Karakteristik Lingkungan Hutan Mangrove Di Desa Mojo, Ulujami, Pemalang Sebagai Acuan Kegiatan Aquasilviculture Kepiting Bakau Scylla Serrata
View/Open
Date
2015Author
Suryani, Iyen
Kukuh Nirmala
Hastuti, Yuni Puji
Metadata
Show full item recordAbstract
Salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis tinggi adalah kepiting bakau. Produksi kepiting bakau hingga saat ini masih mengandalkan hasil penangkapan di alam, sedangkan produksi budidaya belum optimal. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengembangkan budidaya kepiting bakau ramah lingkungan, yaitu melalui kegiatan aquasilviculture. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik lingkungan hutan mangrove di Desa Mojo, Ulujami, Pemalang, sebagai acuan untuk kegiatan aquasilviculture kepiting bakau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik lingkungan terbaik terdapat pada stasiun 3, dengan produksi kepiting bakau sebesar 4 kg/hari ketika musim tangkapan tinggi, dan sebesar 1,9 kg/hari ketika musim tangkapan rendah. Dengan demikian karakteristik lingkungan hutan mangrove di Desa Mojo, Ulujami, Pemalang, yang paling baik untuk kegiatan aquasilviculture kepiting bakau adalah karakteristik lingkungan yang terdapat pada stasiun 3.
Collections
- UT - Aquaculture [2091]