| dc.contributor.author | Noor, Alfian | |
| dc.date.accessioned | 2010-06-30T08:10:43Z | |
| dc.date.available | 2010-06-30T08:10:43Z | |
| dc.date.issued | 1998 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/29626 | |
| dc.description.abstract | Kajian tentang biosintesis dan peranan biologi gula yang terikat pada lipida dimulai pada awal tahun enampuluhan oleh Osborn (1969) dan Wright et al. (1967). Sementara itu, senyawa poliprenol rantai panjang berhasil ditemukan oleh Hemming (1981) di Liverpool, Inggris. Pada waktu itu, teknik analitik seperti kromatografi dan resonansi magnet inti atau Nuclear Magnetic Resonance (NMR) masih berada pa& tingkat yang sangat awal sehingga sulit untuk mendeteksi secara kuantitatif adanya senyawa isoprenol dalam contoh yang jumlahnya relatif sangat kecil. | id |
| dc.publisher | IPB (Bogor Agricultural University) | |
| dc.relation.ispartofseries | Vol.5 No.3 | |
| dc.title | Kemungkinan Pengguanaan Poliprenol untuk Taksonomi Kimia Tanaman | id |
| dc.title.alternative | Jurnal Hayati Vol.5 No.3, September 1998 | |