Analisis Sistem Drainase pada Ruas Jalan Tol Cengkareng- Batuceper- Kunciran STA 28+400 - STA 28+925 Terhadap Mekanisme Kerusakan Lereng
Date
2025Author
Hamzah, Muhammad Hilmi
Saptomo, Satyanto Krido
Apriadi
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini mengkaji mekanisme keruntuhan lereng pada Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran (STA 28+875) yang dipicu oleh kegagalan sistem drainase. Metode yang digunakan menghubungkan pemodelan hidrologi dan geoteknik untuk menguji hubungan sebab-akibat secara kuantitatif. Pemodelan hidrologi menggunakan EPA SWMM 5.2 mencakup 52 subcatchment, 36 junction, dan 1 outfall untuk mensimulasikan respons limpasan akibat hujan dengan kala ulang 25 tahun. Analisis geoteknik dilakukan menggunakan GeoStudio (SEEP/W dan SLOPE/W) guna mengevaluasi kestabilan lereng. Hasil simulasi SWMM menunjukkan bahwa ketiadaan saluran peluncur (DS8) di subcatchment 6 menyebabkan limpasan terkonsentrasi dengan volume puncak 0,56 m3/detik, sehingga meningkatkan laju infiltrasi. Sebaliknya, subcatchment 10 menunjukkan penurunan infiltrasi yang cepat setelah puncak hujan. Analisis geoteknik menunjukkan lereng telah berada dalam kondisi kritis sejak awal, dengan nilai SF hanya 0,666.
