Show simple item record

dc.contributor.authorSajogyo
dc.date.accessioned2026-03-03T03:32:07Z
dc.date.available2026-03-03T03:32:07Z
dc.date.issued1987
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172799
dc.description.abstractTulisan ini merupakan pengantar bagi kumpulan karangan yang membahas peran manusia sebagai pengubah utama wajah alam, yang sering kali berujung pada kerusakan ekologis. Sajogyo menyoroti dualitas penyebab degradasi lingkungan di Indonesia: di satu sisi, kemiskinan di pedesaan memicu penggundulan hutan dan erosi (karena kebutuhan bertahan hidup), sementara di sisi lain, masuknya modal besar dan industri kayu telah mempercepat proses penghabisan hutan tropis demi devisa dan pasar luar negeri. Tulisan ini merangkum pemikiran tokoh-tokoh dari masa kolonial hingga pasca-merdeka (seperti K.J. Pelzer, C.F. van der Meulen, E. de Vries, Thijsse, I Made Sandy, Anwas Adiwilaga, dan Soedarwono Hardjosoediro) yang membahas berbagai dimensi ekologi pedesaan: mulai dari sistem ladang berpindah, teknik restorasi lahan secara biologis, tata guna lahan berbasis peta, hingga krisis energi di pedesaan akibat ketergantungan pada biomassa (kayu bakar)id
dc.language.isoidid
dc.publisherPerpustakaan Sajogyo Instituteid
dc.titleKata Pengantar Ekologi Pedesaan: Sebuah Bunga Rampaiid
dc.typeOtherid
dc.subject.keywordManusia-Alamid
dc.subject.keywordKerusakan Ekologisid
dc.subject.keywordKemiskinan Pedesaanid
dc.subject.keywordIndustri Skala Besarid
dc.subject.keywordEkologi Pedesaanid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

  • Sajogyo [84]
    Collection contains materials pertaining to the Able Family

Show simple item record