Kinerja Produksi dan Usaha Pendederan Ikan Patin dalam Mendukung Pemanfaatan Danau Pascatambang Pasir di Desa Suradita, Tangerang
Abstract
Pemanfaatan danau pascatambang pasir melalui kegiatan akuakultur berpotensi mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat apabila dikelola secara tepat. Salah satu komoditas akuakultur yang adaptif terhadap danau pascatambang pasir ialah ikan patin (Pangasianodon hypophthalmus). Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja produksi dan usaha pendederan ikan patin berdasarkan padat tebar yang berbeda, yakni 100 ekor m?³, 200 ekor m?³, dan 300 ekor m?³ di danau pascatambang pasir Desa Suradita, Tangerang menggunakan sistem keramba jaring apung (KJA). Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan panjang dan bobot terbaik diperoleh pada padat tebar rendah (100 ekor m?³), sedangkan produktivitas tertinggi pada padat tebar 300 ekor m?³. Analisis usaha menunjukkan nilai R/C ratio >1 pada semua perlakuan, dengan keuntungan dan efisiensi terbaik pada padat tebar 300 ekor m?³ (R/C 1,74; payback period 1,3 tahun). Pendederan ikan patin di danau pascatambang pasir layak dikembangkan secara teknis dan ekonomis pada padat tebar 300 ekor m?³, dengan tetap memperhatikan pengelolaan kualitas air dan faktor eksternal lingkungan guna menjamin keberlanjutan usaha. The utilization of post-mining sand lakes through aquaculture activities has the potential to support the improvement of local community welfare if managed properly. One aquaculture commodity that is adaptive to post-mining sand lakes is the catfish (Pangasianodon hypophthalmus). This study aims to analyze the production performance and catfish nursery business based on different stocking densities, namely 100 fish m?³, 200 fish m?³, and 300 fish m?³ in the sand post-mining lake of Suradita Village, Tangerang, using a floating net cage system. The results showed that the best growth in length and weight was obtained at low stocking density (100 fish m?³), while the highest productivity was at a stocking density of 300 fish m?³. Business analysis showed an R/C ratio >1 in all treatments, with the best profit and efficiency at a stocking density of 300 fish per m³ (R/C 1.74; payback period 1.3 years). Catfish farming in post-sand mining lakes is technically and economically feasible at a stocking density of 300 fish m?³, while still paying attention to water quality management and external environmental factors to ensure business sustainability.
Collections
- UT - Aquaculture [2190]
