didukung oleh data kualitatif. Responden pada penelitian ini berjumlah 41 responden serta 3 informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan program CSR berada pada kategori sedang dan tingkat pengembangan&#13;
ekonomi lokal UMKM binaan juga berada pada kategori sedang. Analisis hubungan menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat keberhasilan program CSR dengan tingkat pengembangan ekonomi lokal. Semakin tinggi keberhasilan program CSR yang dirasakan oleh UMKM binaan, maka semakin tinggi pula tingkat pengembangan ekonomi lokal yang tercermin dari peningkatan kesejahteraan, perkembangan usaha, kesempatan kerja, dan keterampilan pelaku&#13;
UMKM.; Corporate Social Responsibility (CSR) is a company’s commitment to contributing to sustainable development through the enhancement of local economic development. This study aims to analyze the level of CSR program success, the level of local economic development among SMEs fostered by Rumah&#13;
BUMN Bogor, and the correlation between these two variables. The study employed a quantitative approach using a survey method supported by qualitative data. The respondents consisted of 41 SME owners and 3 informants. The results showed that the level of CSR program success was categorized as moderate, while the level of local economic development among the fostered SMEs was also&#13;
categorized as moderate. The correlation analysis indicated a significant correlation between the success level of the CSR program and the level of local economic development. The higher the perceived success of the CSR program among the fostered SMEs, the higher the level of local economic development reflected in improved welfare, business growth, employment opportunities, and the enhancement of SME actors’ skills.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
