<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Community Services (Pengabdian Pada Masyarakat)</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/6778" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/6778</id>
<updated>2026-04-13T12:40:43Z</updated>
<dc:date>2026-04-13T12:40:43Z</dc:date>
<entry>
<title>Perluasan dan Penguatan SLP Melalui Pendampingan Pesantren</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/153124" rel="alternate"/>
<author>
<name>Rimbawan</name>
</author>
<author>
<name>Nurdiani, Reisi</name>
</author>
<author>
<name>Hustina, Purnawati</name>
</author>
<author>
<name>Ningrum, Suci Tirta</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/153124</id>
<updated>2024-07-03T12:38:54Z</updated>
<published>2024-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Perluasan dan Penguatan SLP Melalui Pendampingan Pesantren; SLP 2023/2024
Rimbawan; Nurdiani, Reisi; Hustina, Purnawati; Ningrum, Suci Tirta
School Lunch Program (SLP) dikembangkan&#13;
untuk menjadi salah satu cara mengatasi&#13;
masalah gizi pada remaja. Program ini telah&#13;
terbukti memberikan dampak yang signifikan&#13;
terhadap perbaikan status gizi anak sekolah dan&#13;
remaja adalah melalui School Lunch Program&#13;
(SLP), program edukasi gizi dan pendampingan&#13;
pelaksanaan penyelenggaraan makanan di&#13;
Pesantren. SLP, program kerjasama yang&#13;
diinisasi oleh Departemen Gizi Masyarakat,&#13;
FEMA, IPB University bekerja sama dengan PT&#13;
Ajinomoto Indonesia.&#13;
Hasil evaluasi terhadap pelaksanaan SLP&#13;
di dua pesantren tersebut memberikan bukti&#13;
bahwa SLP berkontribusi positif pada&#13;
peningkatan asupan nutrisi, perbaikan kebiasaan&#13;
makan, dan penurunan prevalensi anemia dan&#13;
obesitas di anak usia sekolah dan remaja. oleh&#13;
karena itu penyebarluasan program SLP&#13;
memerlukan strategi yang tepat agar para&#13;
pesantren lainnya berminat untuk menerapkan&#13;
SLP secara mandiri.&#13;
Pada tahun 2021-2023, pendampingan SLP&#13;
telah dilakukan terhadap 18 pesantren di provinsi&#13;
Banten, Jawa Barat dan Jawa Timur. Hasil&#13;
pelaksanaan kegiatan tersebut diperoleh bahwa&#13;
pesantren mendapatkan manfaat yang positif dari&#13;
pendampingan SLP dengan hasil yang beragam.&#13;
Untuk memperluas cakupan SLP yang dilakukan&#13;
secara mandiri oleh pesantren, diperlukan upaya&#13;
pendampingan yang komprehensif untuk&#13;
mempersiapkan para pesantren dalam&#13;
pelaksanaan SLP dengan lebih optimal. Maka&#13;
dari itu pendampingan SLP dilanjutkan pada&#13;
tahun 2023-2024, dengan memperluas&#13;
pencapaian 12 pesanten yang ikut menjadi&#13;
peserta SLP. Pesantren tersebut berasal dari&#13;
berbagai daerah di Banten dan Jawa Barat yang&#13;
memiliki karakteristik sangat beragam.&#13;
Keberhasilan SLP sangat dipengaruhi oleh&#13;
komitmen pimpinan pesantren dan sumberdaya&#13;
yang dimiliki. SLP memberikan dampak dan&#13;
manfaat yang positif bagi pesantren, terlepas dari&#13;
berbagai kendala yang dialami oleh setiap&#13;
pesantren. ...
</summary>
<dc:date>2024-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>MONOGRAFI DESA LAHABARU Kecamatan Watunohu, Kabupaten Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/126213" rel="alternate"/>
<author>
<name>Sjaf, Sofyan</name>
</author>
<author>
<name>La Elson</name>
</author>
<author>
<name>Hakim, Lukman</name>
</author>
<author>
<name>Mahardika, Affan Ray</name>
</author>
<author>
<name>Suryaalim, M. Agriawan</name>
</author>
<author>
<name>Barlan, Zessy Ardinal</name>
</author>
<author>
<name>Sarifuddin, Andri</name>
</author>
<author>
<name>Novianti, Chatarina</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/126213</id>
<updated>2023-10-11T05:32:13Z</updated>
<published>2023-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">MONOGRAFI DESA LAHABARU Kecamatan Watunohu, Kabupaten Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara
Sjaf, Sofyan; La Elson; Hakim, Lukman; Mahardika, Affan Ray; Suryaalim, M. Agriawan; Barlan, Zessy Ardinal; Sarifuddin, Andri; Novianti, Chatarina
Desa Lahabaru secara administratif berada di Kecamatan Watunohu&#13;
yang berbatasan dengan Desa Samaturu di bagian utara, bagian Selatan&#13;
dengan Desa Watunohu, bagian timur dengan Desa Beringin (Kecamatan&#13;
Ngapa) dan bagian barat dengan Desa Nyule. Luas Desa Lahabaru melalui&#13;
pemetaan spasial berbasis pembangunan Data Desa Presisi Bulan Juli-Agustus&#13;
2023 adalah sebesar 117,230 Ha. Masing-masing Dusun memiliki luasan&#13;
wilayah Dusun, yaitu Dusun 1= 47,739 Ha, Dusun 2= 23,345 Ha, Dusun 3=&#13;
22,326Ha dan Dusun 4= 23,766Ha. Dusun 1 merupakan Dusun yang memiliki&#13;
area paling luas di Desa Lahabaru. Jumlah keluarga di Desa Lahabaru adalah&#13;
274 keluarga. Dari 274 keluarga yang tinggal terdapat 960 jiwa. Jumlah&#13;
penduduk berdasarkan jenis kelamin laki-laki sebanyak 475 jiwa dan&#13;
perempuan sebanyak 485 jiwa. Piramida penduduk Desa Lahabaru&#13;
menggambarkan bahwa terdapat 668 jiwa usia produktif. Sedangkan usia non&#13;
produktif sebanyak 292 jiwa. Usia non produktif berkisar dari usia 0-14 tahun&#13;
dan usia lebih dari 60 tahun.&#13;
Penduduk Desa Lahabaru mayoritas makan dengan frekuensi 3 kali&#13;
sehari, kemudian terdapat pula penduduk yang makan lebih dari 3 kali sehari&#13;
serta 2 kali sehari dengan jumlah yang relatif lebih sedikit. Terdapat 79 KK&#13;
dengan frekuensi makan lebih dari 3 kali sehari, 32 KK dengan frekuensi&#13;
makan 3 kali sehari kemudian 104 KK dengan frekuensi makan 2 kali sehari.&#13;
Jumlah penduduk berdasarkan ijazah sekolah terakhir yang dimiliki di Desa&#13;
Lahabaru terbagi dalam 7 (tujuh) kategori, yakni tidak memiliki ijazah,&#13;
SD/Sederajat, SMP/Sederajat, SMA/Sederajat, D-1/D-2/D-3, D-4/S-1,S-2.&#13;
Berdasarkan dari total jumlah penduduk di Desa Lahabaru sebanyak 960 jiwa,&#13;
mayoritas penduduk Desa ini sebanyak 182 jiwa (18,96 persen) memiliki&#13;
Ijazah di tingkat SMA/Sederajat. Sementara itu, untuk penduduk yang tidak&#13;
memiliki ijazah di Desa Lahabaru tercatat berjumlah 241 jiwa (25,10 persen),&#13;
kemudian diikuti penduduk yang memiliki ijazah SD/Sederajat sebanyak 245&#13;
jiwa (25,52 persen), ijazah SMP/Sederajat sebanyak 176 jiwa (18,33 persen)&#13;
ijazah D-4/S-1 sebanyak 68 jiwa (7,08 %), Ijazah D-1/D-2/D-3 sebanyak 44&#13;
jiwa (4,58 persen) dan 4 jiwa (0,42 persen) memiliki Ijazah S-2. ...
</summary>
<dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Buku Monografi Desa Bresela Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar Provinsi Bali</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/120548" rel="alternate"/>
<author>
<name>Sjaf, Sofyan</name>
</author>
<author>
<name>La Elson</name>
</author>
<author>
<name>Hakim, Lukman</name>
</author>
<author>
<name>Mahardika, Afan Ray</name>
</author>
<author>
<name>Rangkuti, Muhammad Rifky</name>
</author>
<author>
<name>Mustary, La Ode Ahmad</name>
</author>
<author>
<name>Barlan, Zessy Ardinal</name>
</author>
<author>
<name>Yamin, Andi Yaodi Nurani</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/120548</id>
<updated>2023-07-03T08:48:50Z</updated>
<published>2023-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Buku Monografi Desa Bresela Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar Provinsi Bali
Sjaf, Sofyan; La Elson; Hakim, Lukman; Mahardika, Afan Ray; Rangkuti, Muhammad Rifky; Mustary, La Ode Ahmad; Barlan, Zessy Ardinal; Yamin, Andi Yaodi Nurani
D esa Bresela secara administratif berada di Kecamatan Payangan yang berbatasan dengan Desa Taro di bagian utara, bagian timur berbatasan dengan Desa Sebatu dan Desa Tegallalang, bagian selatan berbatasan dengan desa Kelusa, dan bagian barat berbatasan dengan desa Bukian. Desa Bresela terletak di Kecamatan Payangan, dengan luas wilayah sebesar 285,2589 Ha. Desa Bresela terdiri dari 3 Banjar terdiri dari Banjar Bresela sebesar 120,3759 Ha, Banjar Triwangsa sebesar 106,3219 Ha, dan Banjar Gadungan sebesar 57,5610 Ha.&#13;
Jumlah keluarga di Desa Bresela adalah 524 keluarga dengan jumlah penduduk 2.461 jiwa. Jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin laki-laki sebanyak 1.242 jiwa dan perempuan sebanyak 1.219 jiwa. Piramida penduduk Desa Bresela menggambarkan bahwa terdapat 1.716 jiwa usia produktif. Sedangkan usia non produktif sebanyak 745 jiwa. Usia non produktif berkisar dari usia 0-14 tahun dan usia lebih dari 65 tahun. Rasio beban tanggung sebesar 47,20 persen.&#13;
Penduduk Desa Bresela mayoritas makan dengan frekuensi 3 kali sehari dan tidak ada keluarga yang makan hanya 1 kali sehari. Adapun rinciannya yaitu, 4 KK dengan frekuensi makan lebih dari 3 kali sehari, 516 KK dengan frekuensi makan 3 kali sehari kemudian 4 KK dengan frekuensi makan 2 kali sehari. Jumlah penduduk berdasarkan ijazah sekolah terakhir yang dimiliki di Desa Bresela terbagi dalam 7 (tujuh) kategori, yakni tidak punya ijazah, SD/Sederajat, SMP/Sederajat, SMA/Sederajat, D-1/D-2/D-3, D-4/S-1, dan S-2. Berdasarkan dari total jumlah penduduk di Desa Bresela sebanyak 2.461 jiwa, mayoritas penduduk desa ini sebanyak 718 jiwa (43,23 persen) tidak memiliki ijazah, sedangkan paling sedikit hanya sebanyak 4 jiwa (0,16 persen) untuk kategori penduduk memiliki ijazah S-2. Sementara itu, untuk penduduk yang memiliki ijazah ijazah SD/sederajat sebanyak 619 jiwa (25,15 persen), penduduk yang memiliki ijazah SMP/Sederajat di Desa Bresela terdapat 349 jiwa (14,18 persen), ijazah SMA/Sederajat sebanyak 568 jiwa (23,08 persen), D-1/D-2/D-3 sebanyak 89 jiwa (3,62 persen), dan ijazah D-4/S-1 sebanyak 114 jiwa (4,63 persen).
</summary>
<dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Monografi Desa Barumbung Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/117173" rel="alternate"/>
<author>
<name>Sjaf, Sofyan</name>
</author>
<author>
<name>La Elson</name>
</author>
<author>
<name>Hakim, Lukman</name>
</author>
<author>
<name>Rangkuti, Muhammad Rifky</name>
</author>
<author>
<name>Mahardika, Afan Ray</name>
</author>
<author>
<name>Indhasari, Fitri</name>
</author>
<author>
<name>Hariwahyudi, Riza</name>
</author>
<author>
<name>Fitrah</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/117173</id>
<updated>2023-04-14T02:46:27Z</updated>
<published>2022-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Monografi Desa Barumbung Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat
Sjaf, Sofyan; La Elson; Hakim, Lukman; Rangkuti, Muhammad Rifky; Mahardika, Afan Ray; Indhasari, Fitri; Hariwahyudi, Riza; Fitrah
Desa Barumbung secara administratif berada di Kecamatan Matakali yang berbatasan dengan Kecamatan Tapango di bagian utara, bagian timur berbatasan dengan Desa Pasiang, bagian selatan berbatasan dengan Kelurahan Matakali, dan bagian barat berbatasan dengan Indu Makkombong. Desa ini terdiri dari 3 dusun. Luas Desa Barumbung sebesar 880,95 hektar. Masing-masing dusun memiliki luasan wilayah: Dusun Lemogamba = 131,37 hektar; Dusun Katumbangan = 366,09 hektar; dan Dusun Nene Bece = 383,49 hektar.&#13;
Jumlah keluarga di Desa Barumbung adalah 594 keluarga. Dari 594 keluarga yang tinggal terdapat 2.283 jiwa. Jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin laki-laki sebanyak 1.147 jiwa dan perempuan sebanyak 1.136 jiwa. Piramida penduduk Desa Barumbung menggambarkan bahwa terdapat 1.551 jiwa usia produktif. Sedangkan usia non produktif sebanyak 728 jiwa. Usia non produktif berkisar dari usia 0–14 tahun dan usia lebih dari 65 tahun. Rasio beban tanggung sebesar 19 persen.&#13;
Penduduk Desa Barumbung mayoritas makan dengan frekuensi 3 kali sehari, kemudian lebih dari 3 kali sehari dan frekuensi makan 2 kali sehari relatif sedikit. Terdapat 9 KK dengan frekuensi makan 2 kali sehari, 544 KK dengan frekuensi makan 3 kali sehari kemudian 41 KK dengan frekuensi makan lebih dari 3 kali sehari. Jumlah penduduk berdasarkan ijazah sekolah terakhir yang dimiliki di Desa Barumbung terbagi dalam 7 (tujuh) kategori, yakni tidak punya ijazah, SD/Sederajat, SMP/Sederajat, SMA/Sederajat, D-1/D-2/D-3, D-4/S-1, dan S-2. Berdasarkan dari total jumlah penduduk di Desa Barumbung sebanyak 2.283 jiwa, mayoritas penduduk Desa ini sebanyak 723 jiwa (31,67 persen) yang tidak memiliki ijazah, sedangkan paling sedikit hanya sebanyak 10 jiwa (0,44 persen) untuk kategori penduduk memiliki ijazah S-2. Sementara itu, untuk penduduk yang memiliki ijazah SD/sederajat di Desa Barumbung terdapat 557 jiwa (24,40 persen), diikuti penduduk yang tidak memiliki ijazah sebanyak 723 jiwa (31,67 persen), ijazah SMP/Sederajat sebanyak 359 jiwa (15,72 persen), ijazah D-4/S-1 sebanyak 125 jiwa (5,48 persen) dan D-1/D-2/D-3 sebanyak 17 jiwa (0,74 persen).&#13;
Dari jumlah penduduk berdasarkan keikutsertaan JKN-KIS/BPJS Kesehatan, terdapat 436 jiwa yang tidak mengikuti keikutsertaan. 1.553 jiwa merupakan Penerima Bantuan Iuran yang tersebar proporsional di setiap dusun. Sebanyak 279 jiwa tercatat sebagai peserta mandiri, 15 jiwa sebagai PUIK Negara dan tidak ada yang tercatat sebagai PUIK Swasta. dst ...
</summary>
<dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
