EFEK PEMBERIAN KOMBINASI INFUSA DAUN ALPUKAT DAN CIPLUKAN TERHADAP KADAR UREUM DAN KREATININ PADA TIKUS MODEL HIPEROKSALURIA
Date
2026Author
NURHIDAYAT, SYAHRUL
Purwono, Rini Madyastuti
Nurhidayat
Metadata
Show full item recordAbstract
Daun alpukat (Persea americana Mill.) dan ciplukan (Physalis angulata Linn.) merupakan tanaman herbal yang memiliki kandungan sebagai antioksidan, antiinflamasi, diuretikum, dan antiurolit. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari efek pemberian kombinasi infusa daun alpukat dan ciplukan terhadap kadar ureum dan kreatinin pada tikus putih jenis Sprague-Dawley yang mengalami hiperoksaluria. Sebanyak 25 ekor tikus dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kelompok normal (tanpa perlakuan), kelompok negatif (inducer tanpa sediaan herbal), kelompok positif (inducer + sediaan komersil), kombinasi 1 (inducer + daun alpukat 30% dan ciplukan 10%), dan kombinasi 2 (inducer + daun alpukat 10% dan ciplukan 30%). Inducer yang digunakan merupakan etilen glikol 0,75% dan amonium klorida 2%. Pengambilan darah dilakukan pada hari ke-14 vena caudalis lateralis dan ke-28 intrakardial. Kadar ureum dan kreatinin dianalisis dengan alat Semi Auto Chemistry Analyzer Mindray-BA-88A. Data analisis diolah dengan perangkat lunak Microsoft Excel dan Minitab, dilanjut uji One Way Analiysis of Variance (ANOVA) Tukey selang kepercayaan 95%. Hasil penelitian menujukkan nilai kadar ureum kelompok kombinasi 1 mengalami penurunan yang berbeda nyata (p<0,05) dibandingkan kelompok negatif pada hari ke-28. Kadar kreatinin setiap kelompok menunjukkan tidak berbeda nyata pada setiap kelompok (p>0,05). Dengan demikian, kombinasi 1 mampu menurunkan kadar ureum dan mempertahankan kadar kreatinin pada tikus model hiperoksaluria. Avocado leaves (Persea americana Mill.) and ciplukan (Physalis angulata Linn.) are herbal plants with antioxidant, antiinflammatory, diureticum, and antiurolithiasis. This study aimed to evaluate the effect of combined infusions of avocado leaves and ciplukan on blood ureum and creatinine levels in Sprague-Dawley rats induced with hyperoxaluria. A total 25 rats were divided into five groups: normal control (without treatment), negative control (induced without treatment), positive control (inducer + commercial preparation), combination 1 (inducer + avocado leaf 30% + ciplukan 10%), and combination 2 (inducer + avocado leaf 10% + ciplukan 30%). Hyperoxaluria was induced using 0,75% ethylene glycol and 2% ammonium chloride. Blood samples were collected on day 14 vena caudalis lateralis and day 28 intracardially. Ureum and creatinine levels were analyzed using a Semi-Auto Chemistry Analyzer Mindray BA-88A. Data were analyzed using Microsoft Excel and Minitab software, followed by One Way Analysis of Variance (ANOVA) with Tukey’s test at a 95% confidence level. The results showed that the ureum level in the combination 1 group significantly decreased (p<0,05) compared to the negative control group on day 28. Meanwhile, creatinine levels did not differ significantly among groups (p>0,05). In conclusion, combination 1 effectively reduced ureum levels and maintained creatinine levels in hyperoxaluria induced rats.
