Show simple item record

dc.contributor.advisorSuharjito, Didik
dc.contributor.advisorAdiwibowo, Soeryo
dc.contributor.advisorDjakapermana, Ruchyat Deni
dc.contributor.authorSteni, Bernadinus
dc.date.accessioned2026-02-06T12:34:36Z
dc.date.available2026-02-06T12:34:36Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172658
dc.description.abstractPenelitian ini menganalisis resiliensi kelembagaan lokal dalam mengelola mata air di Kabupaten Manggarai, NTT, di tengah kontestasi penggunaan lahan dengan industri pertambangan. Melalui pendekatan Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Masyarakat (PSDABM), studi ini mengungkap bahwa mata air bukan sekadar sumber hidrologis, melainkan simpul kedaulatan hidup melalui konsep wae barong yang mengintegrasikan dimensi domestik, produktif, dan spiritual. Namun, penelitian di empat desa ini menunjukkan adanya kerentanan struktural. Ditemukan pola "resiliensi defensif-paradoks": kekuatan kultural yang besar tidak dibarengi dengan ketangguhan institusional. Di Kampung Nggalak, penegakan aturan adat lumpuh akibat paradoks kekerabatan, sementara di Jengkalang terjadi defisit legitimasi yang memaksa ketergantungan pada otoritas eksternal. Temuan ini memberikan kritik terhadap model Elinor Ostrom, karena dalam realitasnya, modal sosial berupa kekerabatan justru menghambat imparsialitas aturan. Sebagai solusi, diperlukan transformasi melalui kodifikasi aturan adat ke dalam hukum formal desa (Perdes) dan pembentukan unit pengelola lintas klan untuk meminimalkan konflik kepentingan. Pemerintah Daerah wajib mereposisi perannya sebagai penjamin keberlanjutan melalui pengakuan yurisdiksi desa atas zona ekologi sensitif. Langkah ini krusial untuk melindungi hak atas air dari eksploitasi industri ekstraktif dan memperkuat resiliensi komunitas yang terfragmentasi secara ekonomi
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleResiliensi Kelembagaan Lokal dalam Mewujudkan Pengelolaan Mata Air secara Berkelanjutan di Kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timurid
dc.title.alternative
dc.typeDisertasi
dc.subject.keywordmata airid
dc.subject.keywordpengelolaan sumber daya alam berbasis masyarakatid
dc.subject.keywordprinsip desain kelembagaanid
dc.subject.keywordresiliensi kelembagaan lokalid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record