Show simple item record

dc.contributor.advisorHubeis, Musa
dc.contributor.advisorSuryahadi
dc.contributor.authorAriharti, Mira Astuti
dc.date.accessioned2017-11-03T07:37:53Z
dc.date.available2017-11-03T07:37:53Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/88300
dc.description.abstractSurabaya merupakan salah satu kota besar di Indonesia yang populer dengan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Pangan Olahan berbagai komoditi dan berkembang pesat. Kendala kurangnya informasi Supply Chain (SC) bahan baku dan bahan tambahan dalam pembuatan sambal serta kurangnya koordinasi antar UMKM Pangan Olahan Sambal berpengaruh pada Supply Chain Management (SCM). Tujuan penelitian: (1) mengindentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi SCM, (2) menganalisis SC bahan baku, sistem produksi dan distribusi produk, (3) Menyusun strategi SCM yang sesuai untuk UMKM Pangan Olahan Sambal Berdaya Saing di Kota Surabaya. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer dan sekunder. Pengumpulan data melalui (1) studi kepustakaan; (2) pengamatan langsung; (3) membuat daftar pertanyaan langsung (kuesioner) dan penyebaran kuesioner kepada 15 institusi (pakar) yang ditetapkan dengan teknik purposive sampling. Dilakukan observasi lapangan terhadap 30 contoh UMKM Pangan Olahan Berdaya Saing di Kota Surabaya (n) dari 32 anggota aktif (N) Asosiasi Makanan Jawa Timur (AMJ). Metode yang digunakan dalam penelitian adalah analisis deskriptif, Internal Factor Evaluation (IFE), External Factor Evaluation (EFE), analisis Internal External (IE), analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT) dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Berdasarkan hasil dari observasi terpilih lima UMKM Pangan Olahan Sambal. Total skor matriks IFE (2,534) menyatakan bahwa kekuatan kapasitas produksi per hari yang dimiliki UMKM dapat mengatasi kelemahan unsur mutu SDM dengan cukup baik. Sedangkan total skor matriks EFE (2,435) menunjukkan UMKM Pangan Olahan Sambal mampu merespon peluang jaringan distribusi produk secara on line dan meminimalisasi ancaman harga bahan baku yang fluktuatif, serta posisi UMKM Pangan Olahan Sambal pada matriks IE berada di kuadran V, yaitu menjaga dan mempertahankan yaitu dengan menggunakan strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk. Hasil analisis matriks SWOT merekomendasikan delapan alternatif strategi dan berdasarkan urutannya dengan matriks QSPM diperoleh prioritas alternatif yang perlu dilakukan adalah: (1) Manajemen inventori yang lebih efektif dan efisien dengan metode First In First Out (FIFO); (2) Mengembangkan sistem distribusi produk secara efektif dan efisien dengan on line; (3) Perencanaan produksi dilengkapi dengan gudang untuk mengantisipasi kelangkaan bahan baku ; (4) Standarisasi produksi untuk kemasan, pencantuman tabel bahan komposisi, tanggal kadaluarsa dank ode PIRT serta label Halal; (5) Peningkatan SDM dengan bimbingan teknis oleh instansi terkait dan perolehan sertifikat; (6) Pemberian kredit dengan usaha minimal 2 tahun dan pemberian jaminan; (7) Mampu berkompetisi lingkup dalam dan luar negeri; (8) Sosialisasi pengurusan perijinan oleh instansi terkait. Strategi pengembangan SCM menurut hasil analisis matriks SWOT dan QSPM menghasilkan tiga prioritas strategi utama, yaitu manajemen , produksi dan peningkatan Sumber Daya Manusia. Strategi manajemen terdiri dari manajemen inventori yang lebih efektif dan efisien dengan metode FIFO, mengembangkan sistem distribusi produk efektif dan efisien secara on line. Strategi produksi dilakukan dengan perencanaan produksi dilengkapi dengan gudang bahan baku untuk mengantisipasi kelangkaan bahan baku dan mampu berkompetisi lingkup dalam dan luar negeri. Strategi peningkatan sumber daya manusia diupayakan dengan peningkatan SDM dengan bimbingan teknis oleh instansi terkait dan perolehan sertifikat (ISO 9001:2008), HACCP) (4,8), pemberian kredit dengan usaha minimal 2 tahun berjalan dan pemberian jaminan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcEconomicsid
dc.subject.ddcAgricultural Economicsid
dc.subject.ddc2016id
dc.subject.ddcSurabayaid
dc.titleSupply Chain Management Dalam Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Pangan Olahan Berdaya Saing di Kota Surabaya (Studi Kasus pada UMKM Pangan Olahan Sambal).id
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordSupply Chain Managementid
dc.subject.keywordPangan Olahan Berdaya Saingid
dc.subject.keywordUMKMid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record