Simpanan Karbon dan Serapan Karbon Dioksida pada Tiga Tipe Lanskap Hutan Kota di Daerah Khusus Jakarta
Date
2026Author
Veronika, Ayu Liani
Rushayati, Siti Badriyah
Gunawan, Hendra
Metadata
Show full item recordAbstract
Peningkatan polusi udara dan suhu di Jakarta menunjukkan pentingnya hutan kota. Pohon memiliki peran vital sebagai penyimpan karbon dan penyerap karbon dioksida paling efisien di kawasan perkotaan. Namun, pengembangan hutan kota di Jakarta menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung nilai simpanan karbon dan serapan CO2, serta mengidentifikasi spesies pohon dengan potensi penyimpanan karbon tinggi di hutan kota.
Penelitian ini dilakukan di tiga hutan kota yang dipilih secara sengaja mewakili jenis lanskap yang berbeda, yaitu Hutan Kota Waduk Sunter Utara (perumahan), Hutan Kota GBK (kompleks perkantoran), dan Hutan Kota PT JIEP (industri). Pengumpulan data dilakukan dari Oktober hingga Desember 2024 dengan melibatkan analisis NDVI dari citra Landsat untuk menentukan plot sampling, diikuti dengan analisis vegetasi lapangan menggunakan plot persegi untuk mengukur diameter batang pohon setinggi dada. Biomassa di atas tanah, simpanan karbon, dan serapan CO2 dihitung menggunakan persamaan alometrik spesifik spesies dan model Chave 2005, diikuti dengan konversi menggunakan faktor IPCC 2006.
Hasil menunjukkan bahwa Hutan Kota GBK memiliki kapasitas simpanan karbon dan serapan CO2 tertinggi, masing-masing sebesar 307,90 ton C/ha dan 1.130 ton CO2/ha. Diikuti oleh Hutan Kota Waduk Sunter Utara (142,02 ton C/ha dan 521,22 ton CO2/ha) dan Hutan Kota PT JIEP (130,72 ton C/ha dan 479,74 ton CO2/ha). Perbedaan ini dipengaruhi oleh parameter seperti jumlah pohon, diameter pohon, usia pohon, kerapatan pohon, kondisi lingkungan dan koefisien alometrik yang spesifik untuk setiap spesies. Secara khusus, pohon dari keluarga Meliaceae, seperti Khaya senegalensis dan Swietenia macrophylla, merupakan pemberi kontribusi tertinggi. Studi ini menyediakan data dan informasi penting untuk pengelolaan hutan kota, terutama dalam pemilihan spesies pohon berkinerja tinggi untuk penyimpanan karbon dan pengurangan emisi CO2 guna mitigasi polusi udara perkotaan.
Collections
- MT - Forestry [1541]
