Show simple item record

dc.contributor.advisorTanziha, Ikeu
dc.contributor.authorBillah, Rufaidah Izdihar
dc.date.accessioned2026-02-05T13:38:56Z
dc.date.available2026-02-05T13:38:56Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172605
dc.description.abstractStunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di kawasan Asia Tenggara, sehingga peran kader kesehatan masyarakat sebagai penggerak utama pelayanan kesehatan di tingkar daerah menjadi penting dalam upaya pencegahan dan penanganannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengelompokkan faktor internal dan faktor eksternal yang memengaruhi kemampuan kader, serta kemampuan yang dimiliki kader dalam pencegahan dan penanganan stunting di Asia Tenggara. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review dengan 313 artikel terpilih yang telah melalui tahap penyaringan dan digunakan untuk ditelaah lebih lanjut. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor internal yang memengaruhi kemampuan kader meliputi pengetahuan dan keterampilan awal, karakteristik kader, pengalaman, kemampuan dasar, serta motivasi dan sikap personal. Faktor eksternal mencakup akses terhadap pelatihan, dukungan lingkungan sekitar, dukungan pemerintah, ketersediaan fasilitas pelayanan, insentif, dan beban kerja. Selain itu, kemampuan kader yang diperlukan meliputi pengetahuan terkait stunting dan gizi, keterampilan teknis, keterampilan praktis, serta kemampuan beradaptasi terhadap lingkungan dan budaya lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan faktor internal dan eksternal secara terpadu diperlukan untuk meningkatkan kemampuan kader dalam mendukung pencegahan dan penanganan stunting secara efektif.
dc.description.abstractStunting remains a significant public health problem in Southeast Asia, highlighting the critical role of community health workers as prime mover of local health services in its prevention and control. This study aimed to examine and classify the internal and external factors influencing the capacity of community health workers, as well as the competencies required for effective stunting prevention and control in the region. A systematic literature review was conducted on 313 selected articles that had passed the screening process and were included for further analysis. The findings indicate that internal factors affecting cadre capacity include initial knowledge and skills, individual characteristics, experience, basic abilities, and personal motivation and attitudes. External factors comprise access to training programs, environmental support, government support, availability of service facilities, incentives, and workload. Furthermore, the competencies required by community health workers include knowledge related to stunting and nutrition, technical skills, practical skills, and the ability to adapt to local environmental and cultural contexts. The study concludes that strengthening internal and external factors in an integrated manner is essential to enhance cadre capacity and support effective stunting prevention and control.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleFaktor yang Memengaruhi Kemampuan Kader Kesehatan Masyarakat dalam Pencegahan dan Penanganan Stuntingid
dc.title.alternative
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordfaktor eksternalid
dc.subject.keywordfaktor internalid
dc.subject.keywordkader kesehatan masyarakatid
dc.subject.keywordkemampuan kaderid
dc.subject.keywordStuntingid
dc.subject.keywordcadre capacityid
dc.subject.keywordcommunity health workersid
dc.subject.keywordExternal Factorsid
dc.subject.keywordinternal factorsid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record