Pengentasan kemiskinan komunitas adat terpencil melalui program pemberdayaan (studi kasus pemukiman sosial masyarakat sakai dusun Jiat Penaso, kecamatan Pinggir, kabupaten Bengkalis)
| dc.contributor.author | Syahruddin | |
| dc.date.accessioned | 2011-07-07T07:02:09Z | |
| dc.date.available | 2011-07-07T07:02:09Z | |
| dc.date.issued | 2010 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/47559 | |
| dc.description.abstract | Berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2004, di provinsi Riau terdapat 745.149 jiwa penduduk dengan kategoro miskin (13,12 persen) dari keseluruhan jumlah penduduk 5.679.643 jiwa yang tersebar pada 11 kabupaten/kota. Penduduk miskin tersebut tersebar di pedesaan dan perkotaan, khususnya pada komunitas adat terpencil (KAT). Populasi KAT di provinsi Riau pada tahun 2007 berjumlah 7.739 KK yang tersebar pada 6 kabupaten, yaitu kabupaten Bengkalis, kabupaten Indragiri Hulu, kabupaten Indragiri Hilir, kabupaten Rokan Hulu, kbaupaten Pelalawan dan kabupaten Siak. | en |
| dc.publisher | IPB (Bogor Agricultural University) | |
| dc.title | Pengentasan kemiskinan komunitas adat terpencil melalui program pemberdayaan (studi kasus pemukiman sosial masyarakat sakai dusun Jiat Penaso, kecamatan Pinggir, kabupaten Bengkalis) | en |
Files in this item
This item appears in the following Collection(s)
-
MT - Professional Master [909]

