Show simple item record

dc.contributor.advisorSita, Rai
dc.contributor.authorOfrisa, Meta Sesri
dc.date.accessioned2026-01-30T07:04:25Z
dc.date.available2026-01-30T07:04:25Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172416
dc.description.abstractPengelolaan hutan rakyat merupakan alternatif konservasi yang berpeluang meningkatkan pendapatan petani, namun kerentanan masyarakat sekitar hutan terhadap kemiskinan menuntut penerapan strategi nafkah yang efektif. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran sumber daya nafkah terhadap strategi nafkah serta hubungannya dengan tingkat kesejahteraan rumah tangga petani hutan rakyat di Desa Cibinuang, Kabupaten Kuningan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan modal alam, fisik, dan manusia mayoritas berada pada kategori sedang, sementara modal finansial dan sosial tergolong rendah. Mayoritas rumah tangga petani hutan rakyat berada pada tingkat kesejahteraan sedang hingga tinggi. Meskipun seluruh petani menerapkan strategi intensifikasi, strategi pola nafkah ganda ditemukan memiliki hubungan positif paling kuat dan signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan. Sebaliknya, strategi ekstensifikasi dan migrasi jarang dilakukan dan tidak menunjukkan hubungan signifikan.
dc.description.abstractCommunity forest management serves as a conservation alternative with the potential to increase farmers income, however the vulnerability of communities living near forests to poverty necessitates the implementation of effective livelihood strategies. This research aims to analyze the role of livelihood resources on livelihood strategies and their relationship with the welfare level of community forest farmer households in Cibinuang Village, Kuningan Regency. This research utilizes both quantitative and qualitative approaches. The results indicate that the availability of natural, physical, and human capital is mostly in the moderate category, while financial and social capital are classified as low. The majority of private forest farmer households achieve moderate ti high levels of walfare. Although all farmers implement intensification strategies, livelihood diversification was found to have the strongest and most significant positive correlation with increasing welfare. Conversely, extensification and migration strategies are rarely practiced dan show no significant relationship.
dc.description.sponsorship-
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePeran Sumber Daya Nafkah terhadap Strategi Nafkah dan Hubungannya dengan Tingkat Kesejahteraan Rumah Tangga Petani Hutan Rakyat (Kasus : Desa Cibinuang, Kecamatan Kuningan, Kabupaten Kuningan)id
dc.title.alternativeThe Role of Livelihood Resources on Livelihood Strategies and Their Correlation with the Welfare Levels of Community Forest Farmer Household (Case: Cibinuang Village, Kuningan District, Kuningan Regency)
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordhutan rakyatid
dc.subject.keywordstrategi nafkahid
dc.subject.keywordsumber daya nafkahid
dc.subject.keywordtingkat kesejahteraanid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record