Hubungan Karakteristik dan Sikap Petani terhadap Lahan Eks-HGU dengan Perilaku Pengelolaan Lahan Eks-HGU (Kasus: Blok Pasir Kolecer, Desa Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat)
Abstract
Pengelolaan lahan eks-HGU tidak terlepas dari peran langsung petani sebagai pelaku utama, dimana karakteristik serta sikap mereka turut menentukan cara dan strategi yang diterapkan dalam mengelola lahan eks-HGU. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dari karakteristik dan sikap petani terhadap lahan eks-HGU dengan perilaku pengelolaan lahan eks-HGU. Lokasi penelitian berada di Blok Pasir Kolecer, Desa Nanggung, Kabupaten Bogor, dengan pendekatan kuantitatif dan didukung data kualitatif melalui metode sensus yang dilakukan kepada 65 petani Blok Pasir Kolecer. Hasil uji korelasi Rank Spearman menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara tingkat pendapatan dengan perilaku pengelolaan lahan eks-HGU dan tingkat motivasi dengan perilaku pengelolaan lahan eks-HGU pada karakteristik petani. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara sikap petani terhadap lahan eks-HGU dengan perilaku pengelolaan lahan eks-HGU, namun terdapat hubungan pada aspek afektif. The management of ex-HGU land is inseparable from the direct role of farmers as key actors, as their characteristics and attitudes influence the strategies applied in managing ex-HGU land. This study aims to analyze the relationship between farmers’ characteristics and attitudes toward ex-HGU land and their land management behavior. The research was conducted in Pasir Kolecer Block, Nanggung Village, Bogor Regency, using a quantitative approach supported by qualitative data obtained through a census of 65 farmers. Spearman Rank correlation analysis reveals a positive and significant relationship between income and motivation levels and ex-HGU land management behavior. However, no overall relationship is found between farmers’ attitudes toward ex-HGU land and management behavior, except in the affective aspect.
