View Item 
      •   IPB Repository
      • IPBana
      • Articles
      • Faculty of Agriculture
      • Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • IPBana
      • Articles
      • Faculty of Agriculture
      • Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Keragaman 28 Genotipe Cabai (Capsicum annuum L.) dari Berbagai Grup dan Ketahanannya Terhadap Isolat Colletotrichum sp. Penyebab Penyakit Antraknosa

      Thumbnail
      View/Open
      Colletotrichum sp (945.0Kb)
      Date
      2011
      Author
      Ernila
      Sobir
      Syukur, Muhamad
      Widodo
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Salah satu faktor utama yang menyebabkan rendahnya produktivitas cabai Indonesia adalah gangguan penyakit antraknosa. Antraknosa pada cabai disebabkan oleh genus Colletotrichum . Studi tentang keragaman dan seleksi ketahanan tanaman cabai terhadap penyakit antraknosa perlu dilakukan guna memeroleh informasi genetik dalam merakit varietas cabai yang berdaya hasil tinggi dan tahan penyakit antraknosa. Penelitian ini dilakukan dua kegiatan yaitu evaluasi daya hasil dan evaluasi ketahanan terhadap antraknosa. Penelitian dilakukan Maret 2011 – September 2011. Kegiatan evaluasi daya hasil menggunakan 28 genotipe cabai. Karakter yang digunakan untuk evaluasi daya hasil yaitu diameter buah, panjang buah, bobot per buah, tebal daging buah, tinggi tanaman, tinggi dikotomus, bobot buah per tanaman, umur berbunga, dan umur panen. Semua karakter yang diamati lebih dikendalikan secara genetik dan ragam lingkungan tidak memiliki pengaruh yang besar pada penampilan semua karakter yang diamati. Dan mempuyai nilai heritabilitas arti luas tinggi. Pada analisis gerombol, Genotipe yang diuji terdiri dari empat gerombol. Gerombol I, II, dan III terdiri dari 1 genotipe. Gerombol I yaitu IPBC15, gerombol II yaitu IPBC20, gerombol III yaitu IPBC120, gerombol IV terdiri dari 23 genotipe cabai lainya yang diuji. Evaluasi ketahanan pada 28 genotipe cabai terhada antraknosa menggunakan C. Acutatum isolat PYK04 dan LM01105. IPBC15 marupakan genotipe yang konsidten tahan dan Gada merupakan genotipe yang konsisten sangat rentan terhadap penyakit antraknosa (C. Acutatum).
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/58414
      Collections
      • Agronomy and Horticulture [611]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository