PRODUKSI EMBRIO IN VIVO PADA KUDA: KAJIAN TERHADAP WAKTU KOLEKSI EMBRIO DAN PEMBERIAN HORMON OKSITOSIN
Date
2026Author
Suryadi, Widyastuti Pratiwi
Amrozi
Purwantara, Bambang
Metadata
Show full item recordAbstract
Praktik pengembangbiakan kuda di Indonesia masih sebatas perkawinan alam
dan inseminasi buatan (IB). Teknologi reproduksi berbantu Transfer Embrio (TE)
menjadi strategi peningkatan efisiensi reproduksi dibandingkan dengan perkawinan
alam dan IB. Prosedur TE memungkinkan untuk dihasilkannya lebih dari satu
anakan kuda dalam satu tahun dari seekor betina unggul dan untuk mempertahankan
genetik unggul tersebut tanpa mengganggu performa betina atlet. Tujuan dari
penelitian ini untuk menganalisis potensi pengembangan produksi embrio in vivo
pada kuda di Indonesia berdasarkan perbedaan waktu koleksi embrio, pemberian
oksitosin pada koleksi embrio dan durasi perkembangan folikel dominan terhadap
recovery rate embrio.
Penelitian ini dilakukan di Unit Rehabilitasi Reproduksi, Sekolah Kedokteran
Hewan dan Biomedis IPB dari Januari 2024 hingga Maret 2025. Metode penelitian
yang dilakukan meliputi seleksi betina donor embrio berdasarkan pemeriksaan fisik
dan aktivitas ovarium, sinkronisasi estrus, IB dan koleksi embrio menggunakan
prosedur flushing uterus. Koleksi embrio dilakukan pada hari ke 5, 6 dan 7 pasca
ovulasi. Tidak ada embrio yang berhasil dikoleksi pada kelompok hari ke-5. Koleksi
embrio pada hari ke 6 dan 7 masing-masing memiliki recovery rate embryo 66.7%
yaitu early blastocyst pada hari ke-6 dan blastosis pada hari ke-7. Donor embrio
yang memiliki durasi perkembangan folikel dominan =4 hari memberikan hasil yang
lebih baik terhadap recovery rate embrio. Pemberian oksitosin maupun tanpa
oksitosin tidak berpengaruh nyata terhadap recovery rate embrio pada penelitian ini.
Kelompok betina yang mengalami gangguan reproduksi pada proses penelitian tidak
berhasil untuk menghasilkan embrio meskipun koleksi embrio dilakukan pada hari
ke-6 dan ke-7. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa nilai recovery
rate embrio dipengaruhi oleh penentuan waktu koleksi yang tepat, dinamika folikel
dan kondisi uterus yang optimal.
