Dampak Perubahan Alih Fungsi Lahan Hutan Mangrove terhadap Sosial Ekonomi dan Lingkungan di Desa Pantai Sederhana Kecamatan Muara Gembong
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dampak alih fungsi lahan hutan
mangrove terhadap sosial ekonomi dan lingkungan di Desa Pantai Sederhana
Kecamatan Muara Gembong dan menjelaskan strategi yang digunakan oleh
masyarakat dalam menghadapinya. Data dikumpulkan melalui wawancara dan
observasi kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif tematik. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa alih fungsi lahan hutan mangrove menyebabkan
abrasi, merusak lahan tambak, dan mendorong masyarakat pesisir untuk beradaptasi
pada aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Masyarakat menggunakan berbagai
cara seperti diversifikasi pekerjaan dan berpartisipasi dalam rehabilitasi ekosistem
hutan mangrove. This study aims to explain the impact of mangrove forestland change on the
socio economic and environmental conditions in Pantai Sederhana Village, Muara
Gembong Sub-District, and to describe the strategies employed by the local
community in response to these changes. Data were collected through interviews
and observations, and analyzed using a thematic descriptive method. The results
indicate that the conversion of mangrove forestland has led to coastal abrasion,
damage to fishpond areas, and has compelled coastal communities to adapt across
social, economic, and environmental dimensions. In response, local community
have employed various strategies, including job diversification and participation in
mangrove forest ecosystem rehabilitation.
Collections
- UT - Forest Management [3207]
