Show simple item record

dc.contributor.advisorSetiawan, Budi Indra
dc.contributor.advisorArif, Chusnul
dc.contributor.authorValenzya, Wulan
dc.date.accessioned2026-01-06T12:19:18Z
dc.date.available2026-01-06T12:19:18Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/171986
dc.description.abstractKrisis air bersih dan semakin terbatasnya lahan pertanian menjadi kendala serius dalam mendukung ketahanan pangan. Lahan pekarangan bila dikelola secara produktif dapat menghasilkan bahan pangan potensial bagi keluarga. Fertigator Otomatis Nirdaya (FONi) merupakan teknologi tepat guna terbukti dapat meningkatkan produktivitas serta mempermudah kegiatan budidaya aneka hortikultura. Penelitian ini memadukan budidaya ikan dan hortikultura menggunakan sistem FONi (FONi Minahorti) dengan tujuan: 1) menghasilkan rancangan dan mengetahui kinerjanya; 2) mendapatkan produk ikan dan sayuran; serta 3) mengetahui produktivitas lahan dan airnya. Percobaan dilakukan di kebun percobaan selama 2 bulan menggunakan sebuah kolam ikan terangkai dengan 30 pot tanaman di bagian hilirnya. Tinggi air di setiap pot dijaga sekitar 10 cm di bawah permukaan tanah. Pertumbuhan tanaman diukur setiap minggu dan dipantau menggunakan CCTV. Diperoleh model FONi Minahortikultura yang menghasilkan tingkat pertumbuhan ikan (Grasscarps) 73% dan kelangsungan hidup 100%. Produktivitas lahan dan air masing-masing 7,67 g/m2 dan 8,77 g/L untuk Bayam Merah. Produktivitas lahan dan air masing-masing 10,08 g/m2 dan 11,53 g/L untuk Bayam Hijau. Koefisien tanaman kedua jenis Bayam ini selama pertumbuhannya sekitar 0,40-0,71. Dapat disimpulkan, model FONi Minahorti ini dapat diterapkan untuk meningkatkan produktivitas pekarangan dengan menghasilkan ikan dan sayuran guna memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kata kunci: Fertigasi otomatis nirdaya, budidaya ikan dan sayuran, produktivitas lahan dan air.
dc.description.abstractThe clean water crisis and increasingly limited agricultural land are serious obstacles to supporting food security. If managed productively, yard space can produce potential food for families. The Unpowered Automatic Fertigator (FONi) is a proven appropriate technology that can increase productivity and facilitate the cultivation of various horticultural crops. This study combines fish and horticultural cultivation using the FONi system (FONi Minahorti) with the following objectives: 1) to produce a design and determine its performance; 2) to obtain fish and vegetable products; and 3) to determine land and water productivity. The experiment was conducted in an experimental garden for 2 months using a fish pond connected to 30 plant pots downstream. The water level in each pot was maintained at about 10 cm below the soil surface. Plant growth was measured weekly and monitored using CCTV. The FONi Minahorti model produced a fish (Grasscarps) growth rate of 73% and a survival rate of 100%. Land and water productivity were 7.67 g/m² and 8.77 g/L, respectively, for Red Spinach. Land and water productivity were 10.08 g/m2 and 11.53 g/L for Green Spinach, respectively. The plant coefficient for both types of spinach during their growth was around 0.40-0.71. It can be concluded that the FONi Minahorti model can be applied to increase yard productivity by producing fish and vegetables to meet daily needs. Keywords: Unpowered automatic fertigator, fish and vegetable farming, land and water productivity.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePenerapan Fertigator Otomatis Nirdaya Untuk Mina-Hortikulturaid
dc.title.alternative
dc.typeTesis
dc.subject.keywordFertigasi otomatis nirdayaid
dc.subject.keywordbudidaya ikan dan sayuranid
dc.subject.keywordproduktivitas lahan dan airid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record