<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>UF - Faculty of Mathematics and Natural Sciences</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/7470" rel="alternate"/>
<subtitle>Undergraduate Theses on Faculty of Mathematics and Natural Sciences</subtitle>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/7470</id>
<updated>2026-09-19T10:17:00Z</updated>
<dc:date>2026-09-19T10:17:00Z</dc:date>
<entry>
<title>Analisis Karakteristik Berbagai Jenis Wormhole Pada Ruang-Waktu Berdimensi 4+1</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179965" rel="alternate"/>
<author>
<name>SAFITRI, MUIMMA</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179965</id>
<updated>2026-09-18T06:46:34Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Analisis Karakteristik Berbagai Jenis Wormhole Pada Ruang-Waktu Berdimensi 4+1
SAFITRI, MUIMMA
Wormhole merupakan solusi teoritis dari persamaan medan gravitasi yang&#13;
menggambarkan adanya terowongan ruang-waktu yang menghubungkan dua&#13;
wilayah berbeda dalam alam semesta maupun dua alam semesta yang berbeda.&#13;
Perkembangan teori gravitasi modern menunjukkan bahwa kajian wormhole tidak&#13;
hanya terbatas pada ruang-waktu berdimensi 3+1, tetapi juga dapat diperluas ke&#13;
ruang-waktu berdimensi lebih tinggi yang banyak dikaji dalam teori dimensi&#13;
ekstra dan teori gravitasi termodifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk&#13;
menganalisis karakteristik berbagai jenis wormhole pada ruang-waktu berdimensi&#13;
4+1, meliputi Wormhole Morris-Thorne, Ellis-Bronnikov, Lorentzian, dan&#13;
Einstein-Gauss-Bonnet, serta membandingkannya dengan solusi Schwarzschild-&#13;
Tangherlini sebagai representasi geometri lubang hitam berdimensi lima.; A wormhole is a theoretical solution to the gravitational field equations&#13;
that describes the existence of a space-time tunnel connecting two different&#13;
regions in the universe or even two different universes. Developments in modern&#13;
gravity theory show that the study of wormholes is not limited to 3+1 dimensional&#13;
space-time, but can also be extended to higher-dimensional space-time, which is&#13;
widely explored in extra-dimensional theories and modified gravity theories. This&#13;
research aims to analyze the characteristics of various types of wormholes in 4+1&#13;
dimensional space-time, including Morris-Thorne, Ellis-Bronnikov, Lorentzian,&#13;
and Einstein-Gauss-Bonnet wormholes, and to compare them with the&#13;
Schwarzschild-Tangherlini solution as a representation of five-dimensional black&#13;
hole geometry.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Sintesis dan Karakterisasi Nanofiber Kitosan/HAp Terpadu CeO2 Hasil Green Synthesis Ampas Kopi</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179934" rel="alternate"/>
<author>
<name>Soetomo, Adhirajasa Maximillian</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179934</id>
<updated>2026-09-11T09:01:08Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Sintesis dan Karakterisasi Nanofiber Kitosan/HAp Terpadu CeO2 Hasil Green Synthesis Ampas Kopi
Soetomo, Adhirajasa Maximillian
Penelitian ini bertujuan menyintesis dan mengkarakterisasi nanofiber&#13;
kitosan-hidroksiapatit terpadu serbuk CeO2. Serbuk CeO2 disintesis melalui green&#13;
synthesis menggunakan ekstrak ampas kopi Arabika dan Robusta yang berperan&#13;
sebagai agen pereduksi dan penstabil, didapatkan varietas Arabika memiliki total&#13;
fenol sebesar 5911,43 mg/kg dan Robusta 5108,13 mg/kg. Karakterisasi UV-Vis,&#13;
FTIR, SEM-EDS, dan PSA mengonfirmasi keberhasilan pembentukan fasa&#13;
anorganik CeO2 berpori dengan dominasi unsur Cerium 83,55% massa dan ukuran&#13;
partikel saat terdispersi dalam cairan pada kisaran ratusan nanometer hingga&#13;
mikrometer. Membran komposit nanofiber PVA-HAp-Kitosan terpadu CeO2&#13;
berhasil difabrikasi melalui metode electrospinning. Integrasi CeO2 pada variasi&#13;
optimum NCR10 mempertahankan distribusi serat yang homogen, sementara&#13;
peningkatan penambahan serbuk secara progresif menaikkan sudut kontak hingga&#13;
77,7° (NCR15). Material komposit ini tetap berada dalam domain hidrofilik&#13;
fungsional (&lt; 90°), sehingga memiliki morfologi dan tingkat kebasahan yang ideal&#13;
untuk diaplikasikan sebagai material pembalut luka (wound dressing).; This research aims to synthesize and characterize chitosan-hydroxyapatite&#13;
nanofibers incorporated with CeO2 powder. The CeO2 powder was synthesized via&#13;
green synthesis using Arabica and Robusta spent coffee ground extracts as reducing&#13;
and stabilizing agents, where the Arabica variety was found to have a total phenol&#13;
content of 5911,43 mg/kg and Robusta 5108,13 mg/kg. UV-Vis, FTIR, SEM-EDS,&#13;
and PSA characterizations confirmed the successful formation of the porous&#13;
inorganic CeO2 phase with 83.55% cerium mass dominance and particle dispersion&#13;
sizes in liquid ranging from hundreds of nanometers to micrometers. The CeO2&#13;
incorporated PVA-HAp-chitosan composite nanofibers were successfully&#13;
fabricated via electrospinning. Integrating CeO2 at the optimum NCR10 variation&#13;
maintained a homogeneous fiber distribution, while progressive powder addition&#13;
increased the contact angle up to 77,7° (NCR15). The composite material remained&#13;
within a functional hydrophilic domain (&lt; 90°), exhibiting ideal morphology and&#13;
wettability for potential applications as a wound dressing material.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Analisis Pengaruh Faktor Musim terhadap Potensi Serangan Hama Tikus Sawah pada Tanaman Padi di Kabupaten Subang</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179888" rel="alternate"/>
<author>
<name>Pakpahan, Astrid Louis Kathleen</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179888</id>
<updated>2026-09-03T00:39:24Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Analisis Pengaruh Faktor Musim terhadap Potensi Serangan Hama Tikus Sawah pada Tanaman Padi di Kabupaten Subang
Pakpahan, Astrid Louis Kathleen
Hama tikus sawah (Rattus argentiventer) merupakan salah satu organisme pengganggu tanaman utama yang menyebabkan kerugian besar pada budidaya padi. Perbedaan karakteristik musim diduga memengaruhi potensi serangan hama melalui perubahan kondisi iklim. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor musim terhadap potensi serangan hama tikus sawah pada tanaman padi di Kabupaten Subang. Penelitian menggunakan data iklim harian observasi dan reanalisis ERA5 periode 2020–2024 serta data luas tambah serangan (LTS) hama tikus sawah. Data ERA5 dikoreksi menggunakan regresi linear sederhana, kemudian dianalisis menggunakan model CLIMEX untuk memperoleh nilai Ecoclimatic Index (EI) dan pola sebaran data untuk mengkaji hubungan parameter iklim dengan LTS pada musim hujan dan musim kemarau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koreksi data ERA5 meningkatkan kesesuaian terhadap data observasi sehingga layak digunakan dalam analisis. Model CLIMEX menghasilkan nilai EI sebesar 54 yang termasuk kategori sesuai, menunjukkan bahwa kondisi iklim Kabupaten Subang mendukung perkembangan hama tikus sawah. Musim hujan memiliki potensi serangan lebih tinggi dibandingkan musim kemarau, dengan LTS cenderung meningkat pada curah hujan sedang hingga tinggi, sedangkan kejadian serangan pada kedua musim terkonsentrasi pada suhu sekitar 26°C dan kelembapan udara 80–90%. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar dalam penyusunan strategi pengendalian hama tikus sawah berbasis musim di Kabupaten Subang.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Perilaku Prososial Masyarakat di Daerah Perkotaan dan Daerah Pedesaan di Wilayah Bogor: Pen-drop Social Experiment</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179811" rel="alternate"/>
<author>
<name>Sitohang, Abigail Mutiara Natalia</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179811</id>
<updated>2026-08-19T04:41:44Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Perilaku Prososial Masyarakat di Daerah Perkotaan dan Daerah Pedesaan di Wilayah Bogor: Pen-drop Social Experiment
Sitohang, Abigail Mutiara Natalia
Empati merupakan kemampuan untuk merasakan kondisi emosi orang lain dengan pemahaman dan kepedulian. Perilaku prososial sendiri mencakup segala bentuk tindakan yang dilakukan secara sukarela untuk membantu individu lain. Penelitian mengenai perilaku prososial dapat dilakukan dengan pen-drop social experiment. Penelitian sebelumnya, berfokus pada daerah perkotaan, namun belum ada penelitian secara khusus membahas perbedaan perilaku prososial terhadap daerah perkotaan dan daerah pedesaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perilaku prososial di daerah perkotaan dan daerah pedesaan dan kaitannya terhadap faktor sosiodemografis. Sebanyak 409 subjek diamati berusia 18-78 tahun yang terdiri atas 201 subjek perempuan dan 208 subjek laki-laki. Respon subjek dikategorikan ke dalam lima tingkatan dan dikelompokkan menjadi menolong dan tidak menolong. Hasil penelitian menunjukkan respon kategori ‘tidak menolong’ lebih banyak ditemukan dibandingkan respon kategori ‘menolong’. Analisis regresi logistik Bayesian menunjukkan bahwa usia dan penggunaan hijab oleh experimenter berasosiasi positif dengan perilaku menolong, sedangkan wilayah perdesaan dan jumlah bystander lebih banyak berasosiasi negatif dengan perilaku menolong.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
