Show simple item record

dc.contributor.advisorAstawan, Made
dc.contributor.advisorPalupi, Nurheni Sri
dc.contributor.authorSibarani, Bernadetha Beatrix
dc.date.accessioned2017-01-30T07:56:02Z
dc.date.available2017-01-30T07:56:02Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/82827
dc.description.abstractMasa balita merupakan masa yang paling penting dan perlu untuk mendapatkan perhatian dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Untuk mencapai status gizi yang baik diperlukan pangan yang mengandung zat gizi cukup dan aman untuk dikonsumsi. Pola makan balita dapat dinilai salah satunya menggunakan data food recall 1x24 jam yang selanjutnya diolah menggunakan program Nutrisurvey untuk mendapatkan nilai energi, protein, lemak, karbohidrat, besi, kalsium, fosfor, vitamin A, vitamin C dan vitamin D. Nilai asupan zat gizi ini dibandingkan dengan nilai AKG 2013 dan dapat digunakan untuk menentukan status gizi balita untuk masing-masing kelompok umur. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola makan terhadap profil status gizi anak balita di Posyandu, Jakarta Utara. Adapun tujuan khususnya adalah: (1) Menilai tingkat kecukupan zat gizi terhadap status gizi anak balita (BB/U). (2) Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi anak balita. (3)Menganalisis hubungan faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi anak balita dan pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap status gizi anak balita. Status gizi balita ditentukan dengan menggunakan acuan berat badan menurut umur (BB/U) dan lingkar lengan atas menurut umur (LILA/U). Jumlah responden sebanyak 70 balita dari dua posyandu di Jakarta Utara. Posyandu yang dipilih mewakili dua keadaan sosial demografi yang berbeda. Analisis data yang diperoleh dilakukan dengan menggunakan korelasi Chi-square. Selang kepercayaan yang digunakan adalah 95%. Analisis regresi digunakan adalah regresi logistik. Variabel dependen adalah BB/U, variable independen adalah pengetahuan gizi ibu, biaya pengeluaran pangan, asupan gizi (energi, protein, lemak, karbohidrat, besi, kalsium, fosfor, vitamin A, vitamin C, dan vitamin D), pendidikan dan pekerjaan ibu. Terdapat perbedaan yang nyata (P < 0.05) pada status gizi balita berdasarkan pengukuran BB/U antara Posyandu Kelapa Gading dan Sukapura. Terdapat hubungan yang nyata (P < 0.05) antara pengetahuan gizi ibu, biaya pengeluaran pangan, asupan besi, asupan vitamin D, dan pendidikan ibu dengan status gizi balita; Asupan zat gizi energi, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, vitamin A, vitamin C, dan pekerjaan ibu tidak berhubungan (P > 0.05) dengan status gizi balita. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap status gizi (BB/U) anak balita pada kedua wilayah posyandu yaitu tingkat pengetahuan gizi ibu, biaya pengeluaran pangan, tingkat kecukupan zat gizi, dan pendidikan ibu. Variabel independen mempengaruhi sebesar 19.5% status gizi balita pada kedua wilayah posyandu.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcMedical scienceid
dc.subject.ddcNutrition of childrenid
dc.subject.ddc2015id
dc.subject.ddcJakarta Utaraid
dc.titlePola Makan Dan Profil Status Gizi Anak Balita Di Posyandu Jakarta Utaraid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordfood recallid
dc.subject.keywordasupan zat giziid
dc.subject.keywordsosial demografiid
dc.subject.keywordstatus giziid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record