<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Faculty of Fisheries and Marine Science Book's</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/53871" rel="alternate"/>
<subtitle>Buku Terbitan FPIK-IPB</subtitle>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/53871</id>
<updated>2026-04-18T03:19:45Z</updated>
<dc:date>2026-04-18T03:19:45Z</dc:date>
<entry>
<title>Coral Governance</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/69671" rel="alternate"/>
<author>
<name>Nikijuluw, Victor PH</name>
</author>
<author>
<name>Adrianto, Luky</name>
</author>
<author>
<name>Bengen, Dietriech G</name>
</author>
<author>
<name>Sondita, M. Fedi A.</name>
</author>
<author>
<name>Monintja, Daniel</name>
</author>
<author>
<name>Siry, Hendra Yusran</name>
</author>
<author>
<name>Nainggolan, Pahala</name>
</author>
<author>
<name>Susanto, Handoko Adi</name>
</author>
<author>
<name>Megawanto, Rony</name>
</author>
<author>
<name>Koropitan, Alan F.</name>
</author>
<author>
<name>Amin, Imran</name>
</author>
<author>
<name>Wiryawan, Budy</name>
</author>
<author>
<name>Kinseng, Rilus A.</name>
</author>
<author>
<name>Zulbainarni, Nimmi</name>
</author>
<author>
<name>Suryawati, Siti Hajar</name>
</author>
<author>
<name>Purnomo, Agus Heri</name>
</author>
<author>
<name>Djohani, Rili</name>
</author>
<author>
<name>Subijanto, Johannes</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/69671</id>
<updated>2015-09-02T03:10:33Z</updated>
<published>2013-10-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Coral Governance
Nikijuluw, Victor PH; Adrianto, Luky; Bengen, Dietriech G; Sondita, M. Fedi A.; Monintja, Daniel; Siry, Hendra Yusran; Nainggolan, Pahala; Susanto, Handoko Adi; Megawanto, Rony; Koropitan, Alan F.; Amin, Imran; Wiryawan, Budy; Kinseng, Rilus A.; Zulbainarni, Nimmi; Suryawati, Siti Hajar; Purnomo, Agus Heri; Djohani, Rili; Subijanto, Johannes
</summary>
<dc:date>2013-10-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Senarai bijak terhadap alam dan inspiratif dalam gagasan</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/63072" rel="alternate"/>
<author>
<name>Effendi, Hefni</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/63072</id>
<updated>2013-06-04T06:54:26Z</updated>
<published>2013-04-29T08:25:10Z</published>
<summary type="text">Senarai bijak terhadap alam dan inspiratif dalam gagasan
Effendi, Hefni
</summary>
<dc:date>2013-04-29T08:25:10Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PERUBAHAN IKLIM DAN KEHIDUPAN BIOTA AKUATIK (Dampak pada Bioakumulasi Bahan Berbahaya dan Beracun &amp; Reproduksi)</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/60058" rel="alternate"/>
<author>
<name>Riani, Etty</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/60058</id>
<updated>2013-01-30T05:00:00Z</updated>
<published>2013-01-30T05:00:00Z</published>
<summary type="text">PERUBAHAN IKLIM DAN KEHIDUPAN BIOTA AKUATIK (Dampak pada Bioakumulasi Bahan Berbahaya dan Beracun &amp; Reproduksi)
Riani, Etty
</summary>
<dc:date>2013-01-30T05:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Studi Penerapan Hak Pengusahaan Perairan Pesisir (HP3) Pada Masyarakat Pulau Kecil Sebagai Solusi Mengatasi Problem Kemandirian Masyarakat Di Wilayah Perbatasan Indonesia</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/56991" rel="alternate"/>
<author>
<name>Imron, Masyhuri</name>
</author>
<author>
<name>Wahyono, Ary</name>
</author>
<author>
<name>Solihin, Akhmad</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/56991</id>
<updated>2015-08-29T00:15:55Z</updated>
<published>2009-12-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Studi Penerapan Hak Pengusahaan Perairan Pesisir (HP3) Pada Masyarakat Pulau Kecil Sebagai Solusi Mengatasi Problem Kemandirian Masyarakat Di Wilayah Perbatasan Indonesia
Imron, Masyhuri; Wahyono, Ary; Solihin, Akhmad
Pengelolaan perairan di Pulau Sebatik saat ini masih bertumpu pada kebijakan pengelolaan pemerintah pusat, melalui berbagai peraturan perundangan yang terkait. Berdasarkan perundang-undangan itu maka banyak lembaga pemerintah yang terkait dengan pengelolaan wilayah pesisir di Pulau Sebatik. Selain pemerintah, stakeholder yang terlibat dalam pengelolaan kelautan di sekitar Pulau Sebatik adalah masyarakat lokal, yaitu berupa pemanfaatan laut untuk melakukan penangkapan ikan. Banyaknya stakeholder di Sebatik menimbulkan terjadinya konflik antar stakeholder, yaitu konflik antara nelayan lokal dengan trawl dan konflik yang terjadi karena penanaman rumput laut. Konflik lain lebih bersifat politis, yaitu konflik Blok Ambalat, yang dklaim pemilikannya oleh pemerintah malaysia. Banyaknya stakeholder yang terkait dengan pengelolaan laut diharapkan saling bersinergi, sehingga pengelolaan pesisir dan laut dapat dilaksanakan dengan optimal. Meskipun demikian, hal itu sulit dilakukan, karena masing-masing lembaga memiliki kepentingan yang berbeda. Oleh karena itu, seandainya hak pengusahaan perairan pesisir (HP3)diterapkan di kawasan ini, maka terjadinya benturan kepentingan antara berbagai lembaga tidak dapat dihindarkan.
</summary>
<dc:date>2009-12-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
