Estimasi Nilai Kerugian Ekonomi Masyarakat Akibat Banjir Di Desa Datarnangka Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi
Abstract
Desa Datarnangka di Kecamatan Sagaranten merupakan salah satu wilayah
yang paling terdampak kejadian banjir Desember tahun 2024. Banjir tersebut
menyebabkan kerusakan luas pada permukiman, fasilitas umum, serta
terganggunya aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Bencana berulang ini
menuntut adanya pemahaman yang lebih komprehensif mengenai persepsi
masyarakat, besaran kerugian ekonomi yang ditimbulkan, serta strategi mitigasi
yang dapat diimplementasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
persepsi masyarakat mengenai kejadian banjir, menghitung besaran nilai kerugian
ekonomi akibat banjir, serta memberikan rekomendasi strategi alternatif untuk
mengurangi dampak banjir. Metode yang digunakan meliputi analisis
menggunakan skala Likert, market based approach, Lost of earning, cost of illness,
analisis deskriptif dan PROMETHEE. Hasil penelitian menunjukan bahwa banjir
berdampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat dengan terganggunya
aktivitas, meningkatkan risiko kesehatan, serta menurunkan kualitas lingkungan
dan ekonomi. Total kerugian ekonomi masyarakat akibat banjir di Desa
Datarnangka yaitu sebesar Rp563.744.080,42. Kerugian tersebut didominasi oleh
kerugian langsung yang mencapai 84%. Serta sebesar 69% diantaranya merupakan
biaya perbaikan bangunan rumah. Kemudian strategi alternatif terbaik untuk
mengurangi dampak banjir adalah pembangunan tanggul sungai.

