Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Preferensi Muzakki Dalam Membayar Zakat Penghasilan di Kota Bogor
Abstract
Zakat merupakan salah satu instrument Islam yang diyakini dapat
mengurangi kemiskinan dan ketimpangan. Zakat penghasilan sebagai salah satu
jenis zakat maal berpotensi untuk dikembangkan dalam masyarakat. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi preferensi muzakki
dalam membayar zakat penghasilan di Kota Bogor. Responden pada penelitian ini
adalah muzakki yang sudah membayar zakat melalui Organisasi Pengelola Zakat
maupun membayar secara langsung kepada mustahik. Analisis deskriptif digunakan
untuk melihat karakteristik dan perilaku muzakki terhadap zakat. Sedangkan
metode analisis regresi logistik digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel
independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
karakteristik muzakki yang membayar melalui OPZ umumnya laki-laki, berusia
30–59 tahun, berpendidikan Sarjana, dan berpenghasilan di atas 5 juta rupiah.
Sebaliknya, muzakki yang membayar langsung didominasi perempuan, usia 20–29
tahun, dan berpenghasilan lebih rendah. Alasan utama memilih OPZ adalah
kemudahan akses, profesionalitas, dan transparansi, sementara pembayaran
langsung didorong oleh ketepatan sasaran dan kepuasan batin. Hasil regresi logistik
menunjukkan bahwa variabel religiusitas, pengetahuan zakat, persepsi terhadap
OPZ, dan dukungan institusi tempat bekerja berpengaruh signifikan terhadap
preferensi muzakki memilih OPZ. Sementara itu, faktor usia, pendapatan, dan
aksesibilitas tidak ditemukan berpengaruh secara signifikan. Zakat is one of the Islamic instruments believed to reduce poverty and inequality.
Income zakat, as a type of zakat mal, has the potential to be developed within society.
This study aims to determine the factors that influence muzakki's preference in
paying income zakat in Bogor City. The respondents in this study are muzakki who
have paid zakat through Zakat Management Organizations (OPZ) or paid directly
to mustahik. Descriptive analysis was used to examine the characteristics and
behavior of muzakki towards zakat, while the logistic regression analysis method
was used to determine the influence of independent variables on the dependent
variable. The results showed that the characteristics of muzakki who pay through
OPZ are generally male, aged 30–59 years, hold a Bachelor's degree, and have an
income above 5 million rupiahs. Conversely, muzakki who pay directly are
dominated by females, aged 20–29 years, and have a lower income (4–4.99 million
rupiahs). The main reasons for choosing OPZ are ease of access, institutional
professionalism, environmental comfort, and transparency in zakat management.
Meanwhile, direct payment is driven by ease of access, target accuracy, the
presence of people in need nearby, as well as a sense of satisfaction and comfort.
Logistic regression results indicate that the variables of religiosity, zakat
knowledge, perception of OPZ, and institutional support from the workplace have
a significant effect on muzakki's preference for choosing OPZ. Meanwhile, age,
income, and accessibility factors were found to have no significant effect.
Collections
- UT - Syariah Economic [567]
