Show simple item record

dc.contributor.advisorWahyuni, Ekawati Sri
dc.contributor.authorNugraha, Raikhan Wahid Rif'at Rasendriya
dc.date.accessioned2025-08-21T08:37:47Z
dc.date.available2025-08-21T08:37:47Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/170005
dc.description.abstractTingginya angka pernikahan dini di Indonesia, dengan engka mencapai 12.209 juta anak (BPS 2020) dan 3.710 remaja melakukan pernikahan dini di Kabupaten Bogor pada tahun 2022. Kajian ini menelaah faktor-faktor penyebab dan dampak pernikahan dini di Desa Petir, Kabupaten Bogor. Pendekatan kuantitatif dan kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data dari responden dan informan. Data diolah dengan mengunakan analisis Chi-square yang diterapkan untuk mengidentifikasi hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab pernikahan dini adalah masalah keuangan dan terbatasnya kesempatan untuk melanjutkan pendidikan. Dampak pernikahan dini sangat beragam, dengan analisis peran gender secara spesifik mengungkapkan ketidakseimbangan dalam pembagian kerja rumah tangga dan pekerjaan non- domestik, di mana perempuan menanggung tanggung jawab ganda yang tidak proporsional. Disimpulkan bahwa pernikahan dini merupakan isu yang perempuan dengan memutus jenjang pendidikan dan membatasi peluang karir. Namun dampaknya dapat dikurangi jika ada pembagian tugas yang adil dan perempuan diberi akses dan kontrol yang seimbang dalam keluarga.
dc.description.sponsorship-
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleFaktor Penyebab, Dampak Dan Kesetaran Gender Dalam Rumah Tangga Pernikahan Dini (Kasus:Desa Petir, Kabupaten Bogor).id
dc.title.alternativeCausal Factors, Impacts, and Gender Equality in Early Marriage Households (Case Study: Petir Village, Bogor Regency).
dc.typeSkripsi
dc.subject.keyworddampak, faktor penyebab, gender, pernikahan dini.id


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record