<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>UT - Chemistry</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/56" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/56</id>
<updated>2026-06-15T20:38:46Z</updated>
<dc:date>2026-06-15T20:38:46Z</dc:date>
<entry>
<title>Analisis Metabolomik Biji Pala (Myristica  fragrans) dari  Lokasi Tumbuh Berbeda Menggunakan GC-MS</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173099" rel="alternate"/>
<author>
<name>Pratama, Fauzan Ramadhan</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173099</id>
<updated>2026-05-18T08:42:42Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Analisis Metabolomik Biji Pala (Myristica  fragrans) dari  Lokasi Tumbuh Berbeda Menggunakan GC-MS
Pratama, Fauzan Ramadhan
Pala (Myristica fragrans) merupakan tanaman rempah yang mengandung beragam metabolit sekunder dan dipengaruhi oleh faktor lingkungan, termasuk perbedaan lokasi tumbuh. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan membandingkan profil metabolit sekunder ekstrak biji pala dari tiga lokasi tumbuh berbeda (Aceh, Bogor, dan Lampung) dengan pendekatan metabolomik berbasis GC-MS. Sampel diekstraksi menggunakan ultrasound-assisted extraction dengan pelarut etil asetat. Hasilnya menunjukkan perbedaan kadar air dan rendemen antar lokasi, dengan rendemen tertinggi diperoleh dari sampel asal Lampung. Dari 186 senyawa yang terdeteksi, 78 senyawa berhasil diidentifikasi dan 23 senyawa menunjukkan perbedaan signifikan berdasarkan hasil ANOVA (p&lt;0,005). Lima senyawa utama yang berkontribusi pada komponen minyak asiri adalah ?-3-karena, p-simena, limonena, miristisin, dan etiltetradekanoat. Principal component analysis menunjukkan pemisahan yang jelas berdasarkan lokasi tumbuh dengan total varians 100%. Hasil ini mengindikasikan bahwa lokasi tumbuh memengaruhi komposisi dan konsentrasi metabolit sekunder biji pala.; A spice plant rich in secondary metabolites, nutmeg (myristica fragrans) is impacted by environmental conditions, such as variations in growth regions. This study used a GC-MS-based metabolomic technique to detect and compare the secondary metabolite profiles of nutmeg seed extracts from three distinct growing regions (Aceh, Bogor, and Lampung). The extraction process was carried out using ethyl acetate and ultrasonic assistance. The Lampung sample had the highest yield, according to the results, which also revealed differences in moisture content and extract yield between locations. Of the 186 chemicals found, 78 were successfully identified, and 23 exhibited significant differences according to ANOVA (p&lt;0.005). ?-3-carene, p-cymene, limonene, myristicin, and ethyltetradecanoic acid were found to be the five main volatile molecules that contribute to the composition of essential oils. The principal component analysis showed a clear separation based on the growing location with a total variance of 100%. These results indicated that the growing location affected the composition and concentration of secondary metabolites of nutmeg seed.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Optimasi Spent Catalyst Fluidized Catalytic&amp;#160;Cracking Teregenerasi Asam Sulfat untuk Pirolisis Sampah Plastik Tutup Botol</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172953" rel="alternate"/>
<author>
<name>Pandiangan, Boy Saputra</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172953</id>
<updated>2026-04-19T23:49:52Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Optimasi Spent Catalyst Fluidized Catalytic&amp;#160;Cracking Teregenerasi Asam Sulfat untuk Pirolisis Sampah Plastik Tutup Botol
Pandiangan, Boy Saputra
Sampah plastik sekali-pakai berupa tutup botol air mineral berbahan highdensity polyethylene (HDPE) sulit terurai dan berpotensi mencemari lingkungan. Pirolisis merupakan metode pemanfaatan limbah plastik melalui penguraian termal tanpa oksigen untuk menghasilkan bahan bakar cair. Penelitian ini bertujuan mengoptimasi regenerasi spent catalyst fluidized catalytic cracking (FCC) dengan beragam konsentrasi H2SO4 untuk aplikasi pirolisis HDPE. Karakterisasi katalis dengan XRD, XRF, dan BET menunjukkan peningkatan nisbah Si/Al dan luas permukaan setelah regenerasi. Pirolisis dilakukan pada suhu 350 °C selama 60 menit dengan perbandingan katalis terhadap plastik 10 wt%. Hasil analisis produk cair menggunakan HT-Simdist dan GC-MS menunjukkan distribusi hidrokarbon C5–C20 yang berpotensi sebagai bahan bakar. Rendemen 54,60% diperoleh dari katalis dengan regenerasi H2SO4 1,5 M. Penggunaan spent catalyst FCC teregenerasi meningkatkan efisiensi konversi sampah plastik HDPE menjadi bahan bakar cair ramah lingkungan serta berpotensi sebagai solusi pengelolaan limbah plastik dan penyediaan energi berkelanjutan.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Isolasi dan Karakterisasi Metabolit  Sekunder dari Kulit Batang Dadap Serep (Erythrina subumbrans)</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172945" rel="alternate"/>
<author>
<name>Roiza, Fardhan</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172945</id>
<updated>2026-04-16T08:33:48Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Isolasi dan Karakterisasi Metabolit  Sekunder dari Kulit Batang Dadap Serep (Erythrina subumbrans)
Roiza, Fardhan
Dadap serep, yang memiliki nama latin berupa Erythrina subumbrans, diketahui mengandung berbagai metabolit sekunder. Akan tetapi, senyawa dari kulit batang tanaman ini belum banyak dilaporkan. Penelitian ini bertujuan mengisolasi dan mengkarakterisasi metabolit sekunder dari sampel kulit batang dadap serep. Pada penelitian ini, sampel diekstraksi dengan metanol, difraksinasi menggunakan kromatografi cair vakum dan kromatografi lapis tipis preparatif, serta dikarakterisasi menggunakan LC-MS/MS. Rendemen ekstrak metanol yang didapat adalah 8,81%. Fraksi B17 menunjukkan keberadaan rinedulin A dan asam deoksikolat. Rinedulin A merupakan senyawa dominan dengan persentase luas area 92,30% dan termasuk golongan isoflavon. Asam deoksikolat yang berasal dari golongan steroid juga terdeteksi pada penelitian ini.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Efek Fluorinasi COFs IPB  terhadap Adsorpsi dan Permeabilitas H2O dengan Simulasi Dinamika Molekuler</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172828" rel="alternate"/>
<author>
<name>Fathia, Aliffa Syifa</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172828</id>
<updated>2026-03-10T00:13:12Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Efek Fluorinasi COFs IPB  terhadap Adsorpsi dan Permeabilitas H2O dengan Simulasi Dinamika Molekuler
Fathia, Aliffa Syifa
Emisi gas CO2 berlebih di atmosfer mengakibatkan pemanasan global. Salah satu solusinya adalah dengan carbon capture and storage (CCS) menggunakan covalent organic frameworks (COFs). Performa COFs sering terganggu oleh kehadiran H2O. Fluorinasi struktur COFs diharapkan meningkatkan ketahanan membran terhadap uap air. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh fluorinasi pada COFs IPB pada adsorpsi dan permeabilitas H2O menggunakan simulasi dinamika molekuler (MD) dengan ensemble kanonik (NVT) pada suhu 353 K dan 5 ragam tekanan. Hasil simulasi menunjukkan IPB-2F2 berkapasitas adsorpsi H2O yang lebih rendah secara gravimetri dibandingkan dengan IPB-2H akibat meningkatnya massa membran akibat fluorinasi. Analisis energi interaksi antarmolekul dengan density functional theory (DFT) menunjukkan nilai IPB-2F2 yang lebih negatif, mengindikasikan adanya interaksi kuat antarmolekul karena keberadaan atom fluorin, sehingga menurunkan laju permeasi dan koefisien difusi H2O. Adsorpsi dan permeabilitas H2O yang rendah pada IPB-2F2 berpotensi meningkatkan ketersediaan situs adsorpsi yang dapat diakses oleh molekul CO2 dalam gas buang pascapembakaran sebagai aplikasi CCS di industri.; Excessive CO2 emissions in the atmosphere contribute to global warming. Carbon capture and storage (CCS) with covalent organic frameworks (COFs) is one proposed option. However, the presence of water frequently interferes with the performance of COFs. Fluorination of COFs is predicted to increase membrane resistance to water vapor. The purpose of this work is to investigate the influence of fluorination on IPB COFs in terms of H2O adsorption and permeability using molecular dynamics (MD) simulations in the canonical (NVT) ensemble at 353 K and 5 pressure variations. The MD simulation findings show that IPB-2F2 has poorer gravimetric H2O uptake than IPB-2H due to higher membrane mass caused by fluorination. Intermolecular interaction study using density functional theory (DFT) showed higher negative energies for IPB-2F2, indicating stronger intermolecular contacts produced by fluorine substitution, resulting in a lower H2O penetration rate and diffusion coefficient. The decreased H2O adsorptivity and permeability of IPB-2F2 may conserve accessible CO2 adsorption sites in post-combustion flue gas, emphasizing the feasibility of fluorinated COFs IPB for CCS membrane applications in industrial contexts.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
