| dc.description.abstract | Agresivitas remaja sering kali muncul dalam bentuk kenakalan yang hingga saat ini marak terjadi di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya pengasuhan ayah dan ibu serta interaksi teman sebaya terhadap agresivitas remaja. Penelitian ini melibatkan 100 remaja yang terdiri dari 32 laki-laki dan 68 perempuan usia 15 hingga 19 tahun. Penarikan contoh menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan selama tujuh hari dengan teknik self-report menggunakan kuesioner yang disebar secara online kepada remaja SMA/SMK di perkotaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua dimensi gaya pengasuhan ayah dan ibu terkategori rendah, interaksi teman sebaya terkategori sedang, dan agresivitas terkategori rendah. Remaja laki-laki memiliki gaya pengasuhan agresi ayah dan agresivitas dimensi agresi fisik lebih tinggi daripada perempuan. Uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara gaya pengasuhan ayah dan ibu, interaksi teman sebaya, dengan agresivitas remaja. Uji regresi menunjukkan penolakan ibu dan agresi ayah berpengaruh positif signifikan terhadap agresivitas remaja. | id |