<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Undergraduate Final Assignments</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/25" rel="alternate"/>
<subtitle>Undergraduate Final Assignments of IPB's bachelor student</subtitle>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/25</id>
<updated>2026-10-16T12:33:09Z</updated>
<dc:date>2026-10-16T12:33:09Z</dc:date>
<entry>
<title>Pengembangan Media Edukasi Pop-up Book dalam Meningkatkan Pengetahuan Gizi Seimbang pada Anak Sekolah Dasar</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/180125" rel="alternate"/>
<author>
<name>AQILA, WANDA DWI PUTI</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/180125</id>
<updated>2026-10-16T07:51:47Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengembangan Media Edukasi Pop-up Book dalam Meningkatkan Pengetahuan Gizi Seimbang pada Anak Sekolah Dasar
AQILA, WANDA DWI PUTI
Gizi seimbang merupakan hal penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak sekolah dasar. Namun, permasalahan gizi, seperti gizi kurang, gizi lebih, dan defisiensi zat gizi mikro, masih menjadi masalah kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan media edukasi yang menarik dan interaktif untuk meningkatkan pengetahuan gizi seimbang pada anak sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media edukasi pop-up book dan menganalisis perubahan pengetahuan gizi seimbang pada anak sekolah dasar. Pengembangan media dilakukan menggunakan metode Research and Development (R&amp;D) dengan model ADDIE. Penelitian melibatkan 80 siswa kelas V yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kedua kelompok mengalami peningkatan pengetahuan yang signifikan (p &lt; 0,001) yang dianalisis menggunakan uji statistik non-parametrik Wilcoxon Signed-Rank Test. Selain itu, terdapat perbedaan peningkatan skor pengetahuan yang signifikan antara kedua kelompok (p = 0,009) melalui uji Mann Whitney U Test, dengan peningkatan lebih besar pada kelompok intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pop-up book sangat layak digunakan sebagai media edukasi.; Balanced nutrition is essential for supporting the growth and development of&#13;
elementary school children. However, nutritional problems, including&#13;
undernutrition, overweight, and micronutrient deficiencies, remain public health&#13;
concerns. Therefore, engaging and interactive educational media are needed to&#13;
improve children's knowledge of balanced nutrition. This study aimed to develop a&#13;
pop-up book as an educational medium and analyze changes in balanced nutrition&#13;
knowledge among elementary school students. The media was developed using the&#13;
Research and Development (R&amp;D) method with the ADDIE model. The study&#13;
involved 80 fifth-grade students divided into intervention and control groups. Both&#13;
groups showed significant improvements in knowledge (p &lt; 0.001), analyzed using&#13;
the non-parametric Wilcoxon Signed-Rank Test. Furthermore, a significant&#13;
difference in knowledge gains was found between the two groups (p = 0.009), based&#13;
on the Mann–Whitney U Test, with a greater increase in the intervention group. The&#13;
results indicate that the pop-up book is highly feasible as an educational medium&#13;
and can improve knowledge of balanced nutrition.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Perhitungan Neraca Massa sebagai Dasar Perencanaan Flue Gas Desulfurization pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/180124" rel="alternate"/>
<author>
<name>Sadewa, Rosyid</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/180124</id>
<updated>2026-10-16T06:25:15Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Perhitungan Neraca Massa sebagai Dasar Perencanaan Flue Gas Desulfurization pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap
Sadewa, Rosyid
Pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbahan bakar batu bara pada industri kertas menghasilkan emisi gas buang yang mengandung sulfur dioksida (SO2) yang berpotensi menurunkan kualitas udara serta berdampak terhadap kesehatan dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kadar SO2 pada cerobong PLTU industri kertas dan menghitung neraca massa emisi SO2 sebagai dasar perencanaan flue gas desulfurization (FGD). Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data primer berupa konsentrasi SO2, kadar oksigen, dan laju alir gas buang hasil pengukuran langsung pada cerobong menggunakan portable gas analyzer, serta data sekunder berupa analisis ultimat batu bara dan dokumen teknis perusahaan yang diolah menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi SO2 sebesar 815,568 ppm atau 2.134,82 mg/Nm³ yang melebihi baku mutu 550 mg/Nm³. Laju massa SO2 yang masuk ke sistem FGD sebesar 1.573,96 kg/jam dengan target penyisihan 76,4% sehingga SO2 yang disisihkan sebesar 1.202,51 kg/jam. Input batu kapur (CaCO3) yang dibutuhkan sebesar 2.160,75 kg/jam dan air proses 12.244,26  kg/jam, sedangkan output berupa gipsum sebesar 3.231,73 kg/jam, sisa CaCO3 281,84 kg/jam, dan konsentrasi SO2 keluaran sekitar 503,82 mg/Nm³ yang telah memenuhi baku mutu.; Coal-fired steam power plants in the paper industry produce flue gas emissions&#13;
containing sulfur dioxide (SO2), which can degrade air quality and affect human health and&#13;
the environment. This study aims to analyze SO2 levels at the stack of a steam power plant&#13;
in a paper industry and to calculate the SO2 mass balance as a basis for planning a flue gas&#13;
desulfurization (FGD) system. A quantitative descriptive method was applied using&#13;
primary data on SO2 concentration, oxygen content, and flue gas flow rate measured&#13;
directly at the stack with a portable gas analyzer, as well as secondary data consisting of&#13;
coal ultimate analysis and company technical documents, processed using Microsoft Excel.&#13;
The results show an SO2 concentration of 815.568 ppm or 2,134.82 mg/Nm³, exceeding the&#13;
emission standard of 550 mg/Nm³. The SO2 mass flow entering the FGD system is 1,573.96&#13;
kg/h with a removal target of 76.4%, so the amount of SO2 to be removed is 1,202.51 kg/h.&#13;
The required limestone (CaCO3) input is 2,160.75 kg/h with 12,244.26 kg/h of process&#13;
water, while the outputs are 3,231.73 kg/h of gypsum, 281.84 kg/h of unreacted CaCO3,&#13;
and an outlet SO2 concentration of approximately 503.82 mg/Nm³, which meets the&#13;
emission standard.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI PADA EMPAT UNIT USAHA DI HISRA FARM</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/180123" rel="alternate"/>
<author>
<name>HISRA, ELCHINO FAJAR</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/180123</id>
<updated>2026-10-16T06:22:21Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI PADA EMPAT UNIT USAHA DI HISRA FARM
HISRA, ELCHINO FAJAR
ELCHINO FAJAR HISRA. Analisis Kelayakan Usahatani pada Empat Unit Usaha di Hisra Farm. Dibimbing oleh MUHAMMAD IQBAL NURULHAQ.&#13;
&#13;
Hisra Farm mengelola empat unit usaha, yaitu itik petelur, pembesaran ikan nila, hidroponik Nutrient Film Technique (NFT), dan tanaman hias Aglonema. Diversifikasi tersebut belum tentu menunjukkan seluruh unit layak secara finansial. Penelitian ini bertujuan menganalisis biaya, penerimaan, dan pendapatan; menilai kelayakan berdasarkan Revenue Cost Ratio (R/C Ratio), Break Even Point (BEP), dan Return on Investment (ROI); serta membandingkan kinerja finansial keempat unit usaha. Penelitian dilaksanakan di Hisra Farm, Desa Pulau Terap, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Riau, dengan pendekatan kuantitatif yang didukung data kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu diolah menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan hidroponik NFT, pembesaran ikan nila, dan Aglonema layak dijalankan, sedangkan usaha itik belum layak. Hidroponik NFT memiliki kinerja terbaik dengan R/C Ratio 1,22 dan ROI 53,40%. Ikan nila memperoleh R/C Ratio 1,07 dan ROI 41,00%, sedangkan Aglonema memperoleh R/C Ratio 1,05 dan ROI 4,51%. Usaha itik memperoleh R/C Ratio 0,74 dan ROI -113,51% karena penerimaan belum menutup biaya produksi. Tiga unit yang layak telah berada di atas BEP, sedangkan usaha itik belum mencapai BEP. Hidroponik NFT menjadi prioritas pengembangan, ikan nila dan Aglonema dapat dikembangkan secara bertahap, dan usaha itik perlu dievaluasi.&#13;
&#13;
Kata kunci: Hisra Farm, hidroponik NFT, kelayakan usahatani, R/C Ratio, ROI
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Efektivitas Karbon Aktif Tempurung Kelapa Sebagai Adsorben Untuk Menurunkan Warna Allura Red Limbah Cair Farmasi</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/180122" rel="alternate"/>
<author>
<name>Ghufran, Rivaldy</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/180122</id>
<updated>2026-10-16T06:17:51Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Efektivitas Karbon Aktif Tempurung Kelapa Sebagai Adsorben Untuk Menurunkan Warna Allura Red Limbah Cair Farmasi
Ghufran, Rivaldy
Limbah cair farmasi yang mengandung zat warna sintetik Allura Red masih menyebabkan warna pada efluen meskipun telah melalui proses pengolahan, sehingga diperlukan pengolahan lanjutan yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan membuat karbon aktif tempurung kelapa yang diaktivasi menggunakan H3PO4, menganalisis pengaruh variasi proporsi karbon aktif terhadap penurunan warna Allura Red, serta menentukan efisiensi penyisihan warna yang dihasilkan. Penelitian dilakukan menggunakan sistem filtrasi kolom dengan variasi proporsi karbon aktif sebesar 20%, 30%, 40%, dan 50%. Karbon aktif diuji karakteristiknya melalui kadar air, kadar abu, dan daya serap iodin, sedangkan efektivitas filtrasi dievaluasi berdasarkan perubahan nilai absorbansi menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan proporsi karbon aktif meningkatkan kemampuan adsorpsi dan efisiensi penurunan warna Allura Red sehingga berpotensi diterapkan sebagai media filtrasi pada pengolahan limbah cair farmasi.; Pharmaceutical wastewater containing the synthetic dye Allura Red may remain colored after conventional wastewater treatment processes, indicating the need for a more effective polishing treatment. This study aimed to prepare phosphoric acid (H3PO4)-activated coconut shell activated carbon, evaluate the effect of different activated carbon proportions on Allura Red color removal, and determine the corresponding removal efficiency. A column filtration system was employed using activated carbon proportions of 20%, 30%, 40%, and 50%. The activated carbon was characterized based on its moisture content, ash content, and iodine adsorption capacity. Filtration performance was evaluated by measuring changes in absorbance using UV–Visible spectrophotometry. The results showed that increasing the proportion of activated carbon enhanced its adsorption capacity and improved the removal efficiency of Allura Red, demonstrating its potential as an effective filtration medium for pharmaceutical wastewater treatment.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
