<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Faculty of Mathematics and Natural Sciences</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/5351" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/5351</id>
<updated>2026-04-07T07:45:21Z</updated>
<dc:date>2026-04-07T07:45:21Z</dc:date>
<entry>
<title>Molecular Docking Senyawa Ekstrak Binahong terhadap Enzim α-Glukosidase dan α-Amilase.</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172901" rel="alternate"/>
<author>
<name>Widikdo, Wisnu</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172901</id>
<updated>2026-04-06T07:50:53Z</updated>
<published>2025-12-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Molecular Docking Senyawa Ekstrak Binahong terhadap Enzim α-Glukosidase dan α-Amilase.
Widikdo, Wisnu
Enzim α-amilase berperan dalam menghidrolisis pati menjadi oligosakarida yang lebih&#13;
sederhana, sedangkan α-glukosidase melanjutkan proses tersebut dengan mengubah&#13;
disakarida menjadi glukosa yang siap diserap di usus halus (Bischoff 1994). Oleh karena&#13;
itu, inhibisi kedua enzim ini dapat memperlambat proses pencernaan karbohidrat dan&#13;
penyerapan glukosa, sehingga efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah&#13;
postprandial (Krentz dan Bailey 2005).&#13;
Obat-obatan sintetis seperti acarbose diketahui bekerja sebagai inhibitor α-amilase dan&#13;
α-glukosidase, namun penggunaannya sering dikaitkan dengan efek samping&#13;
gastrointestinal seperti diare, flatulensi, dan kembung (van de Laar et al. 2005). Hal ini&#13;
mendorong pencarian alternatif inhibitor dari bahan alam yang lebih aman dan memiliki&#13;
efek samping minimal.&#13;
Tanaman binahong (Anredera cordifolia) merupakan salah satu tanaman obat tradisional&#13;
yang banyak dimanfaatkan di Indonesia. Tanaman ini mengandung berbagai senyawa&#13;
bioaktif seperti flavonoid, saponin, alkaloid, dan polifenol yang berpotensi sebagai agen&#13;
antidiabetes (Astuti et al. 2011). Senyawa flavonoid dan polifenol diketahui memiliki&#13;
kemampuan dalam menghambat aktivitas enzim pencernaan karbohidrat serta berperan&#13;
sebagai antioksidan yang dapat mengurangi stres oksidatif pada penderita diabetes&#13;
(Tadera et al. 2006). Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa ekstrak binahong&#13;
memiliki aktivitas hipoglikemik, namun mekanisme interaksinya terhadap enzim target&#13;
seperti α-amilase dan α-glukosidase masih perlu dikaji lebih lanjut (Sari et al. 2015).&#13;
Pendekatan in silico menggunakan metode molecular docking merupakan teknik yang&#13;
efektif untuk memprediksi interaksi antara senyawa bioaktif dengan protein target.&#13;
Metode ini memungkinkan analisis afinitas ikatan, stabilitas kompleks, serta jenis&#13;
interaksi yang terbentuk antara ligan dan reseptor pada tingkat molekuler (Morris dan&#13;
Lim-Wilby 2008). Dengan demikian, molecular docking dapat digunakan sebagai tahap&#13;
awal dalam penemuan obat berbasis bahan alam.&#13;
Berdasarkan uraian tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi&#13;
senyawa aktif dalam ekstrak binahong (Anredera cordifolia) sebagai inhibitor enzim α-&#13;
amilase dan α-glukosidase melalui pendekatan molecular docking. Hasil penelitian ini&#13;
diharapkan dapat memberikan informasi ilmiah mengenai mekanisme interaksi molekuler&#13;
senyawa bioaktif binahong terhadap kedua enzim tersebut serta menjadi dasar dalam&#13;
pengembangan kandidat obat antidiabetes berbasis bahan alam. ..
</summary>
<dc:date>2025-12-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Budidaya Tanaman Hortikultura CV. Benih Dramaga, Bogor, Jawa Barat</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/162985" rel="alternate"/>
<author>
<name>Dorly</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/162985</id>
<updated>2025-06-25T06:27:44Z</updated>
<published>2025-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Budidaya Tanaman Hortikultura CV. Benih Dramaga, Bogor, Jawa Barat
Dorly
Praktik lapang merupakan salah satu mata kuliah dari departemen Biologi FMIPA IPB&#13;
yang bertujuan memberikan pengalaman dan keterampilan bagi mahasiswa mengenai&#13;
kondisi, persyaratan, dan tuntutan lingkungan profesi secara luas. Hal ini sejalan dengan&#13;
program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dirancang oleh Menteri&#13;
Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia untuk memperluas pengetahuan mahasiswa di&#13;
berbagai bidang ilmu serta dunia kerja. Mata kuliah praktik lapang memberikan kesempatan&#13;
pada mahasiswa untuk mempelajari aspek manajemen dan keteknikan di berbagai institusi,&#13;
seperti institusi pemerintah (perusahaan negara, BUMN, lembaga penelitian) ataupun Swasta&#13;
(industri, konsultan, perkebunan). Salah satu institusi yang menyediakan tempat praktik&#13;
lapang bagi mahasiswa adalah CV Benih Dramaga. CV Benih Dramaga merupakan mitra&#13;
industri yang berada di STP IPB (Science Techno Park IPB), instansi ini berfokus pada&#13;
perkebunan hortikultura, pengembangan produk produk dan perbenihan.&#13;
Pengembangan produk hortikultura merupakan produk yang sangat dibutuhkan secara&#13;
berkelanjutan oleh masyarakat Indonesia dan dunia. Jumlah penduduk Indonesia yang besar&#13;
sesungguhnya merupakan peluang bagi pasar domestik yang potensial apabila promosi akan&#13;
pentingnya mengkonsumsi produk hortikultura yang meliputi, pengetahuan, apresiasi serta&#13;
taraf hidup masyarakat bisa ditingkatkan. Hortikultura adalah salah satu cabang dari ilmu&#13;
pertanian yang mempelajari budidaya buah-buahan, sayuran maupun tanaman hias.&#13;
Hortikultura berasal dari kata “hortus” yang berarti kebun dan “colere” berarti budidaya&#13;
(Pitaloka 2017). Produk hortikultura merupakan salah satu komoditas pertanian yang&#13;
mempunyai potensi serta peluang untuk dikembangkan sehingga menjadi produk unggulan&#13;
yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani di Indonesia, baik produk hortikultura yang&#13;
tergolong produk buah buahan, sayur sayuran, obat obatan maupun tanaman hias.&#13;
Dalam usaha pertanian benih dan bibit merupakan komponen vital atau komponen&#13;
penting dalam proses usaha pertanian. Hal ini disebabkan dalam benih terkandung potensi&#13;
genetik produksi yang akan memberikan hasil usaha pertanian. Sebaik apa pun faktor&#13;
lingkungan, seperti ketersediaan unsur hara dan lainnya, ketika potensi benihnya rendah,&#13;
maka rendah pula&#13;
produksinya. Maka, persoalan benih harus mendapatkan perhatian lebih dalam meningkatkan&#13;
produktivitas pertanian-perbenihan (Chan 2021). Penanganan khusus diperlukan untuk&#13;
menjaga kualitas produk. Penanganan pasca panen yang meliputi sortasi, grading&#13;
(pengkelasan) dan pengemasan sangatlah penting, hal ini terkait dengan upaya&#13;
mempertahankan mutu produk. ...
</summary>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Tanaman Herbal Untuk Memelihara Daya Tahan Tubuh Di Masa Pandemi Covid-19</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/162982" rel="alternate"/>
<author>
<name>Dorly</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/162982</id>
<updated>2025-06-25T06:25:33Z</updated>
<published>2025-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Tanaman Herbal Untuk Memelihara Daya Tahan Tubuh Di Masa Pandemi Covid-19
Dorly
Kondisi pandemi Covid-19 (Coronavirus disease 2019) di Indonesia memasuki&#13;
gelombang kedua pasca penurunan kurva kasus positif Covid-19 pada akhir&#13;
bulan Januari 2021. Penularannya yang cepat menyebabkan kasus Covid-19 ini&#13;
terus meningkat. Tubuh memerlukan sistem imun yang kuat agar dapat terhindar&#13;
dari infeksi Coronavirus. Sistem imun yang kuat dapat didukung dengan&#13;
mengonsumsi bahan pangan yang mengandung imunomodulator.&#13;
Imunomodulator merupakan senyawa yang dapat memperbaiki sistem imun&#13;
tubuh. Senyawa tersebut dapat ditemukan pada beberapa tanaman herbal. Oleh&#13;
karena itu, penelitian bertujuan mengidentifikasi jenis-jenis tanaman penghasil&#13;
senyawa imunomodulator yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk&#13;
memelihara daya tahan tubuh di masa pandemi Covid-19. Metode penelitian&#13;
dilakukan dengan pengamatan di Desa Semplak Barat dan Desa Benteng,&#13;
Kabupaten Bogor serta Kelurahan Situgede, Kota Bogor. Tanaman herbal hasil&#13;
pengamatan dari tiga daerah tersebut dianalisis dan dikelompokkan berdasarkan&#13;
data hasil studi pustaka secara daring untuk mengetahui bagian tanaman yang&#13;
dapat digunakan, kegunaan, cara pemanfaatan, serta senyawa bioaktif utama&#13;
yang berperan sebagai imunomodulator. Berdasarkan hasil pengamatan telah&#13;
teridentifikasi 27 tanaman herbal yang berasal dari 21 Famili berpotensi untuk&#13;
memelihara daya tahan tubuh karena mengandung senyawa imunomodulator.&#13;
Senyawa bioaktif bersifat imunomodulator yang terkandung pada tanaman&#13;
tersebut, yaitu flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, lignan, steroid, terpenoid,&#13;
kurkumin, gingerol, fenolik, eugenol, minyak atsiri, dan asam rosmarinat. Bagian&#13;
tanaman yang dapat dimanfaatkan adalah rimpang, daun, bunga, dan buah.
</summary>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Analisis Kesesuaian Tanaman Mangga (Mangifera Indica L.,) Menggunakan Model Distribusi Spasial Maximum Entropy Di Kabupaten Indramayu</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/160475" rel="alternate"/>
<author>
<name>Amaliah, Fitri Rizki</name>
</author>
<author>
<name>Sugiarto, Yon</name>
</author>
<author>
<name>Sarvina, Yeli</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/160475</id>
<updated>2025-01-03T11:58:03Z</updated>
<published>2024-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Analisis Kesesuaian Tanaman Mangga (Mangifera Indica L.,) Menggunakan Model Distribusi Spasial Maximum Entropy Di Kabupaten Indramayu
Amaliah, Fitri Rizki; Sugiarto, Yon; Sarvina, Yeli
Kabupaten Indramayu secara konsisten menjadi daerah penghasil mangga&#13;
terbesar di Jawa Barat. Bahwa budidaya mangga menghadapi tantangan peningkatan&#13;
suhu dan perubahan pola curah hujan di masa depan. Penelitian ini bertujuan&#13;
mengidentifikasi kondisi kesesuaian iklim tanaman mangga di Kabupaten Indramayu&#13;
saat ini maupun proyeksi tahun 2050 dengan menggunakan pendekatan Maximum&#13;
Entropy umumnya digunakan untuk pemodelan distribusi spasial suatu spesies.. Data&#13;
kejadian yang digunakan dalam penelitian ini adalah titik koordinat lokasi kebun&#13;
mangga dipilih berdasarkan tumpang susun agroklimat. Data lingkungan yang&#13;
digunakan dalam penelitian ini adalah data iklim dari worldclim baik data saat ini&#13;
maupun data proyeksi. ArcGIS digunakan untuk memvisualisasikan peta kesesuaian&#13;
iklim keluaran model. Hasil proyeksi pada model memperlihatkan bahwa perubahan&#13;
iklim mempengaruhi kesesuaian lahan. Distribusi spasial tanaman mangga pada&#13;
penelitian ini dipengaruhi oleh curah hujan bulan basah. Luas lahan sangat sesuai&#13;
model iklim CMCC-ESM2 berkurang untuk skenario perubahan iklim SSP 245 dan&#13;
SSP 585 luas lahan sangat sesuai tidak ada. Berbeda hal dengan model iklim&#13;
HadGEM3-GC31-LL kelas sesuai bertambah untuk kedua skanario.
</summary>
<dc:date>2024-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
