Show simple item record

dc.contributor.advisorSukardi
dc.contributor.authorHuda, Farah Habibah
dc.date.accessioned2014-12-10T07:46:58Z
dc.date.available2014-12-10T07:46:58Z
dc.date.issued2014
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/71229
dc.description.abstractMocaf merupakan salah satu solusi untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor terigu dengan pemanfaatan tanaman pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan pendirian industri tepung mocaf di kabupaten Bogor. Metode yang digunakan adalah metode analisis kelayakan investasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permintaan pasar terhadap tepung mocaf mencapai lebih dari 1 juta ton/tahun. Kapasitas industri mocaf direncanakan sebesar 50 ton singkong/hari, berlokasi di kecamatan Sukaraja, kabupaten Bogor. Investasi yang dibutuhkan sekitar 18,2 miliar rupiah, terdiri dari investasi modal tetap sebesar 10,7 miliar rupiah dan modal kerja 5,4 miliar rupiah. Kriteria investasi menunjukkan nilai Net Present Value sebesar Rp 23.972.970.000, IRR 28,7%, B/C Ratio 1,67, dan Pay Back Period sebesar 2,12 tahun. Analisis titik impas menunjukkan bahwa pada tahun pertama harus memproduksi minimum 21.200 ton. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa industri layak didirikan bila maksimum kenaikan harga beli bahan baku singkong sebesar 7%, penurunan harga jual tepung mocaf maksimum sebesar 5%, dan penurunan kapasitas produksi maksimal sebesar 35%. Berdasarkan seluruh analisis yang dilakukan, industri tepung mocaf layak didirikan di kabupaten Bogor.en
dc.language.isoid
dc.subject.ddcAgroindustrial Technologyen
dc.subject.ddcFeasibilityen
dc.subject.ddc2014en
dc.subject.ddcPurwokerto dan Bogoren
dc.titleStudi Kelayakan Pendirian Industri Tepung Singkong Modifikasi (Mocaf) di Kabupaten Bogoren
dc.subject.keywordsingkongen
dc.subject.keywordmocafen
dc.subject.keywordkelayakanen
dc.subject.keywordindustrien


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record