Show simple item record

dc.contributor.advisorSaharjo, Bambang Hero
dc.contributor.authorPatimah, Rahma
dc.date.accessioned2026-04-23T00:52:35Z
dc.date.available2026-04-23T00:52:35Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172978
dc.description.abstractKebakaran hutan dapat mengubah sifat fisik dan kimia tanah, berdampak pada kesuburan dan fungsi ekosistem. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi perbedaan sifat fisik dan kimia tanah dan lahan pascaterbakar dan tidak terbakar di Blok Pajaten, Taman Nasional Gunung Ciremai. Sampel dianalisis untuk bulk densty, porositas tanah, permeabilitas, kadar air, pH, C-org, kapasitas tukar kation, dan unsur hara (N, P, K) menggunakan uji statistik yaitu Mann-Whitney dan secara kuantitatif. Hasil analisis statistik lahan bekas terbakar dan tidak terbakar menunjukkan tidak adanya perbedaan signifikan, hal ini diduga kondisi lapang yang bervariasi dan jumlah ulangan yang tidak homogen. Namun, dilihat secara kuantitatif hasil menunjukkan lahan terbakar memiliki bulk density tinggi, porositas lebih rendah, permeabilitas lebih tinggi, dan kadar air lebih rendah. Sifat kimia pada lahan terbakar menunjukkan C-org, N-total, dan fosfor lebih tinggi, sedangkan KTK dan kalium lebih rendah. Implikasi penelitian meliputi rehabilitasi lahan melalui penanaman pionir toleran terhadap tanah masam dan berbatu, serta penelitian lanjutan dengan penambahan ulangan pengambilan data untuk memperoleh analisis statitik yang lebih representatif.
dc.description.abstractForest fires can alter soil physical and chemical properties, affecting soil fertility and ecosystem function. This study aimed to identify differences in soil properties between post-fire and unburned areas in Blok Pajaten, Gunung Ciremai National Park. Soil samples were analyzed for bulk density, porosity, permeability, moisture content, pH, organic carbon, cation exchange capacity, and nutrients (N, P, K) using quantitative analysis and the Mann-Whitney test. Statistical results showed no significant differences between burned and unburned areas, likely due to field variability and unequal replication. Quantitative analysis indicated that burned soils had higher bulk density, lower porosity, higher permeability, and lower moisture content. Chemically, burned soils had higher organic carbon, total nitrogen, and phosphorus, while CEC and potassium were lower. Implications include land rehabilitation through planting pioneer species tolerant to acidic and rocky soils and further long-term studies with increased data replication to improve statistical representativeness.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleDampak Kebakaran Hutan terhadap Sifat Fisik dan Kimia Tanah di Blok Pajaten Taman Nasional Gunung Ciremaiid
dc.title.alternativeImpact of Forest Fires on the Physical and Chemical Properties of Soil in Blok Pajaten, Gunung Ciremai National Park
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordKebakaran hutanid
dc.subject.keywordrehabilitasi lahanid
dc.subject.keywordSifat fisik tanahid
dc.subject.keywordsifat kimia tanahid
dc.subject.keywordforest fireid
dc.subject.keywordland rehabilitationid
dc.subject.keywordsoil physical propertiesid
dc.subject.keywordsoil chemical propertiesid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record