View Item 
      •   IPB Repository
      • IPBana
      • Articles
      • Faculty of Agriculture
      • Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • IPBana
      • Articles
      • Faculty of Agriculture
      • Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Pemberian Nitrogen Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Rebung Bambu Betung (Dendrocalamus Asper (Schults f.) Backer ex Heyne)

      Thumbnail
      View/Open
      PRO2007_SAA2.pdf (1.369Mb)
      Date
      2007
      Author
      Aziz, Sandra Arifin
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Percobaan dimulai dengan menanam hasil perbanyakan setek buluh dua buku yang ditanam horizontal, yang ditanam di lapang pada bulan Desember tahun 1994 dengan populasi 125 tanaman/ha. Sampai dengan bulan Juni 1996, tanaman dipelihara tanpa ada pemanenan rebung, pupuk dasar yang diberikan adalah DSP dan KCl masing-masing berturut-turut 150 dan 100 kg/ha dan pemberian pupuk Nitrogen pada taraf 0, 45, 90, dan 135 kg/ha dengan frekuensi pemupukan 2 kali setahun. Baru pada bulan Juni 1996 dilakukan pemanenan rebung 50 % dari jumlah rebung yang ada dan pemberian pupuk Nitrogen pada taraf 0, 45, 90, dan 135 kg/ha dengan frekuensi pemupukan 2 kali setahun yang dilakukan sampai percobaan berakhir pada Februari 1999. Pemupukan N 45 kg/ha sampai tanaman berumur 20 bulan. Setelah Tanam (BST) merupakan taraf yang efektif dalam menunjang lingkar buluh, jumlah buluh, dan munculnya rebung per bulan. Taraf pemupukan optimum untuk pertumbuban lingkar buluh, jumlah buluh, dan munculnya rebung berturut-turut adalah 90.54, 136.54, dan 130.63 kg N/ha. Meningkatnya pemberian N mulai dari 0, 45, 90, dan 135 kg/ha, juga meningkatkan ukuran lingkar dan panjang rebung serta meningkatkan kandungan protein tetapi menyebabkan menurunnya kandungan karbohidrat. Sampai bambu betung berumur 34 BST, jumlah buluh, jumlah rebung, bobot basah, dan kering rebung mengikuti garis regresi linier positif mengikuti pertambahan pemberian Nitrogen; kadar N, P, Mg daun nyata meningkat pada uji polinomial ortogonal, sedangkan kandungan silikat daun nyata menurun pada uji polinomial ortogonal mengikuti pertambahan pemberian Nitrogen. Di tahun ke-4 jumlah buluh, lingkar bulub, jumlah rebung, bobot kotor, dan bersih rebung mengikuti kurva kuadratik, sedangkan serat kasar dan kandungan K daun nyata meningkat dengan penambahan pemberian Nitrogen.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/58439
      Collections
      • Agronomy and Horticulture [611]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository