Hubungan Peran Pemimpin Formal dengan Partisipasi Masyarakat (Studi Kasus Pembangunan Jalan Desa Ngroto, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang)
View/ Open
Date
2020Author
Haq, Uhad Afras Ilzamil
Barlan, Zessy Ardinal
Metadata
Show full item recordAbstract
Kepala desa sebagai pemimpin formal memiliki peran penting dalam pembangunan infrastruktur. Tidak itu saja, kepala desa juga memiliki kewenangan untuk memberi pelayanan, meningkatkan peran dan pemberdayaan masyarakat. Semua ini tidak lain bertujuan untuk meningkatan kesejahteraan rakyat. Selanjutnya tingkatan partisipasi merupakan derajat tingkat keterlibatan masyarakat dalam sebuah program. Sehubungan dengan itu, diperlukan keselarasan antara peran kepala desa dengan partisipasi masyarakat agar terciptanya manfaat pembangunan infrastruktur. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran kepemimpinan formal. Kemudian meriganalisis tingkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan jalan, dan juga menganalisis hubungan antara peran pemimpin formal dengan partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Selanjutnya, metode penclitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dianalisis dengan menggunakan tabel frekuensi dan tabulasi silang, lalu dilakukan uji korelasi Rank Spearman untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa peran pemimpin (motivator, fasilitator, dan mobilisator) tidak berhubungan signifikan dengan partisipasi masyarakat dengan nilai koefisien korelasi masing-masing sebesar -0.235, -0.244 dan 0.040. Dimana (H1) diterima, sementara bila angka koefisien korelasi pada taraf nyata (a) 0.5 dengan angka signifikansi (a) > 0.05, maka (H0) diterima.
