<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>UF - Faculty of Human Ecology</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/7471" rel="alternate"/>
<subtitle>Undergraduate Theses on Faculty of Human Ecology</subtitle>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/7471</id>
<updated>2026-08-29T19:03:48Z</updated>
<dc:date>2026-08-29T19:03:48Z</dc:date>
<entry>
<title>Pengaruh Komunikasi terhadap Adopsi Inovasi Perilaku Ramah Lingkungan pada Pedagang Pasar Papringan Temanggung</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179816" rel="alternate"/>
<author>
<name>Faizah, Putri Nurul</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179816</id>
<updated>2026-08-24T03:40:46Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengaruh Komunikasi terhadap Adopsi Inovasi Perilaku Ramah Lingkungan pada Pedagang Pasar Papringan Temanggung
Faizah, Putri Nurul
Pasar Papringan merupakan wisata berbasis Community Based Tourism (CBT) yang mengadopsi inovasi perilaku ramah lingkungan. Penelitian ini menganalisis pengaruh karakteristik pedagang dan komunikasi inovasi terhadap persepsi inovasi serta keputusan adopsi inovasi perilaku ramah lingkungan pada pedagang kuliner Pasar Papringan. Penelitian menggunakan pendekatan mixed method dengan kuesioner, wawancara mendalam, dan observasi lapangan, dianalisis menggunakan SEM-PLS, melibatkan 70 pedagang kuliner sebagai responden. Hasil menunjukkan karakteristik pedagang tidak berpengaruh signifikan terhadap persepsi inovasi &#13;
maupun keputusan adopsi. Komunikasi inovasi berpengaruh positif signifikan terhadap persepsi inovasi, tetapi tidak signifikan terhadap keputusan adopsi. Persepsi inovasi juga tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan adopsi. Temuan ini mengindikasikan keputusan adopsi lebih dipengaruhi norma sistem sosial yang terlembagakan dibandingkan karakteristik individu atau komunikasi.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Hubungan Pelapisan Sosial Komunitas Desa-Kota Dan  Tingkat Penggunaan Pinjaman Online  (Kasus: Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor)</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179803" rel="alternate"/>
<author>
<name>Salam, Hasan Abdus</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179803</id>
<updated>2026-08-24T03:43:50Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Hubungan Pelapisan Sosial Komunitas Desa-Kota Dan  Tingkat Penggunaan Pinjaman Online  (Kasus: Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor)
Salam, Hasan Abdus
Perkembangan teknologi finansial mendorong masifnya adopsi pinjaman &#13;
online di masyarakat desa-kota dengan karakteristik sosial ekonomi beragam. &#13;
Penelitian ini bertujuan menganalisis pelapisan sosial dari pengguna pinjaman &#13;
online di Kelurahan Margajaya serta melihat hubungannya dengan tingkat &#13;
penggunaan pinjaman online. Pendekatan penelitian menggunakan mixed methods &#13;
melalui survei kuantitatif dan wawancara mendalam kualitatif dengan total &#13;
responden 40 menggunakan indeks komposit dalam perhitungan masing-masing &#13;
variabel. Hasil penelitian menunjukkan pelapisan sosial responden didominasi oleh &#13;
taraf hidup sedang (80%) dan tingkat penggunaan pinjaman online berada pada &#13;
kategori sedang (85%). Uji korelasi Rank Spearman menghasilkan hubungan yang &#13;
signifikan, sangat kuat, dan berarah negatif (?? = -0,866). Semakin tinggi taraf &#13;
hidup rumah tangga, semakin rendah tingkat penggunaan pinjaman online. &#13;
Sebaliknya, kelompok taraf hidup rendah menjadikan pinjaman online sebagai &#13;
safety net kebutuhan subsisten. Pola penggunaan bervariasi mulai dari kebutuhan &#13;
konsumtif, darurat, hingga kegiatan produktif
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Pengaruh Konflik Kerja-Keluarga dan Keberfungsian Keluarga Terhadap Kesejahteraan Subjektif Keluarga pada Pekerja Hybrid</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179799" rel="alternate"/>
<author>
<name>Sugiri, Nisrina Agisya</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179799</id>
<updated>2026-08-19T04:35:49Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengaruh Konflik Kerja-Keluarga dan Keberfungsian Keluarga Terhadap Kesejahteraan Subjektif Keluarga pada Pekerja Hybrid
Sugiri, Nisrina Agisya
Penerapan sistem kerja hybrid memberikan fleksibilitas baru, tetapi berpotensi mengaburkan batas antara pekerjaan dan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konflik kerja-keluarga dan keberfungsian keluarga terhadap kesejahteraan subjektif pada pekerja hybrid. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 pekerja hybrid yang berasal dari keluarga dual earner dan memiliki anak berusia 0-6 tahun, dengan cakupan pengambilan data di wilayah Jabodetabek. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa keberfungsian keluarga berpengaruh positif signifikan terhadap kesejahteraan subjektif. Karakteristik seperti besar keluarga dan usia responden berpengaruh positif signifikan sedangkan, usia pasangan dan durasi jam kerja di rumah berpengaruh negatif signifikan terhadap kesejahteraan subjektif. Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan keberfungsian keluarga serta pengelolaan batas waktu kerja untuk mendukung kesejahteraan subjektif pekerja hybrid.; The implementation of a hybrid work system offers new flexibility but has the potential to blur the line between work and family. This study aims to analyze the influence of work-family conflict and family functioning on the family subjective well-being of hybrid workers. This is a quantitative study with a cross-sectional design. The sampling technique used purposive sampling, with a sample size of 100 hybrid workers from dual earner families with children aged 0–6 years, with data collection conducted in the Jabodetabek area. The regression test results showed that family functioning had a significant positive effect on family subjective well-being. Characteristics such as family size and the respondents’ age had a significant positive effect, whereas the partners’ age and the number of hours worked at home had a significant negative effect on family subjective well-being. These findings show the importance of strengthening family functioning and managing work-life balance to support the subjective well-being of hybrid workers.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Pengaruh Impulsivitas dan Konformitas Teman Sebaya terhadap  Pengambilan Keputusan Bermain Gim Daring pada Remaja</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179785" rel="alternate"/>
<author>
<name>Riadi, Femas Wahyu</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179785</id>
<updated>2026-08-19T04:29:22Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengaruh Impulsivitas dan Konformitas Teman Sebaya terhadap  Pengambilan Keputusan Bermain Gim Daring pada Remaja
Riadi, Femas Wahyu
Perkembangan teknologi digital dan perluasan akses internet di Indonesia telah meningkatkan fenomena bermain gim daring. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh karakteristik remaja, karakteristik orang tua, impulsivitas, dan konformitas teman sebaya terhadap pengambilan keputusan dalam bermain gim daring pada remaja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory study dan melibatkan 183 remaja dari tiga sekolah di Kabupaten Bogor. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseluruhan variabel berada pada kategori rendah. Selain itu, hasil uji hubungan menunjukkan bahwa karakteristik remaja berhubungan dengan attentional impulsiveness, pengambilan keputusan rasional dan intuitif. Analisis regresi menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif signifikan antara jenis kelamin terhadap pengambilan keputusan rasional dan intuitif, dan pengaruh negatif signifikan attentional impulsiveness dan konformitas teman sebaya terhadap pengambilan keputusan rasional, dengan Adjusted R-Square sebesar 28,2 persen pada pengambilan keputusan rasional dan 12,4 persen pada pengambilan keputusan intuitif.; The development of digital technology and the expansion of internet access in Indonesia have contributed to the growing phenomenon of online gaming. This study aimed to analyze the effects of adolescent characteristics, parental characteristics, impulsivity, and peer conformity on decision-making in online gaming among adolescents. This study employed a quantitative approach with an explanatory study design and involved 183 adolescents from three schools in Bogor Regency. Data were collected using questionnaires and analyzed using SPSS. The results showed that all variables were categorized as low. Furthermore, the correlation analysis indicated that adolescent characteristics were significantly associated with attentional impulsiveness and rational and intuitive decision-making. Regression analysis showed a significant positive effect of gender on rational and intuitive decision-making, as well as significant negative effects of attentional impulsiveness and peer conformity on rational decision-making, with Adjusted R-squared values of 28,2 percent on rational decision-making and 12,4 percent on intuitive decision-making.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
