Show simple item record

dc.contributor.advisorSumarwan, Ujang
dc.contributor.advisorJohan, Irni Rahmayani
dc.contributor.authorBalweel, Thania Usamah
dc.date.accessioned2026-02-01T03:02:51Z
dc.date.available2026-02-01T03:02:51Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172426
dc.description.abstractPenelitian ini dilatarbelakangi oleh pergeseran pola konsumsi masyarakat urban yang semakin sadar akan gaya hidup sehat, namun masih memandang produk gluten-free secara sempit sebagai makanan medis. Tesis ini bertujuan merumuskan strategi pemasaran digital untuk mereposisi Cookly menjadi bagian dari gaya hidup yang menyenangkan. Pendekatan penelitian menggunakan mixed-method dengan desain sekuensial eksplanatori, menggabungkan data kuantitatif dari conjoint analysis terhadap 100 responden di Jabodetabek dan data kualitatif dari content analysis terhadap sembilan akun kompetitor industri sejenis. Temuan riset menunjukkan adanya keselarasan antara data kuantitatif dan kualitatif. Hasil conjoint analysis menempatkan media sosial sebagai atribut utama, di mana TikTok unggul sebagai kanal penemuan (awareness) dan Instagram sebagai kanal validasi kepercayaan. Konsumen menunjukkan preferensi kuat pada konten interaktif dan user generated content, serta resisten terhadap edukasi yang kaku. Hal ini diperkuat oleh content analysis yang membuktikan bahwa kesuksesan kompetitor bukan ditentukan oleh jumlah pengikut, melainkan oleh pendekatan soft-selling dengan gaya storytelling humanis yang mampu membangun dialog partisipatif. Berdasarkan sintesis data tersebut, penelitian ini menyimpulkan perlunya pergeseran strategi Cookly menuju paradigma proof first marketing. Mengingat konsumen modern membutuhkan validasi sosial organik sebelum membeli, Cookly direkomendasikan untuk memprioritaskan pembuatan konten yang mendorong partisipasi konsumen dan memperbanyak bukti sosial nyata. Strategi ini dinilai lebih efektif dibandingkan sekadar menampilkan iklan produk yang agresif atau klaim kesehatan berlebihan tanpa dukungan narasi yang relevan. Sebagai rekomendasi akhir, tesis ini merumuskan strategi pemasaran digital terintegrasi menggunakan kerangka kerja IMC (Integrated Marketing Communication) dan model RACE (Reach, Act, Convert, Engage). Strategi intinya adalah penerapan strategic handover antar platform: memanfaatkan TikTok sebagai mesin akuisisi untuk menjangkau audiens baru melalui konten viral yang menghibur atau infotainment, kemudian mengarahkan mereka ke Instagram untuk membangun kepercayaan mendalam dan mendorong konversi penjualan demi terciptanya ekosistem pemasaran yang berkelanjutan.
dc.description.sponsorship-
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleStrategi Pemasaran Digital Produk Gluten-Free Cookly Berbasis Analisis Preferensi Konsumen dan Content Marketing Industri Sejenisid
dc.title.alternativeDigital Marketing Strategy for Gluten-Free Cookly Products Based on Consumer Preference Analysis and Content Marketing of Similar Industries
dc.typeTesis
dc.subject.keywordStrategi pemasaran digitalid
dc.subject.keywordgluten freeid
dc.subject.keywordConjoint analysisid
dc.subject.keywordpreferensi konsumen.id


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record