Pengaruh Kepuasan Hidup dan Kesehatan Mental terhadap Penyalahgunaan Media Sosial pada Mahasiswa
Abstract
Mahasiswa berada pada tahap perkembangan dengan transisi kritis dari masa remaja akhir dan awal dewasa. Masa remaja dikenal dengan masa mencari jati diri dan seringkali dihadapkan dengan beragam masalah karena pencapaian tugas perkembangan yang belum terpenuhi dengan baik. Salah satu masalah remaja adalah penyalahgunaan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik mahasiswa, kepuasan hidup dan kesehatan mental terhadap penyalahgunaan media sosial pada mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif yang melibatkan 302 mahasiswa dari Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor sebagai contoh penelitian. Teknik pengambilan contoh menggunakan convenience sampling mengingat data diambil secara online dan disebar kepada sebanyak mungkin anggota populasi sehingga dengan teknik ini responden diasumsikan bersedia mengisi kuesioner karena merasa lebih nyaman dan aman. Hasil uji hubungan menunjukkan jenis kelamin memiliki hubungan signifikan dengan penyalahgunaan media sosial yang mana mahasiswa laki-laki menunjukkan perilaku penyalahgunaan yang lebih tinggi. Kepuasan hidup ditemukan tidak berhubungan dan tidak berpengaruh terhadap kesehatan mental dan penyalahgunaan media sosial. Sementara itu, kesehatan mental terbukti berhubungan negatif dan paling nyata dengan perilaku penyalahgunaan dimana peningkatan kesehatan mental akan menyebabkan penurunan kecenderungan penyalahgunaan media sosial pada mahasiswa dalam penelitian ini. Kesehatan mental juga ditegaskan berpengaruh signifikan terhadap penyalahgunaan media
sosial.
