Show simple item record

dc.contributor.advisorHakim, Dedi Budiman
dc.contributor.advisorFalatehan, A Faroby
dc.contributor.authorVirnawati, Mitha
dc.date.accessioned2018-01-08T06:49:45Z
dc.date.available2018-01-08T06:49:45Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/88726
dc.description.abstractKonsekuensi dari pelaksanaan otonomi daerah terletak pada kesiapan dan kemampuan daerah untuk menerima beban dan tanggungjawab yang dimiliki dalam mengatur serta mengurus rumah tangganya sendiri. Daerah harus mampu meningkatkan sumber penerimaan daerah dalam rangka menjamin kemampuan keuangan daerah tersebut. Kota Sukabumi mempunyai tujuan ke depan dalam hal kesejahteraan masyarakat dan kemandirian daerah. Sebagai upaya peningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yaitu dengan menggali sumber-sumber pendapatan, salah satunya melalui penggalian potensi pajak daerah. Sektor pariwisata merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi PAD melalui Pajak Hotel. Hal ini perlu mendapatkan perhatian khusus sebagai peluang bisnis dalam perekonomian Indonesia. Berdasarkan Badan Pengelola Keuangan Daerah (2016), realisasi penerimaan pajak hotel selama tahun 2011-2015 setiap tahunnya diatas 100%, tetapi pada tahun 2014 hanya tercapai 95.55%. Pencapaian pajak hotel belum maksimal karena dalam kurun waktu 5 tahun terakhir kontribusi terhadap pajak daerah Kota Sukabumi masih sangat kecil dan menurun setiap tahunnya. Untuk itu pemerintah Kota Sukabumi tetap harus berupaya meningkatkan penerimaan pajak hotel. Penelitian ini mempunyai tiga tujuan utama yaitu: (1) Menganalisis tingkat pertumbuhan dan kontribusi penerimaan pajak hotel di Kota Sukabumi periode tahun 2011-2015; (2) Menganalisis tingkat efektivitas dan efisiensi pemungutan pajak hotel di Kota Sukabumi periode tahun 2011-2015; (3) Merumuskan strategi peningkatan penerimaan pajak hotel yang diselenggarakan oleh BPKD Kota Sukabumi. Dalam penelitian ini, menggunakan dua jenis data yaitu: data primer dan data sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis pertumbuhan dan kontribusi, analisis efektivitas dan efisiensi, dan analytical hierarchy process (AHP). Purposive sampling dilakukan untuk pengolahan AHP dengan menetapkan responden sebanyak lima orang ahli yang berkaitan, berkompeten, berpengalaman dan berpengaruh dalam mengambil kebijakan untuk peningkatan penerimaan pajak hotel di Kota Sukabumi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam periode Tahun 2011-2015 rata-rata tingkat pertumbuhan pajak hotel sebesar 13.18%, rata-rata tingkat kontribusi pajak hotel terhadap pajak daerah sebesar 3.91%, dan rata-rata kontribusi pajak hotel terhadap PAD sebesar 0.47% dengan kriteria sangat kurang, rata-rata tingkat efektivitas pajak hotel sebesar 107.93% dengan kategori sangat efektif dan rata-rata tingkat efisiensi sebesar 5.67% dengan kategori sangat efisien. Hasil pengolahan AHP dalam menentukan prioritas strategi peningkatan penerimaan pajak hotel dengan bobot berturut-turut adalah perbaikan sistem pengelolaan penerimaan pajak hotel (0.407), perbaikan sistem pengawasan penerimaan pajak hotel (0.164), peningkatan sosialisasi dan penegakan hukum(0.151), peningkatan promosi wisata (0.128), peningkatan sarana prasarana (0.081), dan peningkatan kualitas SDM (0.069). Simpulan yang dapat diambil dari hasil dan pembahasan adalah tingkat pertumbuhan dan kontribusi penerimaan pajak hotel masih sangat kecil sejalan dengan kenaikan pajak daerah lainnya, tetapi tingkat efektivitas dan efisiensi pemungutan pajak hotel termasuk kategori sangat efektif dan sangat efisien, prioritas strategi yang dapat dilakukan dalam peningkatan penerimaan pajak hotel adalah perbaikan sistem pengelolaan penerimaan pajak hotel. Implikasi kebijakan yang dapat dilakukan dari proritas trategi yang dihasilkan yaitu perbaikan sistem pengelolaan dengan melaksanakan program perbaikan sistem pengelolaan administrasi pajak berbasis komputerisasi, digitalisasi, dan online dengan beberapa kegiatan yaitu melaksanakan migrasi data dari manual ke sistem administrasi perpajakan terpadu berbasis komputerisasi, digitalisasi, dan online; sistem pembayaran online, pengadaan sistem monitoring pajak hotel (tapping box), mengoperasikan contact center Pusat Layanan Informasi dan Pengaduan Pajak “Kring Pajak Kota Sukabumi”.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcRegional Developmentid
dc.subject.ddcHotel Taxid
dc.subject.ddc2017id
dc.subject.ddcSukabumi, Jawa Baratid
dc.titleStrategi Peningkatan Penerimaan Pajak Hotel di Kota Sukabumiid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordpajak hotelid
dc.subject.keywordpeningkatanid
dc.subject.keywordstrategiid
dc.subject.keywordSukabumiid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record