Show simple item record

dc.contributor.advisorDharmawan, Arya Hadi
dc.contributor.authorGiovanny, Abednego
dc.date.accessioned2016-09-20T04:48:42Z
dc.date.available2016-09-20T04:48:42Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/81488
dc.description.abstractBencana alam layaknya banjir tidak dapat duga datangnya, para petani yang menggatungkan hidupnya terhadap pertanian harus berjuang keras untuk bertahan dari banjir, petani tidak bisa lagi menggantungkan hidupnya dengan modal alam saja namun mulai menggunakan modal sosial, modal finansial, modal fisik dan modal manusia. Petani yang terkena banjir mengalami kerentanan nafkah akibat banjir. Pemanfaatan dari kelima buah modal akan mempengaruhi sebrapa parah kerentananan yang diakibatkan oleh banjirdiduga terdapat pengaruh antara modal nafkah dengan tingkat kerentanan rumahtangga (Livelihood Vulnerability Index). Modal nafkah yang diukur berupa modal manusia, modal sosial, modal alam, modal fisik dan modal finansial, sedangkan tingkat kerentanan diukur denganexposure, sensitivity, dan adaptice capacity. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh antara modal alam, modal finansial, dan modalmanusia di daerah banjir sedangkan pada daerahnon banjir modal nafkah yang berpengaruh adalah modal alam, modal manusia dan modal fisikid
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricutural University (IPB)id
dc.subject.ddcCommunication and Community Developmentid
dc.subject.ddcEconomic developmentid
dc.subject.ddc2016id
dc.subject.ddcKarawang-Jawa Baratid
dc.titleKelentingan Nafkah Masyarakat Desa Di Kawasan Banjir (Kasus:Daerah Aliran Sungai Cibeet, Desa Karangligar,Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang)id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordLivelihood Vulnerability Indexid
dc.subject.keywordModal Nafkahid
dc.subject.keywordStruktur Nafkahid
dc.subject.keywordDaerah Aliran Sungaiid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record