Show simple item record

dc.contributor.advisorFood security,
dc.contributor.authorAmirian
dc.date.accessioned2011-03-24T08:21:24Z
dc.date.available2011-03-24T08:21:24Z
dc.date.issued2009
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/43150
dc.description.abstractKecamatan Suoh yang mempakan sentra produksi padi di Kabupaten Lampung Barat relatif terisolir karena berada di wilayah enclave TNBBS. Untuk membangun sarana transportasi masih terkendala perundang-undangan bidang kehutanan, akibatnya distribusi bahan pangan dari dan ke kecamatan Suoh belum lancar. Di daerah tersebut terdapat sawah seluas 5.139 ha dengan produksi gabah kering panen (GKP) sebesar 21.5 18 tonltahun atau setara dengan ketersediaan energi 2.754 kkallkapkari. Potensi tersebut, tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan penduduknya, tetapi dapat juga menyediakan untuk kebutuhan pangan daerah lain. Meskipun demikian belum seluruh masyarakat Kecamatan Suoh terbebas dari kekurangan pangan dan gizi. Data menunjukkan bahwa masih terdapat 5.135 mmahtangga yang tergolong miskin, sehingga potensial untuk mengalami kekurangan pangan dan gizi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui ketahanan pangan rumahtangga petani sawah di wilayah tersebut, dengan menganalisis ketersediaan pangan pokok, akses pangan dan pemanfaatan pangan rumahtangga petani, serta faktor-faktor yang berhubungan dengan ketersediaan energi per kapita per hari di rumahtangga petani. Kegunaannya untuk perencanaan kedepan dalam rangka mewujudkan kemandirian pangan yang selaras dengan upaya konservasi hutan.en
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.subjectFood security,
dc.titleKetahanan pangan rumah tangga petani sawah di wilayah Enclave Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS)(Desa Bandar Agung Kecamatan Suoh Kabupaten Lampung Barat):en


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record