Show simple item record

dc.contributor.advisorSoetarto, Endriatmo
dc.contributor.authorNurlaila
dc.date.accessioned2025-07-10T06:57:10Z
dc.date.available2025-07-10T06:57:10Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/164517
dc.description.abstractPertumbuhan penduduk Indonesia mengalami peningkatan. Peningkatan ini tidak diikuti dengan penambahan jumlah wilayah yang tersedia di muka bumi. Sekitar 237.641.326 jiwa penduduk Indonesia kini harus menggantungkan hidupnya pada lingkungan yang akan menghidupkan mereka. Pertumbuhan industri menjadi salah satu usaha bagi negara untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Berdasarkan uji perbedaan Wilcoxon, tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada kondisi kesejahteraan sebelum dan setelah adanya perusahaan semen, Z = 0.089; p>0,05 yang Artinya dengan adanya perusahaan tersebut tidak meningkatkan kesejahteraan objektif masyarakat. Berdasarkan hasil korelasi Rank Spearman terdapat hubungan yang signifikan antara perubahan struktur agraria dan tingkat kesejahteraan pada waktu pra-construction (20 tahun terakhir), r(41) 0,030; p<0,05 serta korelasi antara keduanya signifikan (p<0,05). Kondisi kesejahteraan masyarakat mengalami perubahan yang diakibatkan oleh perubahan struktur agraria yang terjadi sebelum perusahaan beroperasi sehingga mendorong perubahan bentang alam dan pelibatan masyarakat.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleDampak Aktivitas Produksi Tambang Semen Tonasa terhadap Tingkat Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauanid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordMasyarakat lingkar tambangid
dc.subject.keywordstruktur agrariaid
dc.subject.keywordtingkat kesejahteraanid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record