Kontribusi Pendapatan Pelabuhan Perikanan Samudera Bungus terhadap Perekonomian Kota Padang Sumatera Barat
Abstract
Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Bungus menjadi pusat ekonomi
perikanan di wilayah Sumatera Barat dan sekitarnya yang diharapkan dapat
memberikan kontribusi pada perekonomian wilayah Sumatera Barat. Pemahaman
terhadap fasilitas dan aktivitas pelabuhan serta nilai ekonominya menjadi suatu hal
yang penting untuk dapat menghitung besarnya kontribusi suatu pelabuhan bagi
perekonomian wilayah, serta bagaimana upaya untuk dapat meningkatkannya. Oleh
karena itu tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi fasilitas dan aktivitas
pelayanan kepelabuhanan PPS Bungus, menghitung besaran kontribusi PPS Bungus,
dan merumuskan strategi peningkatan kontribusi PPS Bungus. Pendekatan penelitian
kuantitatif dilakukan dengan melakukan observasi, wawancara, dan literasi terkait
kontribusi pelabuhan. Data dianalisis menggunakan metode deskriptif komparatif
yaitu membandingkan nilai pendapatan pelabuhan perikanan (PNBP SDA dan Non
SDA) dengan PDRB tingkat Kota Padang. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas
pelayanan kepelabuhanan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Bungus
mencakup penyediaan perbekalan (BBM, air bersih, dan es), pendaratan hasil
tangkapan, serta pengelolaan PNBP dari sumber daya alam (SDA) dan Non-SDA.
Meskipun penyediaan BBM dan air bersih mengalami penurunan akibat
berkurangnya kunjungan dan operasional kapal, permintaan akan es justru meningkat
karena pemanfaatannya tidak hanya untuk kebutuhan melaut tetapi juga dalam
penanganan ikan pasca tangkap. Pendaratan hasil tangkapan menunjukkan pola
fluktuatif yang dipengaruhi oleh siklus biologi ikan, kondisi oseanografi, dan
perubahan iklim. Namun total PNBP gabungan (SDA dan non-SDA) mengalami
peningkatan signifikan dari tahun ke tahun, didorong oleh pertumbuhan stabil pada
PNBP Non-SDA dan lonjakan eksponensial pada PNBP SDA dalam dua tahun
terakhir. Secara ekonomi, PPS Bungus memberikan kontribusi sebesar 0,24%
terhadap PDRB perikanan Kota Padang pada tahun 2024. Meskipun angka ini
tergolong kecil, kontribusi tersebut mencerminkan peran aktif pelabuhan dalam
mendukung ekonomi perikanan lokal, dengan potensi peningkatan yang masih sangat
terbuka lebar. Strategi peningkatan PNBP di PPS Bungus mencakup optimalisasi
keunggulan geografis sebagai hub logistik aman, peningkatan nilai tambah melalui
integrasi fasilitas pengolahan, ekspansi pasar berbasis tren peningkatan produksi,
manajemen perbekalan terpadu dan prediktif, revitalisasi infrastruktur dan
standarisasi sanitasi, dan penguatan branding PPS Bungus sebagai sentra tuna barat.
Collections
- MT - Fisheries [3245]
