<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>UF - Agribusiness Management</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/153664" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/153664</id>
<updated>2026-09-22T14:37:19Z</updated>
<dc:date>2026-09-22T14:37:19Z</dc:date>
<entry>
<title>Pengembangan Kinerja Bisnis Steak Kelinci Implementasi Barringer Business Model pada Rabbit Brother Bandung</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179963" rel="alternate"/>
<author>
<name>TIRTAWAN, MUHAMMAD DIMAS</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179963</id>
<updated>2026-09-18T06:29:37Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengembangan Kinerja Bisnis Steak Kelinci Implementasi Barringer Business Model pada Rabbit Brother Bandung
TIRTAWAN, MUHAMMAD DIMAS
Rabbit Brother merupakan peternakan kelinci hias dan pedaging di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, yang melakukan diversifikasi daging kelinci menjadi steak. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja bisnis, nilai tambah, dan model bisnis menggunakan Barringer Business Model. Penelitian dilaksanakan Juli–Desember 2025 dengan data melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Analisis menggunakan metode Hayami, Matriks IFE-EFE, IE Matrix, dan Barringer Business Model. Hasil menunjukkan pengolahan steak menghasilkan nilai tambah Rp65.000/kg dengan rasio 43,33% serta keuntungan Rp45.000/kg dengan tingkat keuntungan 69,23%. IE Matrix menempatkan Rabbit Brother pada kuadran I (growth and build). Strategi pengembangan meliputi penetrasi pasar, pengembangan produk, dan penguatan kemitraan dengan peternak pemasok bahan baku. Diversifikasi steak kelinci dinilai layak meningkatkan nilai ekonomi dan daya saing usaha.; Rabbit Brother is an ornamental and meat rabbit farm in Lembang, West Bandung Regency, that diversifies rabbit meat into steak products. This study aims to analyze business performance, added value, and the business model using the Barringer Business Model. The study was conducted from July to December 2025 using interviews, observations, and literature studies. Data were analyzed using the Hayami method, IFE-EFE Matrix, IE Matrix, and Barringer Business Model. The results showed that rabbit steak processing generated an added value of IDR 65,000/kg with a ratio of 43.33%, and profit of IDR 45,000/kg with a profit rate of 69.23%. The IE Matrix positioned Rabbit Brother in quadrant I (growth and build). Development strategies include market penetration, product development, and strengthening partnerships with rabbit farmers as raw material suppliers. Rabbit steak diversification is considered feasible to increase economic value and business competitiveness.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Analisis Kelayakan Usaha Produksi Pakan Silase&#13;
Daun Singkong Karet di A.F.Y Farm</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179926" rel="alternate"/>
<author>
<name>Fazrurahman, Arrazi</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179926</id>
<updated>2026-09-10T02:00:33Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Analisis Kelayakan Usaha Produksi Pakan Silase&#13;
Daun Singkong Karet di A.F.Y Farm
Fazrurahman, Arrazi
Ketersediaan hijauan pakan yang dipengaruhi kondisi musim mendorong penerapan teknologi pengawetan pakan untuk menjaga kontinuitas penyediaan pakan ternak. Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan usaha produksi pakan silase daun singkong karet di A.F.Y Farm Kabupaten Bogor berdasarkan aspek nonfinansial, aspek finansial, dan analisis switching value. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan analisis deskriptif dan kuantitatif. Analisis finansial dilakukan menggunakan Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Gross Benefit Cost Ratio (Gross B/C), Payback Period (PP), dan Switching Value. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh aspek nonfinansial mendukung pengembangan usaha. Secara finansial diperoleh NPV sebesar Rp91.388.057, IRR 69,84%, Net B/C 3,93, Gross B/C 1,16, dan PP 2,03 tahun sehingga usaha dinyatakan layak. Analisis switching value menunjukkan bahwa usaha paling sensitif terhadap penurunan penjualan silase sebesar 13,89%, sedangkan kenaikan biaya sewa lahan dan tenaga kerja masih dapat ditoleransi hingga 29,25% dan 40,12%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha produksi pakan silase daun singkong karet layak dikembangkan sebagai alternatif penyediaan pakan ruminansia.; Seasonal forage availability encourages feed preservation technology to ensure continuous livestock feed supply. This study aimed to analyze the feasibility of cassava leaf silage production at A.F.Y Farm, Bogor Regency, based on non-financial, financial, and switching value aspects. A case study method with descriptive and quantitative analyses was used. Financial feasibility was analyzed using Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Gross Benefit Cost Ratio (Gross B/C), Payback Period (PP), and Switching Value. The results showed that all non-financial aspects supported business development. The financial analysis resulted in an NPV of IDR 91,388,057, an IRR of 69.84%, a Net B/C of 3.93, a Gross B/C of 1.16, and a PP of 2.03 years, indicating feasibility. The switching value analysis showed the business was most sensitive to a 13.89% decrease in silage sales, while increases in land rental and labor costs could be tolerated up to 29.25% and 40.12%, respectively. The business is feasible as an alternative feed source for ruminants.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Pengaruh Spirulina terhadap Warna dan Harga Jual Koi Kohaku di Nusantara Nishikigoi Goldfish Centre Bogor</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179604" rel="alternate"/>
<author>
<name>Veronika, Relita Imelda</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179604</id>
<updated>2026-08-18T06:44:37Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengaruh Spirulina terhadap Warna dan Harga Jual Koi Kohaku di Nusantara Nishikigoi Goldfish Centre Bogor
Veronika, Relita Imelda
Nusantara Nishikigoi Goldfish Centre (NNGC) Bogor specializes in the grow-out and marketing of ornamental fish, particularly koi and goldfish. The company faces inconsistent fish coloration from suppliers, high costs of imported color-enhancing feed, and an imbalance between koi supply and demand, which may reduce market value. This study evaluated the effects of Spirulina supplementation on color brightness, growth, and financial feasibility. A Completely Randomized Design (CRD) with three treatments and two replications was used: control (K), 2% Spirulina powder (P1), and 5% Spirulina powder (P2). Spirulina significantly improved the color brightness of Kohaku koi (P&lt;0.05) and affected growth, selling price, and revenue. All treatments had an R/C ratio above one, indicating financial feasibility. The highest IBCR was obtained in P1, showing that 2% Spirulina supplementation was more cost-efficient than 5%.; Nusantara Nishikigoi Goldfish Centre Bogor merupakan perusahaan yang&#13;
bergerak di bidang pembesaran dan pemasaran ikan hias koi dan koki.&#13;
Permasalahan yang dihadapi meliputi ketidakkonsistenan kualitas warna ikan dari&#13;
pemasok, tingginya biaya pakan impor khusus warna, serta ketidakseimbangan&#13;
antara supply dan demand ikan koi. Kondisi tersebut dapat memengaruhi nilai jual&#13;
ikan karena kecerahan warna merupakan salah satu faktor utama dalam penentuan&#13;
kualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian Spirulina&#13;
terhadap kecerahan warna, pertumbuhan, serta kelayakan finansial usaha.&#13;
Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan&#13;
dan dua ulangan, yaitu kontrol (K), Spirulina bubuk dosis 2% (P1), dan dosis 5%&#13;
(P2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Spirulina bubuk berpengaruh&#13;
nyata terhadap kecerahan warna ikan koi kohaku (P&lt;0,05) serta menghasilkan&#13;
perbedaan pertumbuhan. Seluruh perlakuan memiliki nilai R/C rasio lebih dari satu&#13;
sehingga layak secara finansial. Nilai IBCR tertinggi diperoleh pada perlakuan P1&#13;
yang menunjukkan bahwa penambahan Spirulina bubuk dosis 2% memberikan&#13;
efisiensi penggunaan biaya tambahan yang lebih baik dibandingkan dosis 5%.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Analisis Efektivitas dan Efisiensi Ekonomi Penggunaan Gibberellic acid 3 pada Produksi Anggur Varietas GOZ-V di Almira Grape</title>
<link href="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179603" rel="alternate"/>
<author>
<name>Sundari, Sella Novyta</name>
</author>
<id>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179603</id>
<updated>2026-08-18T06:44:00Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Analisis Efektivitas dan Efisiensi Ekonomi Penggunaan Gibberellic acid 3 pada Produksi Anggur Varietas GOZ-V di Almira Grape
Sundari, Sella Novyta
ABSTRAK&#13;
SELLA NOVYTA SUNDARI. Analisis Efektivitas dan Efisiensi Ekonomi&#13;
Penggunaan Gibberellic acid 3 pada Produksi Anggur Varietas GOZ-V di Almira&#13;
Grape. Dibimbing oleh WARCITO.&#13;
Pertumbuhan panjang tandan anggur varietas GOZ-V yang masih di bawah&#13;
standar ideal menjadi salah satu hambatan produksi di Almira Grape. Penelitian&#13;
ini bertujuan untuk menguji perbedaan efektivitas penggunaan zat pengatur&#13;
tumbuh (ZPT) gibberellic acid 3 (GA3) merek A dan merek B dalam&#13;
pemanjangan tandan anggur, serta menganalisis tingkat efisiensi finansial yang&#13;
dihasilkan. Metode eksperimen kuantitatif diterapkan menggunakan teknik&#13;
purposive sampling, dengan total 672 sampel tandan yang dibagi rata menjadi 336&#13;
sampel perlakuan merek A dan 336 sampel merek B. Pengumpulan data primer&#13;
dilakukan melalui observasi dan pencatatan pada fase pre-bloom. Data kemudian&#13;
dianalisis menggunakan Independent sample t-test serta analisis kelayakan R/C&#13;
Ratio. Berdasarkan hasil uji t, diperoleh nilai t sebesar 7,421 dan nilai signifikansi&#13;
0,000 (&lt; 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa H0 ditolak, yang mengindikasikan&#13;
adanya perbedaan signifikan antara penggunaan ZPT GA3 merek A dan merek B&#13;
terhadap pertumbuhan panjang tandan. Analisis kelayakan finansial menunjukkan&#13;
bahwa penerapan ZPT merek A memenuhi syarat efisiensi usaha dengan nilai R/C&#13;
Ratio sebesar 1,1 (R/C &gt; 1),&#13;
Kata kunci: anggur GOZ-V, efektivitas, gibberellic acid 3, R/C ratio; The growth of GOZ-V grape clusters, which remains below the ideal&#13;
standard, is one of the production constraints at Almira Grape. This study aims to&#13;
test the differences in the effectiveness of using the plant growth regulator (PGR)&#13;
gibberellic acid 3 (GA3) Brand A and Brand B in elongating grape clusters, as&#13;
well as to analyze the resulting financial efficiency. A quantitative experimental&#13;
method was applied using purposive sampling, with a total of 672 grape cluster&#13;
samples divided equally into 336 treatment samples for Brand A and 336 samples&#13;
for Brand B. Primary data collection was conducted through observation and&#13;
recording during the pre-bloom phase, then analyzed using an Independent sample&#13;
t-test and a R/C Ratio feasibility analysis. Based on the results of the t-test (with&#13;
unequal variances assumed), a t-value of 7,421 and a significance level of 0,000&#13;
(&lt; 0,05) were obtained. These results indicate that H0 is rejected, suggesting a&#13;
significant difference in the effects of Brand A and Brand B GA3 plant growth&#13;
regulators on cluster growth. Furthermore, the financial analysis showed that the&#13;
application of Brand A plant growth regulator met the criteria for operational&#13;
efficiency (R/C &gt; 1).
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
