Pengaruh Kemitraan Pabrik Gula Karangsuwung Kabupaten Cirebon terhadap Tingkat Kesejahteraan Petani Tebu
Abstract
Kemitraan dalam perkebunan merupakan hubungan yang saling menguntungkan, saling menghargai, saling bertanggungjawab, saling memperkuat, dan saling ketergantungan antara perusahaan dengan pekebun. Namun adanya ketidaksetaraan dan kecenderungan dominasi dalam pola kemitraan menciptakan ketergantungan salah satu pihak dalam hal ini petani terhadap perusahaan. Ketergantungan inilah yang menjadikan adanya kontrol yang kuat terhadap petani sehingga kemandirian petani dalam pengambilan keputusan usahatani menjadi rendah. Tujuan penelitian ini menganalisis pola kemitraan yang terjalin antara PG Karangsuwung dengan petani tebu, serta mengetahui tingkat kemandirian petani mitra dalam berusaha tani dan tingkatkesejahteraan petani tersebut. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemandirian petani tebu mitra memang sebagian besar masih tergolong rendah, namun apabila dilihat dari tingkat kesejahteraan sebagian besar sudah tinggi. Hal ini dikarenakan tingkat kemandirian kurang berpengaruh langsung terhadap tingkat kesejahteraan, terdapat faktor lain yang lebih berpengaruh seperti luas kepemilikan lahan.
