Show simple item record

dc.contributor.advisorSiwi, Mahmudi
dc.contributor.authorWULANDARI, KHAIRUNISA AGUSTINA
dc.date.accessioned2025-09-24T23:49:17Z
dc.date.available2025-09-24T23:49:17Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/171166
dc.description.abstractLiterasi digital menjadi pendukung dalam tercapainya transformasi digital di bidang pertanian. Di sisi lain, proses tersebut berkaitan dengan kesiapan komunitas, khususnya di kalangan wanita tani yang juga ditentukan oleh digitalisasi program pemberdayaan di bidang pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara literasi digital, karakteristik individu, dan kesiapan digitalisasi komunitas di KWT Azalea, Kota Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara mendalam dengan responden yang merupakan anggota KWT Azalea. Teknik analisis data uji korelasi Rank Spearman untuk menguji hubungan antara tingkat literasi digital, karakteristik individu, dan kesiapan digitalisasi komunitas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dengan nilai koefisien sebesar 0.605 dan nilai signifikansi sebesar 1.000 antara tingkat literasi digital dan kesiapan digitalisasi komunitas. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi dan memperkuat dalam peningkatan literasi digital dan kesiapan digitalisasi dalam komunitas ke tahapan yang lebih stabil.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleLiterasi Digital dan Kesiapan Digitalisasi Komunitas (Kasus: Kelompok Wanita Tani Azalea, Kota Bogor)id
dc.title.alternativeDigital Literacy and Community Digitalization Readiness (Case: Women Farmers Group Azalea, Bogor City)
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordliterasi digitalid
dc.subject.keywordKarakteristik Individuid
dc.subject.keywordkesiapan digitalisasi komunitasid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record