Pengaruh Religiusitas, Media Sosial, Etnosentrisme Konsumen, dan Sikap Terhadap Perilaku Boikot Produk Terafiliasi Israel pada Generasi Z.
Abstract
Penelitian ini menganalisis pengaruh religiusitas, media sosial, etnosentrisme konsumen, dan
sikap terhadap perilaku boikot produk terafiliasi Israel pada Generasi Z. Penelitian ini
menggunakan model kuantitatif dengan desain eksplanatori melalui survei daring terhadap 200
responden Muslim berusia 18–27 tahun, dan dipilih dengan teknik voluntary sampling.
Mayoritas responden adalah pelajar/mahasiswa, belum menikah, dan tergolong dewasa muda.
Perilaku boikot berada pada kategori tinggi. Usia berhubungan negatif signifikan dengan
religiusitas, media sosial, dan perilaku boikot. Jenis kelamin berhubungan positif signifikan
dengan religiusitas, media sosial, dan etnosentrisme konsumen. Pendidikan dan pekerjaan
berhubungan negatif signifikan dengan religiusitas dan media sosial, pendapatan berhubungan
negatif signifikan dengan religiusitas, media sosial, dan etnosentrisme konsumen. Hasil uji
pengaruh juga menunjukkan bahwa seluruh hipotesis signifikan dan diterima. Temuan ini
menegaskan bahwa religiusitas, media sosial, etnosentrisme konsumen, dan sikap merupakan
faktor yang memengaruhi perilaku boikot terhadap produk terafiliasi Israel pada Generasi Z.
Oleh karena itu, untuk mendukung konsumsi bertanggung jawab, perlu dikembangkan edukasi
konsumen yang membentuk perilaku etis dan preferensi terhadap produk dalam negeri.
