Show simple item record

dc.contributor.advisorBaga, Lukman M
dc.contributor.advisorFalatehan, A. Faroby
dc.contributor.authorNur, Kurnia
dc.date.accessioned2018-02-22T02:50:16Z
dc.date.available2018-02-22T02:50:16Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/90975
dc.description.abstractSebagai ibukota negara, DKI Jakarta menjadi baromater pencapaian keberhasilan sebuah program pembangunan. Demikian juga dengan pemenuhan kebutuhan pangan pokoknya termasuk cabai, yang harus dipasok dari berbagai daerah penyanggah disekitarnya, khususnya dari Provinsi Jawa Barat. Salah satu kendala stabilitasi penyediaan cabai untuk Jakarta, yang berdampak pada kenaikan harga yang sangat tinggi adalah jauhnya lokasi sentra produksi. Ketersedian lahan untuk usahatani hortikultura, termasuk cabai, masih sangat kecil jika dibandingkan dengan lahan usahatani pangan lainnya seperti padi, jagung dan palawija. Salah satu potensi lahan yang dapat diberdayakan adalah wilayah yang berdekatan dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) dengan memanfaatkan ketersediaan air irigasi, yang menjadi kebutuhan utama dalam pertanaman cabai merah. DAS yang dipilih adalah sungai Ciliwung di Kabupaten Bogor dengan memanfaatkan potensi lahan produktif disekitarnya. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Menganalisis tingkat pendapatan usahatani cabai merah, (2) mengidentifikasi persepsi petani dengan memanfaatkan lahan produktif; (3) Mengetahui peranan kelembagaan usahatani cabai merah pada lahan produktif; dan (4) Merumuskan strategi pegembangan cabai merah pada lahan produktif di sekitar DAS Ciliwung Kabupaten Bogor melalui pengembangan kelembagaan usahatani. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, membaca dan pencatatan. Jenis data yang digunakan meliputi: data primer diperoleh dari hasil wawancara dan kuesioner yang diberikan kepada petani cabai merah dan para ahli, serta data sekunder yang diperoleh dari publikasi instansi terkait. Analisis data yang digunakan terdiri dari analisis deskriptif, analisis pendatan usahatani, analisis likert, dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Dari hasil penelitian diperoleh, bahwa pendapatan petani perbulan untuk luasan satu hektar dengan menggunakan harga rata-rata adalah Rp. 21.284.802, sedangkan pendapatan dengan harga minimum mencapai Rp. 6.538.653. Di lokasi penelitian, rata-rata luas lahan usahatani petani untuk tanaman cabai merah adalah 0,57 hektar. Dengan demikian, pendapatan rata-rata petani per bulan dengan harga rata-rata adalah sebesar Rp. 12.132.337 dan pendapatan dengan harga minimum sebesar Rp. 3.727.032. Selain itu, berdasarkan hasil nilai R/C dan B/C ratio terhadap harga rata-rata dan harga minimum, menunjukkan bahwa kegiatan usahatani cabai merah di lokasi penelitian dikatakan layak dan menguntungkan. Persepsi petani adalah sangat baik terhadap alasan menanam tanaman cabai merah karena lebih menguntungkan dibandingakan dengan tanaman lain yang ditanam dengan rata-rata skor tertinggi yaitu 4,35. Hal tersebut sesuai dengan nilai R/C ratio dan B/C ratio yang diperoleh. Kelompok tani yang diidentifikasi di lokasi penelitian berjumlah 13 kelompok yang sebagian besar kelompok telah berdiri selama 3-5 tahun. Fungsi kelompok tani tersebut antara lain yaitu: (1) sebagai mediator dan fasilitator; (2) melakukan pembinaan, pelatihan, penyuluhan; (3) membantu dalam penyediaan benih dan pemasaran; 4) memberikan pinjaman modal dan pinjaman saprodi. Alternatif strategi yang menjadi prioritas utama dalam pengembangan cabai merah pada lahan produktif di sekitar DAS Ciliwung Kabupaten Bogor melalui pengembangan kelembagaan usahatani adalah Pengembangan Kawasan Hortikultura Berbasis Lingkungan dengan nilai 0,372. Implementasi strategi prioritas untuk pengembangan cabai merah di lokasi penelitian adalah mengembangkan potensi kawasan cabai merah berbasis lingkungan di sekitar DAS dengan memantapkan implementasi GAP dalam pengembangan kawasan cabai merah.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcRural developmentid
dc.subject.ddcProduce landid
dc.subject.ddc2017id
dc.subject.ddcBogor-JABARid
dc.titlePotensi Pengembangan Komoditas Cabai Merah pada Lahan Produktif Sekitar DAS Ciliwung Kabupaten Bogorid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordcabai merahid
dc.subject.keywordDAS Ciliwungid
dc.subject.keywordstrategi pengembanganid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record