View Item 
      •   IPB Repository
      • IPBana
      • Articles
      • Faculty of Agriculture
      • Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • IPBana
      • Articles
      • Faculty of Agriculture
      • Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Perubahan Fisiologi dan Klorofil Selama Proses Pemasakan Buah Serta Hubungannya dengan Viabilitas, Benih Janak Pagar (Jatropha curcas L.)

      Thumbnail
      View/Open
      PRO2010_HAS.pdf (658.1Kb)
      cover.pdf (1.637Mb)
      Date
      2010
      Author
      Hasanuddin
      Murniati, Endang
      Widajati, Eny
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pertumbuhan bibit yang baik ditentukan oleh mutu benih yang digunakan, salah satu faktor yang menentukan mutu benih adalah tingkat kemasakan benih saat panen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan fisiologi dan klorofil selama proses pemasakan benih dan mencari tolok ukur yang cepat sebagai indikator untuk menentukan tingkat masak fisiologi benih. Penelitian dilakukan pada bulan Juni - Oktober 2008 di Laboratorium I1mu dan Teknologi Benih dan Laboratorium RGCI, lnstitut Pertanian Bogor. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan tingkat kemasakan dan 3 ulangan. Perlakuan 5 tingkat kemasakan benih IP-IP dari Pakuwon dipanen berdasarkan hari setelah anthesis (HSA), yaitu (1) buah berwarna hijau tua (42 HSA), (2) buah berwarna hijau kekuningan (47 HSA), (3) buah berwarna kuning penuh (52 HSA), (4) buah berwarna kuning kecokelatan (57 HSA), dan (5) buah berwarna cokelat kehitaman (62 HSA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa masak fisiologi benih jarak pagar IP-IP tercapai pada tingkat kemasakan 57 HSA dengan kriteria warna kulit buah kuning kecokelatan, kulit buah tidak keras, mudah dibuka dengan tangan, dan biji bewarna hitam. Masak fisiologi pada 57 HSA didukung dengan maksimumnya nilai berat kering benih (BKB), daya berkecambah (DB), kecepatan tumbuh (KCT), dan first count germination (FCG), serta minimumnya nilai klorofil dan kadar air benih. Terdapat hubungan negatifyang erat antara total klorofil benih dengan nilai daya berkecambah, kecepatan tumbuh, dan first count germination.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/61169
      Collections
      • Agronomy and Horticulture [611]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository