Analisis Tingkat Kerentanan Nelayan dalam Menghadapi Perubahan Iklim dengan Pendekatan Livelihood Vulnerability Index
Abstract
Perubahan iklim yang terjadi di Indonesia berdampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat pesisir, khususnya nelayan. Dampak yang berkelanjutan dapat meningkatkan tingkat kerentanan rumah tangga nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerentanan rumah tangga nelayan di Pantai Depok, Desa Parangtritis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yang dilengkapi dengan data kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi. Data kuantitatif dianalisis menggunakan Microsoft Excel 2024 dengan pendekatan Livelihood Vulnerability Index (LVI). Unit analisis dilakukan pada tingkat rumah tangga dengan melibatkan 40 nelayan skala kecil. Hasil perhitungan menggunakan metode LVI menunjukkan bahwa nilai indeks kerentanan sebesar 0,48 yang termasuk kategori rentan tinggi. Tingginya keterpaparan terhadap cuaca ekstrem seperti gelombang besar, abrasi, dan tidak optimalnya akses terhadap sistem peringatan dini menjadi faktor utama yang meningkatkan risiko. Di sisi lain, sensitivitas yang tinggi terhadap gangguan hasil tangkapan dan keterbatasan kapasitas adaptasi juga memperlemah ketahanan rumah tangga nelayan.
